encairkan suasana dan sangat berusa
." Ia masih terus sibuk mengusap vas bunganya dan sesekali
ku permisi naik ke kamar dulu ya Ma..." Pamitk
untuk menaikkan satu per satu anak tangga. Tepat di uj
yang baru saja habis mandi, masih den
.." Aku membalikkan badanku, masih canggung rasa
nya dul
yang ku order terlambat datangnya." Aku masi
mandi dulu, entar makan
yang hanya bisa ku rasakan dalam rumah ini. Membiarkan pula tubuhku terbasah
r tuh di kamar mandi," celoteh Ai
sebelah wanita bengis itu tamp
aju kali.." Randi menco
inta sama wanita seperti itu. D
a yang ku turuni jelas saja merasa sakit hati mendengar obro
a untuk terus melangkahkan kaki, meski air mata su
di yang mempersilahkanku
kami terancam makan beling lagi..." Airin s
kan lebih hati-hat
ya..." Randi memperlakukanku bak seora
harus manja banget gitu sih?" Kali ini Rog
lah menghalaunya untuk melayaniku seperti tadi. Sebab, ya bisa dilihat sendiri orang
t makan. Sekalipun aku sering makan dipinggir jalan, tapi ya tetap lebih nyaman ji
di rumah. Kamu bisa gak pulang
andi yang kaget mendeng
Wanita dengan rambut seba
ak nginep disini ya artinya ak
ja dulu untuk sementara. Hanya besok kan..." Airin masih kekeh den
alo Claire pergi ya aku j
elawan terus. Bisa gak sih sekali aja dengerin mama?" Ai
jangan lebih dari jam 7. Bisa?" Airin mencari solusi sendiri. Ia ju
. Begitu juga yan
eranikan diri membuka
stikan kamu pulang awal." Ra
ar. Ya kalo pun maunya keluar kamar, yaa bantu-bantu bibi deh. Jan
ya lagi. Ia hanya diam, menatapku, s
*
ri keberadaan ponselku yang berada di atas l
dipinggangku dalam selimut. Sementara aku ingin berge
pelan sembari meraih ponsel d
Pintanya yang masih menggantung
g ingin aku tahu dari suamiku ini. Meskipun hubungan kami sudah bertahun-tahun, tetap saj
g. Aku masih ngantuk banget..." Bal
r. Ku lihat sekeliling ruangan di lantai 2 ini begitu sepi, hanya terdenga
tau bahkan seantero rumah ini. Sebab baru ini aku punya
aquarium dekat arah ke dapur ini dikage
Ini aku lagi pengen lihat ru
engah kan mati. Tapi kalo ibu udah bangun, wah harus banget itu tv
u penasaran, sebab ini merupa
a, paling ya berempat doang sama bibi dan satpam kan. Den Randi kan juga jarang ngobrol sama ibu, j
ukannya selalu
i di rumahnya. Biasa dia ngin
i per
/0/14642/coverbig.jpg?v=dd8960e577f76656cef327b496411a21&imageMogr2/format/webp)