rah samping kanan tempat dimana
u tinggi, dengan tubuh proporsional dan kemeja navynya
ekali lagi ia menorehk
yang sebenarnya juga gak mungkin aku lupakan, kar
bukan gue? Gue gak ada kembarannya, ten
balik ke Indonesia lagi setelah betah di Norway sana.." Celetukku semba
ada meeting nih.." Ia pamit dan melangkah pergi tepat dihadapanku de
aku tuju searah dengan gerakan kaki Arsy. T... tapi... kok Ars
adi investornya ka
kesayangannya serta buku tulis dan pena untuk mencatat hal-hal yang memang penting baginya. Ya itulah Randi, meskipun ia mempunyai sekretaris, tetap saja ia se
bersiap duduk disampin
t eh ternyata CEOnya malah yang t
melirikku, dan aku hanya bisa tertunduk a
Bro, tadi gue a
ang loh. Abis mandi banget ya lo? Hahaha.." Jelas saja sean
bisa aj
dah aman kan?" Randi sed
share screen d
mentar, ia biasa aja, tidak sangat pintar, dan tidak sangat bodoh. Tapi Arsy sekarang sangatlah berubah, ia bak pria cerdas yang berulang kali memberikan argumen dan berani untuk mengajukan diskusi. Meski seseka
edicated manajemen yang fokus mengelola dana yang saya berikan. Ya harapannya sih tidak terc
untuk selanjutnya pengurusan administrasi dan lain-lain. Sama mungkin dalam waktu dekat kita
melirikku dengan senyumannya lagi. Ya aku harus apresiasi Arsy, karena ia mampu profesion
enjadi sosok yang lebih baik, dan aku bangg
uk sampai ke lobi, karena ya ia adalah tamu utama dalam pertemuan ini, sementara aku se
kamu?" Setelah keluar dari
pun baru ingat harus menyimpan nomor Arsy, sebab aku lah yang akan menja
ta nomor kamu?" Sekali lagi
keluarkan ponsel yang memang fokus untuk pekerjaa
omor pribadi kamu bukan nomor ke
anya. Jadi ada khusus untuk pekerjaan, dan sa
menunjukkan 12 digit nomor
elah berhasil menyimpan 12 digit n
a berubah?" Ia justru me
enghindari perdebatan..." Balasku dengan tersenyum tipis me
Eh itu jangan lupa simpan juga di hape p
nih u
chat
sadar aku me
amu, gimana bisa aku chat kalo a
badiku dan ku chat hur
as juga membuatku tertawa mengingat kala itu kegabutanku yang sedang menemani tante ke dokter gigi,
dibahas. Gue malu ka
kalo diobrolin ulang lucu banget ya hahaha..." Cele
yang harus gue dan tim siapin. See you Claire!" Ia meninggalkan senyumnya dihadapanku, sembari melangkah
lang deh!" Teriak ibu mertuaku, Airin di depan ru
/0/14642/coverbig.jpg?v=dd8960e577f76656cef327b496411a21&imageMogr2/format/webp)