icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Misteri matinya teman-temanku

Bab 2 2

Jumlah Kata:1136    |    Dirilis Pada: 29/08/2023

aik turun dengan sinis. Kekesalanku belum berak

nyanya sambil terus tan

jawabku de

oh kartun

a nya, apa lagi orang nya sa

aku bangkit lalu berjalan kearah motor k

ya sih? " Dia langsung b

u pulang

ter ya, "

" Jawabku

akuin hal yang kaya tadi, jadi tolong

ya? " Tunju

l? B,,bukan m

n anda ngikutin sa

an saja jika mbak pulang ke

, " um

gak berniat bunuh diri, jadi tolong

Maaf " ucapnya lalu

enjalankan motorku

mu melukai adik kamu!, " Ucap ayahku sambil m

gak lakuin it

aya dan dia dan satu kelas kamu meliha

mparan keras men

k menindas orang lain, Dominnieqha Pramad

Minnie " Cahaya dengan wajah sok

ulu domba! " Uc

ah menamparku, membuat pipi

dari semenjak kehadiran Cahaya, yah?!, B

u sangat lelah harus setiap hari menjalani hidup

nti menariku, kini dia kembali melanjutkannya, aku ber

rr.

g yang dalam, ayah tahu aku tak bisa berenang,

, Ayah tolong kak

sangat takut dengan air yang dalam karena pernah tenggelam di kolam ini, hingga akhirn

k,t,,tolong "ucapku

an dia mati sekalian! " Terdeng

pi,

ng juga! " Ben

ha agar mendekat ke kolam yang lebih rendah tapi s

seseorang melo

itu ayah?

ha mendayung agar tak

p..

pinggangku lalu

atuk-batuk karena air yang ma

ak apa-apa

" Ucap dalam hati, dengan cepat a

?! " T

, " dia membantuku aga

isa? "

engikuti mu " ucapnya sam

aba-aba. Ku rasakan tubuhnya menegang, mungki

membuat aku merasa aneh " ucapnya, sontak saja aku langsung me

m! " B

n hanya berkata jujur, itu saja " w

baju aku keding

tunggu disini aku ambil d

mbak, itu sangat jelas jika ba

akku lalu aku berl

engenakan kemeja berwarna putih yang otomatis j

dulikan ayah dan tente Meli

an mengapa aku masih

mengganti pakaianku dan kembali berlari kel

andi di rumahku jadi dia m

i pakaianmu, lalu

asih, mbak

" ku tunjuk ke arah belakang yang

sini, jika ku biarkan kasihan dia

i dengan kaos putih dan ce

i-laki yang baru ku kena

jauh jika di bandingkan deng

ngnya mancung dan bibir yan

ngnya tegas sungguh terlihat sepe

n karena dia menggunakan kacamat

tanya dan rambutnya yang disisir kebelak

" Pang

nie, gak usah pak

ah " ja

ontak WA-nya?

kamu harus pulang ya, taku

mengaguk

el ku dan dia pun menuruti perkata

dak masuk, entah kenapa dia tidak masuk, padahal dia seha

sama sekali tak mengabari ku. Mengabari?, Astaga a

reka pacaran, ya " jam istirahat tiba dan ku denga

lamaran,, y

irin, kelihatan banget gak sukanya si Minnie sama Cahaya " terdengar gumaman s

bilang? "

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Misteri matinya teman-temanku
Misteri matinya teman-temanku
“Satu persatu teman-temanku mati, keluargaku dan semua orang yang pernah menyakitiku tiada, mereka mati dengan tragis. mereka mati dalam keadaan yang sangat mengenaskan. Sulit bagi siapapun menemukan pelakunya. Dia cerdik dan sangat jago menyembunyikan jejaknya. Sebuah kisah dengan banyak teka-teki besar bersarang di dalamnya, satu persatu nyawa berjatuhan, termasuk aku sebagai tokoh utamanya.”