icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Shalawat Cinta

Bab 4 Benih Cinta

Jumlah Kata:1114    |    Dirilis Pada: 15/08/2023

n kering yang ikut menari mengikuti irama alam. Tapi angka yang Tuhan ciptakan sejak tadi pagi tidak seindah alamnya. Sej

ak Lastri bukan sebuah keberuntungan untuk mereka karena pernikahan yang secara diam-diam di anggapnya sebuah kes

rinya berhasil mengusik ketenangan. Apa dia serius? Ah tidak mungkin, bagaimana mungkin, selama ini dia tidak pernah serius d

seperti bedug lebaran yang terus

Oh Tuhan perasaan apa ini? Apa pria itu sudah mengirim Jambe

ngan Umi yang terus tersenyum. Anehnya senyum Umi hampir sam

Sa? Akhirnya keingi

uh. Umi menepuk jidat ku dua kali, seper

tau jodoh itu tidak bisa dipaksakan. Bang

yang terkesan diam-diam, sudah hamil lagi. Umi tidak bisa membayangkan bagaimana se

ngan kh

mpar kotoran sapi di wajah kami." Jelas Umi yang terlihat sedih, aku bisa melihat gena

rga ini memandang perbuatan, Bang Ada

a pihak. Kenyataannya, kami sama-sama tidak rela, Umi. Jang

atakan kalau dia tidak

aku meminta Umi membatalkan perjodohan ini. Umi mengabaikan permintaanku. Umi selalu

makanan apa yang harus kita makan. Setiap makanan pun

"Anak Umi ternyata sudah pandai b

salah di mata orang tua. Dan perintah orang tua memang s

pertanyakan oleh seluruh masyarakat kam

bagai tokoh Agama yang disegani di kampung ini akan dipertanya

beri sedikit warna yang bagi kami itu warna paling

*

u jadi istriku. Menikah.

t detak jantungku semakin tak karuan. Hal yang aku tidak suka ketika jant

agi, dengan sadar aku menunggu balasan dari seberang. Dua menit, tiga menit, empat menit, lim

la kamar yang terarah langsung ke halaman rumah bang Adam. Terlihat, Akung turun dari mobil deng

untuk ang Adam. Jangan Alisa. Akung pasti tidak suka itu, Akung tidak suk

rahan Akung pada bang Adam. Segera aku berlari ke kamarnya dan ke dapur namun

ben tidak ada yang m

h. Mereka berdua tidak ada. Kemana mereka. Apa mereka

Abah Harun. Rasa penasaranku memak

mengetahui apa yang mereka bicarakan. Aku hanya berharap semoga, Akung dan semua ke

i

lagi aku merasa bahagia padahal belum tau isi

h aku dapat kerja. Besok o

naknya saja dia begini. Mungkin gara-gara ini ni, dia di putusin pacarnya. Suka ambil kep

s. Tidak lucu! Emang

ta racik biar pernikahan bisa langgeng. Kalo kita a

an dari dinding yang tak t

nta tiap hari. Tapi sebelum cinta terikat butuh tempat berteduh biar tidak

bannya. Ternyata

us jawa

apa

gan irama yang begitu indah. Terbayang aku dan Diaz bak raja dan putri

ni ci

ahadat lalu akan memintanya pada sang pemilik cinta

✈️

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Shalawat Cinta
Shalawat Cinta
“Namaku Alisa, aku berhasil keluar dari lingkaran perjodohan dan menikah dengan pria pilihanku sendiri, namun pernikahan kami hancur setelah bertemu dengan seorang adik ipar yang ternyata mencintai suamiku kakaknya sendiri sampai aku harus kehilangan salah satu kaki saat melahirkan anak pertama. Cinta itu aneh, seperti butiran debu yang menempel di benda lalu hilang di hempas angin. Bahkan ada yang rela berkorban untuk cinta, dia kang Dewa yang selalu menemani di masa sulitku. Bagaimana cara kita memperjuangkan cinta tidak semudah ketika cinta pergi. Tangisan tanpa suara seakan bukan sebuah lagu namun bagaikan nyawa. Sakit rasanya saat kita tau cinta telah pergi. . Sebuah perjuangan cinta dan pengorbanan yang luar biasa bagi dua insan yang merajut perasaan menjadi butiran kasih sayang dapat kalian nikmati di setiap babnya.”
1 Bab 1 Perjodohan 2 Bab 2 Kejutan yang tak terbayangkan 3 Bab 3 Sudah hamil tiga bulan4 Bab 4 Benih Cinta5 Bab 5 Perjodohan kedua6 Bab 6 Tabir Cinta yang Terbuka7 Bab 7 Doa di sepertiga malam 8 Bab 8 Tafsir Mimpi9 Bab 9 Aku Terima Cintamu 10 Bab 10 Trik Menarik Perhatian Camer11 Bab 11 Lamaran yang di Tolak12 Bab 12 Jodoh Ketiga si Tunadaksa13 Bab 13 Keputusan Sepihak 14 Bab 14 Alisa dikurung 15 Bab 15 Pasrah16 Bab 16 Pertunangan tanpa Mempelai17 Bab 17 Hanya mimpi18 Bab 18 Pernikahan.19 Bab 19 Di Buli Saudara20 Bab 20 Indahnya malam pertama 21 Bab 21 Evelyn22 Bab 22 Di tengah malam23 Bab 23 Semua karena Nanda24 Bab 24 Emosi yang Meluap25 Bab 25 Evelyn menghias diri26 Bab 26 Liburan yang Menyakitkan. 27 Bab 27 Evelyn masih stres28 Bab 28 Ternyata Evelyn itu... 29 Bab 29 Ibu Terjatuh 30 Bab 30 Wanita di samping suamiku 31 Bab 31 Perasaan Curiga 32 Bab 32 Alisa di sekap33 Bab 33 Katakan Cinta34 Bab 34 Nikahi Aku, Bang!35 Bab 35 Ok. Kita menikah36 Bab 36 Petaka di Hari Pernikahan.37 Bab 37 Selamat Tinggal Sayang38 Bab 38 Tanah yang Masih Basah39 Bab 39 Hamil40 Bab 40 Di bilang Stres41 Bab 41 Kakiku Kemana 42 Bab 42 Lamaran 43 Bab 43 Seatap44 Bab 44 Istri untuk suamiku 45 Bab 45 Fatima46 Bab 46 Di anggap Saudara 47 Bab 47 Gelisah