icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Istri Untuk Dokter Tampan

Istri Untuk Dokter Tampan

Penulis: Aufa21
icon

Bab 1 Part 1 kabar tidak menyenangkan

Jumlah Kata:1512    |    Dirilis Pada: 13/08/2023

r kabar yang baru saja disampaikan oleh Andi--orang kepercayaannya. Ini masih pagi,

uk, tanda apa yang ia lapork

ng, Ndi. Jangan membuat kita panik seperti

i untuk membohongi Tuan, dan Nyonya." Sekali lagi Andi mengkonfirmasi kebenaran

k-geriknya. Tidak ia temukan kebohongan di san

paikan Andi tadi. Andi sudah bekerja puluhan tahun dengannya, dan sudah menja

n siapa Tata kab

telah saya gali lebih lanjut, laki-laki itu ternyata kekasih nona Tata,

knya. Beberapa hari ini Rafi memang sengaja mengutus beberapa orang keperc

ayah Tata. Namun, akhir-akhir ini ia merasa ada yang janggal dengan Tata, sehing

man rumahnya dengan cara mengendap-endap pada waktu tengah malam. Setelah Tata berada di luar

Andi mendapat informasi, bahwa orang yang membawa Tata pergi adalah kekasih Tata. Andi jug

pukul sembilan nanti, Tuan. Jika Tuan menghendaki, say

. "Biarkan saja dulu. Kit

nggal dua minggu lagi, gimana kalau Tata t

n pantas mendapatkan calon istri yang

a, hingga akhirnya rencana pernikahan sudah di depan mata. Tapi sekarang, tiba-tiba mau dibatalkan beg

elah rencana pernikahan disepakati. Harusnya mereka itu mengawasi Tata dengan ketat, sehingga tidak terjadi kecolong

pak Waluyo memang sedang kecolongan kali ini," tegur

ang digadang-gadang sebagai calon menantunya, tapi justru membuatnya mara

l, tanpa ada yang terlewat sekali pun. Dan perintahkan juga pad

ndi. "Kalau begitu, s

opinya yang mulai dingin, dengan Anita

Sebagai seorang ibu, ia tidak tega jika nanti melihat sang anak kesayanga

lah mengatakan itu, Rafi pun bangun dari dudu

di jalan, Pah." Ia pun menjabat

an," ujar Rafi, dan Anit

pai mobil yang membawa suaminya itu keluar dari halaman rumah. Beg

in aja! Sejak kapan kam

bil tadi," jawab remaja perempuan yang me

kenapa kamu belum berangkat sekolah? Kalau kaka

ah," ucap Tasya, m

olah nggak sih? Jangan-jangan kamu t

agi menghela napas melihat kelakuan anak bungsunya itu. "Lagian aku kan l

mengaduh kesakitan. "Meskipun lagi nggak sholat, tetep aja kamu harus ban

" kata Tasya, dan sang ibu pun melep

as mau pamitan sama Mamah, dan Papah, aku lihat kalian lagi bicara serius sama om Andi. Kare

telat berangkat sekolah?" Anita geleng-geleng

yan kabur ya, Mah? Kasian ya kak Zayyan, pernikahan tinggal menghitung hari, tapi calon istrinya malah be

mbarangan. Dia anak rekan bi

timbangin dulu gitu? Dilihat-lihat juga kaya

menduga-duga seperti itu ah, dosa," tegur Anita. Ia ti

al kan awalnya Mama juga nggak setuju kan k

enjodohkan Zayyan dengan Tata. Tata bukan gambaran calon menantu yang diidamkannya. Namun, setelah bertemu dengan T

n bahwa setelah menikah, Zayyan bisa memberi arahan pada Tata, begitu pikirnya s

ah mamah kenal sama dia, dan ternyata dia orangnya baik, dan ramah, mama

ma kak Tata doang kali yang baik. Lagian aku juga paham kok,

siapa pun tentang alasan mengapa dirinya dulu sempat tak setuju jika Za

amah kan pengennya punya menantu yang

perkataan Tasya. Ia memang mengidamkan

akan aku, Mah?

i nanti setelah menikah, Zayyan kan bis

ya mau, Mah, kalau nggak,

mana ngobrolnya sih. Mending sekarang ka

. "Udah telat, Mah. Besok

rus janji, besok jam enam pagi harus sudah siap ber

emonyongkan bibirnya, tapi

ngar tadi, mamah minta kamu jangan ce

deh, Mah, kak Zayyan yang baik gitu, terus juga ganteng, ditambah dokter muda yang penuh kharisma, hingga memb

anita lanjut usia yang tiba-tiba muncul dari dala

mberi kode lewat kedipan mata agar Tasya diam. Bisa gawat j

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka