icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Dalam Balutan Tasbih

Bab 4 Keinginan Ayah

Jumlah Kata:873    |    Dirilis Pada: 11/08/2023

asih terbangun?" tiba-tiba suara kyai

r pun membuang napas mereka dengan tenang. Kedua p

a kami mengganggu Abi," uja

n se berani itu kepada kyai Zubair seperti kebe

duduk di sopa dengan menyimpan tongkat yang s

pertinya itu seru," tanya Kyai Zubair meli

tugas sekolahmu, Nak?" tanya kya

jawab Amir dengan

rga. Kerjakan dulu habis itu kamu bebas melakukan apapun," kyai Zubair begitu

dengan tanpa banyak bicara. Dia pergi dengan sopan ke kamar y

pan, dia tidak minum saat ayahny

udah menyelesaikan pendidikannya dengan sangat baik. Pencapaiannya begitu lu

geri yang ada di Indonesia, tepatnya di Bandung. Hal itu tentu menjadi modal yang luar bi

a khas kyai Zubair yang serak-serak basah berwibawa it

adz Zaid dengan begitu sopannya. Dia menatap ayahnya dengan tat

yang bertaruh nyawa untuk melahirkanmu pun pasti bangga melihatmu seperti ini." Kyai Zubair me

dah itu begitu syahdu menunduk. Zaid memejamkan mata

berapa menit kemudian kyai Zubai

. Abi juga sudah tidak sabar untuk menggendong cucu apalagi usia Abi sudah

d terlihat sangat gugup. Lelaki itu terlihat begitu cemas, dari pandangannya saja sudah dap

l itu mencoba mencari kalimat yang baik, tentunya Z

kannya," lirih Zai

Zaid menunduk bukan karena takut, ia menghormati ayahnya dengan baik bah

k," sahut kyai Zubair

ting itu niat. Niatlah yang pertama kali menentukan nilai suatu perbuatan," ujar kyai Zubair dengan s

an adalah meluruskan niat. Ingat! Niat akan menjadi sebuah ibadah apabila niat tersebut dilang

nya begitu tegas menganggukan

ng jawab yang selama ini masih lemah semoga bisa terbentuk dengan begitu kokoh. Rasa malas yang selama ini selalu menggebu semoga setelah menikah menjadi kekuatan yang membuat candu untuk lebih giat dalam segala bidang. Kemalasan yang men

mendengarkan setiap kata yang di

esapi semuanya dengan baik," ucap kyai Zu

gian ayahnya dengan hati yang tidak karuan. Tiba-tiba hatin

unjuk dari Allah," ujar Zaid sa

h jauh mengenal gadis itu? Tapi apa rasanya memang se aneh

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Dalam Balutan Tasbih
Cinta Dalam Balutan Tasbih
“Jatuh cinta adalah hal terindah, tapi bagaimana jika cinta sejatimu justru dicintai sahabatmu? Sahabatmu bahkan rela melakukan apapun demi cintanya, ia memilih menjadi mualaf dengan segala hal yang bertentangan dengan hidupnya.. Akankah Ikrimah merelakan cintanya kepada sahabatnya? Meski sahabatnya memfitnahnya dengan keji Ikrimah yakin suatu saat nanti ia akan menemukan petunjuk Tuhan. Ikrimah jatuh cinta tapi ia masih punya perasaan untuk mengerti akan sesama.. Bisakah Zaid memilih dengan baik diantara kedua gadis yang jelas jelas mencintainya? Ikrimah kah atau Sakila yang ia pilih?”
1 Bab 1 Pertemuan pertama2 Bab 2 Tatapan yang memabukan3 Bab 3 Petuah dari sosok Ayah4 Bab 4 Keinginan Ayah5 Bab 5 Rencana Ikrimah6 Bab 6 Berada di tempat yang sama7 Bab 7 Kejadian yang tidak terduga8 Bab 8 Restu dari kyai Zubair9 Bab 9 Kiriman foto dari Sakila10 Bab 10 Ternyata dia 11 Bab 11 Gadis nakal12 Bab 12 Fitnah13 Bab 13 Hati yang menolak14 Bab 14 Pria bertopi hitam15 Bab 15 Di lirik Kyai Sofwan16 Bab 16 Permintaan yang aneh17 Bab 17 Bertemu dengan Dia18 Bab 18 Gadis si penyuka kucing19 Bab 19 Rencana untuk Ta'aruf20 Bab 20 Ta'aruf with Zaid 21 Bab 21 Tawaran yang mendebarkan22 Bab 22 Kejujuran dari Zaid23 Bab 23 Malam yang kelabu24 Bab 24 Jawaban dari Ikrimah25 Bab 25 Restu dari Kyai Zubair26 Bab 26 Kemarahan Sakila27 Bab 27 Tempat hiburan malam28 Bab 28 Meminta bantuan29 Bab 29 Nomor tidak dikenal30 Bab 30 Melacak keberadaan Ikrimah31 Bab 31 Malam yang kelam32 Bab 32 Sang penolong33 Bab 33 Ternyata itu Kamu34 Bab 34 Pesanan istimewa35 Bab 35 Ruangan yang syahdu36 Bab 36 Ketika cinta bertasbih37 Bab 37 Pertengkaran Zaid dan subhan