icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gadis Milik Tentara Arogan

Bab 3 Pulangnya Acre ke Indonesia

Jumlah Kata:1308    |    Dirilis Pada: 05/07/2023

s perasaan Acre dan hanya bisa menjalin pertemanan, Ga

sia sekarang? Perlukah aku mengant

kali itu kini akan meninggalkannya. Tapi gabriel juga sadar akan perasaannya yang jug

ndara sendiri, Briel.. ," to

a harus segera pergi dari apartemen Acre, sebelum Acre tambah ha

kan pulang sekarang," kat

terimaksih sudah memperdulikanku, berjalan di belakangku saat melihatku menangis,

akan perasaannya. Tanpa disangka Gabriel yang melihat Acre t

i di perjalanan pulang nanti, gadis penari," ucap Ga

*

kan kunci apartemen sewannya dan berpamitan kepada

Udara International LAX, yang merupakan Bandar Udara untuk melay

i pusat kota. Bandar Udara LAX memiliki Sembilan terminal penumpang berbentuk huruf "

uga pemeriksaan. Acre mencari pintu keberangkatan dan masuk ke pesawat. Pramugari Amerika mengarahkan Acre duduk sesuai

all electronic devices you bring, including mobile phones and laptops. Smoking is prohibited for the duration of the flight on the entire aircraft, including the lavatories. Thank you for choosing The Airlines. Enjoy your flight,". ("Ibu dan bapak, selamat datang di penerbangan nomor 132 Corissa Airlines dengan pelayanan dari Los Angeles menuju Jakarta. Kita sedang berada dalam antrian ketiga untuk take off, dan diharapkan untuk mengudara dalam waktu sekitar sepu

ski ada sedikit rasa kecewa dipulangkan ke Indonesia dan cintanya ditolak, Acre masih percaya jika bersungguh- sungguh ingin me

kereta api menuju Semarang. Setelah menunggu hampir setengah hari di stasiun akhirnya kereta Acre datang, Acre naik kereta api menuju Semarang. Setelah tiba di Stasiun Ta

*

dan Ibu menyambutnya dengan senyum ketika Acre pulang. Mereka masih sama. Tidak ada yang berubah sedikitpun, semuanya sama, perhatiannya, ke

k banyak oleh-oleh yang bisa Acre bawa, ada perusahaan yang mau menan

rikat yang berupa figure- figure kecil yang diukir dan dihiasi dengan hiasan oleh penduduk asli Amerika Pueblo di Arizona dan New Mex

menempuh perjalanan dari Los Angeles sampai Kota Kudus. Sementa

!!" teri

p Acre kemudian memeluk adiknya yang

kakak, jadi mana oleh olehnya?" tanya L

nan pulang dek, jadi kakak gak baw

an kakaknya. Acre yang menyadari h

kita beli es krim sama buku buat

ya kak, tadi Laura udah nyiapin tempat tidur buat

asil mendidik anaknya me

sibuk membuatkan Acre teh

ni ibuk buatin teh hangat," k

a barang barang dulu, lalu m

cre bergegas mandi, setelah selesai mandi I

adik," kata ibu menaruh teh han

ih buk..," ucap

i tepi ranjang, Ibunya bertanya lagi, padahal Ibunya sudah sering menelfon ketika Acr

imana lagi buk, beasiswanya dihent

an putri sulungnya barusan. Acre menyad

n mengambil beasiswa kuliah disana, maafkan Acre ya buk sudah membuat ibuk khawatir, Acre besok rencananya mau langsung me

ali kuliah disana?" Ibunya berta

liah kembali disana, mau kerja lima tahun pun sepertinya belum cukup buat biay

ehkan jika hanya di Semaran

nganggukkan kepalanya

tidur ya, Me." Ibunya selalu memanggil

Acre pada ibunya. Kemudian ibu

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis Milik Tentara Arogan
Gadis Milik Tentara Arogan
“BRUUKKKKK!! Acre berbalik dengan tergesa kemudian menabrak seorang pria berseragam loreng yang sedang menerima telfon di depan toserba itu. Dan naas nya, ponsel merek Iphone 14 yang digenggam pria berseragam loreng itu pun terlempar ke tengah jalan raya kemudian terlindas oleh mobil picanto yang sedang melaju kencang malam itu. "Hp saya!!!" teriak pria berseragam loreng itu. "Arghh!! Picanto sialan!! Dan Kau!!" Pria itu menatap Acre dengan tatapan tajam. ''LAKUKAN APA YANG SAYA PERINTAHKANN!!!" Pria itu berkata dengan mata tajam dan menyala, membuat Acre ketakutan. ****** Amore Acresia, yang sering dipanggil Acre, awalnya menjalani studynya dengan beasiswa di Luar Negeri tepatnya di Los Angeles California barusaja dipulangkan ke Indonesia karena adanya wabah yang menyerang di seluruh belahan dunia yaitu Corona Vyrus. Amore kembali ke kota kelahirannya, Kudus dan terlibat inseden dengan seorang tentara yang sedang bertugas pam atau pengamanan Covid di kota kelahirannya tersebut. Acre harus bertanggungjawab atas insiden tersebut. Sang tentara kemudian sedikit menaruh perasaan pada Acre akibat insiden tersebut, tetapi sang tentara harus kembali ke Semarang karena Covid sudah mereda. Seperti apa kisah mereka selanjutnya? A. Tan mengungkapkan kisah Amore Acresia (Acre) dan Sang tentara bernama Alexander Yudha (Alex), yang terjadi dengan goresan yang memikat!”