icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Bab 4 Mahar Pernikahanku, Mas!

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 25/06/2023

ocah itu telah menghabiskan semua isi piringnya. Sepercik kekecewaan muncul di hati bocah kecil itu kala mengingat sikap sang ay

capek," pamit Fadil pada sang bunda, Jihan mengangguk. Mengerti

sudah menghilang di balik pintu kamar. Kini, sorot mata wanita itu berubah ta

gimana tadi, Mas?" tany

Lelaki itu menghenyakkan bobot tubuhnya di kursi seberang s

kamu jual cincin nikah?" t

itu sudah mengadu pada sang suami. Jihan hanya bisa tersenyum miring

n sekolah Fadil, dan juga bayar uang rekreasi Fadil minggu depan," balas Jihan yang berusaha bersi

a sekali nggak kepikiran buat kasih sedikit ke ibu. Apa kamu lupa kalau ibuku masih hi

ang dibeli dengan uang hasil pemberianmu yang selalu mengesampingkan nafkah untuk aku dan Fadil. Bahkan, kamu pulang telat karena kamu b

ganya. Sedangkan anak dan istri seolah tak pernah ia pikirkan. Lalu untuk

setiap bulannya. Padahal, anakmu sendiri kau abaikan, Mas." Sakmat! Rizal hanya diam, tak tahu bagaimana menjawab setiap perkataan sang istri. W

kan cincin pemberianku. Harusnya kamu juga kasih sebagian hasil penjualan cincin itu ke a

brak meja karena sudah tak taha

har pernikahan untukku, dan mahar itu sepenuhnya menjadi hak istri. Kalau kamu mau minta uang hasil penjualan

ngguh, hari ini Rizal seperti tak lagi mengenali sang istri. Jihan ya

tak Rizal kemudian masuk ke dalam kamar, berganti pakaian

anya Jihan yang emosinya s

dian berlalu keluar rumah. Sejurus kemudian, terdengar

wanita biasa, yang bisa sakit hati meski ia berusaha untuk terus terlihat kuat. Wanita itu menelungk

zal sampai beliau meninggal. Sejuta sesal muncul di hati wanita itu. Andai ia tahu sikap a

guatkan hatinya. Jihan merasakan sebuah telapak tangan yang membelai lembut puncak kepalanya, secara refleks wanita it

Nak?" Jihan berusaha ter

il itu malah ikut menghenyak di sam

. Padahal kan aku ini anaknya," ucap Fadil seraya menundukkan ke

sendiri dibalik sikap ceria yang ia tunjukkan selama ini. Wanita

an masih punya Bunda, Bunda akan selalu berusaha untuk membahagiakan kamu," ujar Jihan berusaha membesarkan hati sang a

h anggukan kepala. Sebenarnya Fadil bukan membenci Rizal, bocah itu hanya

pada putranya, Fadil menurut dan langsung beranjak menuju ke kamar. J

alam ini. Mungkin lelaki itu menginap di rumah ibunya. Wanita itu memutuskan untuk mengunci pin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
“Jihan Yuniar harus selalu mengalah ketika uang jatah bulananya harus diambil oleh Inggar Larasati, ibu mertuanya yang suka bergaya seperti wanita sosialita padahal sebenarnya hidupnya serba pas-pasan dan hanya mengandalkan uang pemberian putranya . Bahkan, Jihan harus memenuhi kebutuhan dapurnya dengan hasil dari berjualan seblak dan telur gulung di teras rumahnya. Apalagi sang suami, Rizal Aditama sama sekali tak punya ketegasan untuk menolak keinginan sang ibu. Lalu, bagaimana nasib rumah tangga Jihan dan Rizal pada akhirnya? Sampai kapan Jihan harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka? Mampukah Jihan merengkuh kebahagiaan bersama Fadil, putranya? Yuk, kita ikuti kisah rumah tangga Jihan dan Rizal yang penuh konflik di novel ini.”
1 Bab 1 Ternyata Bukan KFC2 Bab 2 Toko Emas3 Bab 3 Serendah Itukah Aku 4 Bab 4 Mahar Pernikahanku, Mas!5 Bab 5 Di Dealer 6 Bab 6 Story Facebook Rindi7 Bab 7 Slip Gaji8 Bab 8 Silakan Pergi, Mas!9 Bab 9 Rayuan Indri10 Bab 10 Harta Gono-Gini11 Bab 11 Mobil Baru12 Bab 12 Hasutan Bu Inggar13 Bab 13 Kereta Kelinci14 Bab 14 Mempermalukan Diri Sendiri15 Bab 15 Dilamar Indri16 Bab 16 Undangan Pernikahan17 Bab 17 Saya Akan Datang18 Bab 18 Ribut19 Bab 19 Tawaran Anjas20 Bab 20 Akad di Depan Mata21 Bab 21 Talak Setelah Akad22 Bab 22 Tatapan Kagum23 Bab 23 Jangan Menjatuhkan Dirimu24 Bab 24 Kodrat Seorang Perempuan25 Bab 25 Tragedi Malam Pertama26 Bab 26 Penyesalan27 Bab 27 Jadi Babu