icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Bab 3 Serendah Itukah Aku

Jumlah Kata:1107    |    Dirilis Pada: 25/06/2023

ian beberapa pengunjung toko emas tersebut. Beberapa ibu-ibu berbi

ja kamu mau mempermalukan kami?" b

n ibu mertuanya. Namun, rasa hatinya sudah benar-benar lelah. Untuk apa mengho

ku dan anakku," balas Jihan kian sengit, membuat kedua wan

andangan mata, kemudian memutar badan untuk kembali pada t

sebaiknya memang aku jual saja sekalian cincin ini biar dia nggak curiga," batin Ji

ju salah satu karyawan yang tam

jual perhiasan," ucap Jih

ngguk, mengeluarkan perhiasan bes

riksa dengan seksama gelang dan ci

us karyawan toko tersebut setelah selesai me

lah,

karyawan toko tadi dan bergegas pergi setelah mem

lang tersebut ke dalam laci rahasianya dan hanya menyisakan uang satu juta hasil dari penjualan cincin nikahnya di dalam dompet. Ha

sekolah. Wanita itu sengaja membawa dua helm karena akan mengajak putranya untuk makan di luar. Jihan mulai melajukan se

" sapa Jihan pada putra tunggalnya dan dibalas dengan

n. Fadil juga baru

kup terkenal di kota itu. Awalnya Fadil hanya menurut. Namun, wajahnya langsung berbinar kala sepeda motor sang Bunda telah berhe

ini, Bun?" tanya bocah ke

angan wanita itu terulur. Menangkup kedua pipi Fadil dan menatap wajah polos yang sangat ia

u menepati janji dong, ayo kita makan," ajak Jihan pada putranya, bocah kecil itu

dan kentang goreng. Jihan menatap sendu wajah sang putra yang tengah menikmati makan siangnya dengan begitu lahap. Sebersit kesedihan kembali

nget sama Bunda," ucap bocah kecil itu s

asi. Berniat menanyakan hal itu pada sang anak yang sama se

lai memamcing pembicaraan serius antara ibu dan anak. Tentu saja Fadil l

gu depan?" tanya Jihan dengan sangat hati-hat

ni

ung tahu jika putranya itu sedang berusaha untuk menyembunyikan sesuatu. Namun, wanita itu tak putus asa, ta

da hanya sekedar ingin tahu saja." Jihan ke

ggu depan ada acara rekreasi

adil nggak bila

kreasi itu. Jadi, Fadil nggak bilang karena nggak mau Bunda bin

e

ndah itukah ia di mata keluarga sang suami. Bahkan, Putri yang no

alam pelukannya. Mengecupi puncak kepala put

C, besok Bunda kasih uang untuk bayar rekreasinya ya. Kita ikut," ucap J

Biar si Putri itu ngga

putranya barusan, terlihat jelas jika anak itu selalu me

bawa pulang ya. Buat malan malam nanti," u

belum pulang. Wanita itu hanya bisa tersenyum kecut mengingat sang suami akan p

masuk ke dalam rumah kemudian b

an malam dengan menu ayam KFC yang mereka beli tadi siang. Sengaja Jihan m

emasuki pekarangan. Sejurus kemudian, lelaki itu telah masuk ke dalam rumah. Mata

aan ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
“Jihan Yuniar harus selalu mengalah ketika uang jatah bulananya harus diambil oleh Inggar Larasati, ibu mertuanya yang suka bergaya seperti wanita sosialita padahal sebenarnya hidupnya serba pas-pasan dan hanya mengandalkan uang pemberian putranya . Bahkan, Jihan harus memenuhi kebutuhan dapurnya dengan hasil dari berjualan seblak dan telur gulung di teras rumahnya. Apalagi sang suami, Rizal Aditama sama sekali tak punya ketegasan untuk menolak keinginan sang ibu. Lalu, bagaimana nasib rumah tangga Jihan dan Rizal pada akhirnya? Sampai kapan Jihan harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka? Mampukah Jihan merengkuh kebahagiaan bersama Fadil, putranya? Yuk, kita ikuti kisah rumah tangga Jihan dan Rizal yang penuh konflik di novel ini.”
1 Bab 1 Ternyata Bukan KFC2 Bab 2 Toko Emas3 Bab 3 Serendah Itukah Aku 4 Bab 4 Mahar Pernikahanku, Mas!5 Bab 5 Di Dealer 6 Bab 6 Story Facebook Rindi7 Bab 7 Slip Gaji8 Bab 8 Silakan Pergi, Mas!9 Bab 9 Rayuan Indri10 Bab 10 Harta Gono-Gini11 Bab 11 Mobil Baru12 Bab 12 Hasutan Bu Inggar13 Bab 13 Kereta Kelinci14 Bab 14 Mempermalukan Diri Sendiri15 Bab 15 Dilamar Indri16 Bab 16 Undangan Pernikahan17 Bab 17 Saya Akan Datang18 Bab 18 Ribut19 Bab 19 Tawaran Anjas20 Bab 20 Akad di Depan Mata21 Bab 21 Talak Setelah Akad22 Bab 22 Tatapan Kagum23 Bab 23 Jangan Menjatuhkan Dirimu24 Bab 24 Kodrat Seorang Perempuan25 Bab 25 Tragedi Malam Pertama26 Bab 26 Penyesalan27 Bab 27 Jadi Babu