icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Bab 2 Toko Emas

Jumlah Kata:1091    |    Dirilis Pada: 25/06/2023

rusaha menahan tawa agar tidak pecah. Wanita itu sibuk mengunyah nasi dengan sambal baw

y buat Fadil. Lalu, ayam untuk aku ma

ya mengunyah dan berganti memandang ke

eli ayamnya satu aja buat Fadil. Kita cukup makan dengan sambal bawang biar hemat dan uang bulanan dari kamu c

u telur dadar saja. Masih

n pakai telur modal dagangan telur gulung dan seblak milik sang istri. Bantu modalin s

ku, bisa bangkrut aku nanti kalau kamu jadikan lauk," ke

juga bisa masak enak seperti nenek," sahut Fadil,

u mau, itu masih ada kerupuk," ucap Jihan kemudia

sudah alot karena terlalu lama tersimpan di bawah tudung saji. Sembari mengunyah

k rendang daging. Pulang k

istri. Tentu saja Jihan tahu jika sang suami sedang marah, tapi wanita itu memilih cuek ka

**

ih dahulu. Bahkan, tanpa pamit pada anak dan istrinya. Seperti

ta, Bun?" tanya Fadil yang me

nda ganti baju dulu, terus antar kamu ke sekolah

menatap laci berisi berbagai perhiasan emas yang semakin hari isinya semakin berkurang. Perhiasan itu adalah peninggalan almarhum sang ibu yang sama

bih baik cincin kawin darimu ini yang aku jual," geram Jihan kemudian memasukan

kamu ya," ujar Jihan sembari mengulurkan tiga lembar uang pecahan lima puluh rib

ngangguk dan menyimpan uang pemberia

setelah ini akan pergi ke pasar untuk menjual gelang yang sempat ia ambil sebelum berangkat. Wanita m

itu kala sekolahnya hampir terlewat,

a berhenti di sini," ucap Jihan saat sang putra

-apa. Fadil sekolah du

nda jemput kamu ya," pesan Jihan yan

dalam toko, tanpa sengaja wanita itu melihat ibu mertua dan kakak iparnya juga sedang berada di sana. Sayup-sayup terdengar obrolan kedua wan

kan?" Bu Inggar, mertua Jihan terdenga

anak satu yang sudah bercerai dari suaminya. Dan Rizal sangat menyayangi keponakanya itu, mungkin karena sejak dulu lelaki itu s

mau gimana, uang dari Rizal sudah dipakai untuk bayar rekreasi sekolahny

asalnya Putri, anak Rindi satu kelas dengan Fadil. T

t belikan gelang untuk putri. Sekarang kita pulang yuk,

Rizal kan minta dimasakin rendang,

ahui sang suami lebih memilih memberikan uang gajinya untuk sang ibu

ikuti permainan kamu. Biar saja kamu setiap hari makan di

nggar dan Rindi yang hendak k

enghentikan langkah, Bu Inggar yang sedikit terkejut melihat

Bu Inggar berbasa-basi sembari menunjukan gelang ya

hiasan. Atau jangan-jangan mau jual cincin nikahnya buat makan kali

tuk makan karena nafkah untukku sudah di

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
“Jihan Yuniar harus selalu mengalah ketika uang jatah bulananya harus diambil oleh Inggar Larasati, ibu mertuanya yang suka bergaya seperti wanita sosialita padahal sebenarnya hidupnya serba pas-pasan dan hanya mengandalkan uang pemberian putranya . Bahkan, Jihan harus memenuhi kebutuhan dapurnya dengan hasil dari berjualan seblak dan telur gulung di teras rumahnya. Apalagi sang suami, Rizal Aditama sama sekali tak punya ketegasan untuk menolak keinginan sang ibu. Lalu, bagaimana nasib rumah tangga Jihan dan Rizal pada akhirnya? Sampai kapan Jihan harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka? Mampukah Jihan merengkuh kebahagiaan bersama Fadil, putranya? Yuk, kita ikuti kisah rumah tangga Jihan dan Rizal yang penuh konflik di novel ini.”
1 Bab 1 Ternyata Bukan KFC2 Bab 2 Toko Emas3 Bab 3 Serendah Itukah Aku 4 Bab 4 Mahar Pernikahanku, Mas!5 Bab 5 Di Dealer 6 Bab 6 Story Facebook Rindi7 Bab 7 Slip Gaji8 Bab 8 Silakan Pergi, Mas!9 Bab 9 Rayuan Indri10 Bab 10 Harta Gono-Gini11 Bab 11 Mobil Baru12 Bab 12 Hasutan Bu Inggar13 Bab 13 Kereta Kelinci14 Bab 14 Mempermalukan Diri Sendiri15 Bab 15 Dilamar Indri16 Bab 16 Undangan Pernikahan17 Bab 17 Saya Akan Datang18 Bab 18 Ribut19 Bab 19 Tawaran Anjas20 Bab 20 Akad di Depan Mata21 Bab 21 Talak Setelah Akad22 Bab 22 Tatapan Kagum23 Bab 23 Jangan Menjatuhkan Dirimu24 Bab 24 Kodrat Seorang Perempuan25 Bab 25 Tragedi Malam Pertama26 Bab 26 Penyesalan27 Bab 27 Jadi Babu