icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

TERSESAT DI SARANDJANA

Bab 4 Nasehat Di Pos Enam

Jumlah Kata:530    |    Dirilis Pada: 15/06/2023

a

Bimbim dan Arifin pun segera membongkar tenda dan melipatnya rapi. Sebelum benar-bena

inta Aldo berganti posisi ke paling belakan

tuju ke depan, dia mengabaikan segala bentuk gangguan y

yang terkenal angker. Mereka saling memperhatikan satu sama lain,

a mistis, area supernatural atau apalah itu, tetap s

hat kedua pohon tersebut dari kejauhan, Anang merasakan bahwa sesuatu di sana te

pun suara monyet yang biasanya menguasai hutan. Bahkan tak

kan hanya Anang yang merasakan, Bimbim, Aldo dan Arifin pun demikian. Merek

a sadar bahwa di fase itulah m

an lima. Suara binatang hutan kembali terdengar, angin kembal

mereka membahas keganjilan selama melewati pos empat. Di mana udara di a

ujar Arifin menasehati. "Kita

okok yang hampir buntung ketika seorang pria paruh baya berjalan turun me

kitar pos enam tidak ada kebun, apalagi di

Bang. Dari

baru saja mencari-cari lokasi untuk berkebun, rencananya mau na

n. Mereka legah karena pria itu adalah

i-sampai diturunkan pacul dari pundaknya. Sontak yang lainnya menatap ke arah Anang. Mung

sikap hormat, "Itu yang namanya Anang, seb

loroh Bimbim mem

sa lagi menatap Anang. Dia kemudian menaikkan cangkul ke

erucap sangat jelas dengan maksud agar m

Di sana kamunya sudah ditung

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
TERSESAT DI SARANDJANA
TERSESAT DI SARANDJANA
“Anang Syah tak pernah menyangka baru pertama kali mendaki gunung, ia langsung tersesat ke dimensi lain yaitu di negara gaib Sarandjana. Bagaimana petualangan Anang di negara gaib Sarandjana? Dapatkah ia kembali ke dunia nyata?”