icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sekarung Beras untuk Ibu

Bab 2 Tidak Dihargai

Jumlah Kata:1164    |    Dirilis Pada: 15/06/2023

uarga bisa dimasak untuk makan dua hari, terkadang lebih. Tapi dengan mata kep

bu per minggu, semua sudah ada post-nya masing-masing, 125 ribu aku sisihkan untuk bayar angsuran. Selebihnya untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mem

ik pemerintah, yang aku gunakan un

bank, Tur. Ibu sudah gak ada u

pikat rumah ini kan sudah di

ipikat rumahmu," uja

belikan bapaknya Dahlia," kilahku. Aku tidak enak jik harus menggadaikan sertipikat ruma

k dijual! Apa susahnya?"

ruh, kalau pinjam bank, nanti siapa yang kaan bayar bu? Gaji Guntur kan hanya cukup untuk kebu

nsi bapakmu itu sepenuhnya untuk ibu, bukan untuk bayar kuliah, y

an Dahlia dibahuku meny

a apa?" Aku

lok kanan," ujar Dahlia, seketika aku pijak tuas rem untuk menghenti

lah," ucapku

Mas?" tanya Da

tikan mobil didepan kita

agi lihatin mobil yg d

," hatiku leg

a bisa beli mobil

pan bisa membeli mobil, jangankan mobil, motor saja sudah dik

acaran dulu. Sampai sekarang masih kami pakai, beruntung motor ini tidak ban

na tempat kami tinggal. Rumah yang dibelik

ngsung berlari kesamping ruma

in Do?" tan

is bu, g

kang rumah ki memanga ada tempat untuk me

kemudian memasukan anak kunci p

melamun apa?"

n dek," jaw

ah membersamaiku selama delapan tahun s

a tadi mas Rahmat ngundang unt

mah ibu. katanya daripada gak ada yang metik. Padahal memang kami kekurangan bahan masakan. Dibelakan

knya yang

r mas, jadi bisa bawain ibu sekaru

mas biar minta lemburan sama haji Mansu

ma suaminya direndahkan seperti itu oleh ibunya sendiri, maka

ia 32 tahun itu membenci ibu, bahkan dirinyalah yang selalu membujukku untuk memaklumi

-

r 20 ribu, kalau satu minggu full lembur, aku bisa mendapatkan 140 ribu. Dengan ua

suatu ketika mampir ke rumah ibu, kalau tidak,

alaupun hanya bisa membawa pulang uang kembur 10

eli di toko grosiran agar bisa mendapatkan harga miring, walaupun hanya selis

s motorku, sisa 5 ribu aku belikan ciki untuk

capku ketika sudah s

wab suara laki-laki k

k Ridho melihat tanga

ana?"

sung duduk didepan TV sambil

wa ke rumah mas Rahmat. Begitulah di desa tempat tinggal ibu, jika ada yang p

" Dahlia sedikit terperanjat, kemu

semoga ibu mau nerima ya dek," ucapku. Seraya m

didepan, karena didepan penuh dengan belanjaan, jadi dengan terpaksa dia duduk

dan mas Rendi, sementara mobil Guruh be

g ibu saat aku baru s

ung beras dari atas motor, "ini bu, Guntur ba

sudut teras rumahnya. "Tika sudah bawakan ibu 20 kilo beras premium, makan

ai perintah ibu, kemudian aku melongok kedalam rumah untuk melihat mbak

g kubeli, disebalahnya berjejer makanan ringan, perlengkapan mandi

g ke rumah ma

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sekarung Beras untuk Ibu
Sekarung Beras untuk Ibu
“Guntur merasa ibunya tidak pernah menghargainya sebagai seorang anak, hanya karena dia satu-satunya anak yang tidak berhasil dalam mengumpulkan harta. Satu karung beras yang dia berikan untuk ibunya ditengah-tengah keterbatasan ekonomi keluarganya justru tidak disambut baik. Semua pemberian Guntur selalu dianggap remeh oleh ibunya, hingga ibunya sadar jika orang yang paling menyayanginya adalah Guntur dan istrinya. Akankah Guntur dan istrinya berbesar hati mau merawat ibunya di tengah ditemgah perlakuan ibunya yang tidak pernah baik? Sedangkan kedua saudara Guntur tidak mau merawat sang ibu yang.”
1 Bab 1 Menyakitkan 2 Bab 2 Tidak Dihargai 3 Bab 3 Sakit hati4 Bab 4 Dilabrak 5 Bab 5 Ada Apa dengan Dahlia 6 Bab 6 Dasar Gatel 7 Bab 7 Pov Dahlia 8 Bab 8 Pov Dahlia 9 Bab 9 Pov Dahlia 10 Bab 10 Berantem 11 Bab 11 Bapak mertua12 Bab 12 Pov Rendi 13 Bab 13 Pov Rendi 14 Bab 14 Pov Rendi 15 Bab 15 Ada apa dengan Dahlia 16 Bab 16 Siapa yang Bersam Mbak Tika 17 Bab 17 Laki-laki itu Ternyata 18 Bab 18 Untuk apa 19 Bab 19 Ada apa ini 20 Bab 20 Tak terduga 21 Bab 21 Siapa yang Berbohong 22 Bab 22 Terkejut