icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suami Kedua Ayla

Bab 2 Life Must Go On

Jumlah Kata:1032    |    Dirilis Pada: 24/05/2023

t inilah mereka harus saling bahu-membahu menjaga negara ini dari

at ini. Karena itu mereka dibekali HT, sebagai ala

gaskan menjaga daerah utara. Sementara sekitar tiga kilometer

eolah belum terjamah oleh manusia mana pun. Ia melihat sekelilingnya dengan takjub. Daerah yang perhutanan yang begitu asri dan al

ohonan yang entah sudah berapa lama berada di sana tanpa ada satu pun oran

berinisatif memasak air panas. Sekedar menyeduh kopi hangat. Karena udara

a tak akan lupa mendahulukan Fawaz, senior yang juga sudah dianggapnya sebagai abang

am sejenak sekadar merasakan indahnya pemandangan alami yang disajikan di depan

enak, Pier," godanya.

enggol lengan Fawaz

am Fawaz kembali. Pierre semakin tertawa geli. Yah, pastilah. Ia kan hanya menua

*

untuk Pierre. Lelaki itu hanya memberikan bagian-bagian yang mudah untuk Pi

utan," pekik Pierre takut. Rasanya membayangkan hewan bes

berarti ia tidak takut, hanya saja ia memilih pasrah. Karena jika meman

ak-anakku menanti kepulanganku. Jadi aku harus baik-baik saja

Daerah penjagaan yang cukup luas yang mem

busnya jaringan membuat ia serasa mati kutu. Pierre berniat mengh

ini lelaki itu terlihat sedang waspada dengan serangan babi itu, Fawaz terlihat memasang kuda-kudan

di semakin membeku. Fawaz pun khawatir babi itu merubah mangsanya me

ahi dan menjalar ke sela pipi. Ia begitu takut terjadi apa-apa dengan sahabatnya itu. Bayangan semua perkataan Fawaz sewaktu mereka di mobil entah mengapa terus teriang,

laki-laki itu menggeleng agar Pierre tidak mendekat, tetapi rasa ta

eg

njak langkah Pierre menjadi

abi lainnya yang ikut mengepung Fawaz seakan memb

waz andalkan. Ia masih ingin selamat, berkumpul kembali bersama anak dan istrinya. Bohong kalau ketakutan yang sama juga tidak meliputinya. Malah mungkin, k

ri seperti orang kesetanan. Ia tidak tahu apa yang sebaiknya ia lakukan berkali-kali nalurinya mengatakan untuk membantu Fawaz. Tapi

bertulang membuat Pierre jatuh terperosok ke dalam jurang kecil yang ada di sana. Punggungny

dak bisa selamanya bersembunyi dari kenya

beset dan kemerahan tidak lagi ia hiraukan. Ia menemukan satu caranya untuk menyelamatkan Fawaz, yaitu de

, aku di sini juga sed

mudah. Ia kembali terkenang mata dingin dari kawanan babi itu. Pierre bahkan tidak bisa membayangkan bagaima

memilih duduk bersandar sebentar. Tangannya yang kebas bergoyang karena bergetar takut. Ia sangat amat tidak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka