icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Suami Kedua Ayla

Suami Kedua Ayla

Penulis: Mega Silvia
icon

Bab 1 Melepas Kepergian Suamiku

Jumlah Kata:1468    |    Dirilis Pada: 24/05/2023

ak yang juga istri dari seorang satuan pengaman perbatasan, Indonesia - Malaysia. Di Kalimantan Barat, tepatnya daerah

adahal kedua anak itu sudah sangat sering ditinggal ayahnya p

Fawaz berjongkok menyamai tinggi kedua anakn

Aqis," pinta si bontot y

, Ayah bakal nemenin Balqis dan Yusuf

u tersenyum bahagia sambil m

temen-temen ayah," rayu Ayla lucu sekaligus

dengan kepergian ayahnya kali ini. Dalam lubuk hatinya, merasa ini ad

ang karena sikap anak pertamanya itu. Yusuf m

ta yang ia nikahi lebih dari delapan tahun belakang ini begitu erat. Ayla hanya tertunduk pasrah. Bibirnya teru

AD. Ayla harus ikhlas melepaskan kepergian Fawaz, yang mungkin saja menjadi keperg

ya. Bahkan berbagai rintangan telah mewarnai tahun-tahun pernikahan mereka. Dimula

metik manisnya kehidupan dengan suami dan anaknya. Ayla

i Fawaz pergi, hanya kembali imam-nyalah yang selalu menjadi harapan Ayla. Hingga ia

iknya seorang, tapi ia juga seorang patriot yang harus mengutamakan kedamaian negeri ini di atas segalanya. Dan Ayla

kok ngambeknya," jawab Ayla agar Fawaz tida

*

asution, lelaki blasteran dengan kulit putih dan mata hitam pekat itu sebenarnya tak layak menjadi

awaz dan dua tahun lebih muda dari Ayla i

masih setia duduk di bangku kemudi, d

erre sebagai kenalan baru sua

tangan sang suami dan menciumnya patuh tanpa diminta. Dibalas Fawaz dengan mengecup hij

Semoga kelak aku bisa mendapatkan istri s

njadi lebih jail kalau sudah sama teman-temannya. Maka dari itu si-introvert Pier

sini saja," sahu

Lagian, kamu lagi melamun,'kan apa sih?" selidiknya lagi ingin tahu apa yan

Bukan apa-apa,"

*

tanya Fawaz saat mereka masih

ma tahun," ja

aku sudah menikah dengan mbakmu itu," tutur Fawaz pongah. Pierre masih diam, wajahnya datar nampa

lum ada calon?

um,

nya seperti ap

idamannya, jujur ia belum memilik gambaran untuk itu. Kehidupan pribadinya yang terlalu complicated membuat ia enggan bermimpi karena han

seperti apa yang kamu inginkan untuk me

n hal itu." Jujur Pierre dengan nada berat. Se

Fawaz sambil melihat Pier

Pierre jadi sering tertawa jika ia sedang bersama Fawaz dan itu berkat Fawaz.

tnya ia sedang menyelamatkan posisinya jik

uk memikirkannya," desis Pierre

kan kamu punya mata."

ebagai perbandingan. Jujur Fawaz merasa Ayla adalah wanita tercantik. Matanya jernih dan bibirnya mungil. Menjadikan ia terlihat lebih muda dari us

miring. "Cantik," kutipnya

sahut Fawaz se

re malah balik bertanya ser

triku memang cantik dan ingat

apan nisan yang basah dengan air matanya. Aku takut itu sebuah pertanda," cicit Fawaz.

totan matanya ketika mendengar hembusan pu

iskan oleh Tuhan yang maha kuasa. Jadi mungkin saja semua itu tidak be

mengambil sikap seperti Pierre percaya akan takdir serta ketentuan yang Maha Kuasa. Fawaz m

a takutnya berpisah dengan keluarga kecilnya

..

aya bisa terjadi. Misalkan seperti tiba-tiba kecelakan lalu meninggal detik itu juga. Dan itula

amu merawat istri dan anakk

d, Mas?" desaknya. Fawaz ke

rinya. Memang sebagai manusia kita tidak boleh berburuk s

g tiba-tiba had

ya sesaat. "Tapi Mas tahu it

ilang sebentar lagi kamu akan masuk islam?" cele

cuma

rumah tangganya. Karena seorang suami juga manusia biasa. Bisa salah dan bisa benar. Lagipula rumah tangga bukan tempat untuk saling adu keku

bisa kembali dengan selamat," ujar Pierre. Meski ia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka