Tengku Asraa Fariza
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Tengku Asraa Fariza
Kariermu Ada di Tanganku
Romantis Namaku Nayara Devanka, atau biasa dipanggil Naya. Aku adalah satu-satunya putri dari keluarga Mahendra Devanka, keluarga terpandang dengan nama besar dan kekuasaan yang diperhitungkan. Kedua kakakku laki-laki, membuatku menjadi permata yang paling dijaga dan dimanja oleh ayah dan ibuku. Aku tumbuh dikelilingi cinta dan kemewahan-semua hal yang kuinginkan, selalu bisa kudapatkan.
Aku menikah dengan pria bernama Rafael Wiratmaja, yang biasa kupanggil Rafa. Kami dikaruniai seorang putri kecil bernama Isolde Aluna Wiratmaja, gadis mungil berusia empat tahun yang menjadi seluruh duniaku.
Rafa bukan berasal dari keluarga berada. Dulu, dia hanyalah seorang staf junior di perusahaan milik ayahku. Tapi karena ketekunannya, kejujurannya, dan... cintanya padaku-setidaknya begitu kukira-aku membujuk ayah untuk menerimanya. Dan ketika ayah dan ibu akhirnya merestui kami, aku turut mengangkat derajat keluarganya. Orang tuanya yang dulu hidup sederhana di desa, kini disegani dan dipandang karena bantuan kami.
Tapi semua pengorbananku ternyata tidak cukup.
Tanpa kusangka, Rafa mengkhianatiku. Diam-diam, ia menjalin hubungan kembali dengan wanita dari masa lalunya. Lebih dari itu-dia menikahinya. Secara diam-diam. Di belakangku. Dan yang paling menyakitkan... keluarganya mendukung perbuatannya.
Mereka membiarkan putraku tumbuh tanpa mengetahui bahwa ayahnya telah memilih wanita lain. Mereka menikmati kemewahan yang kuberikan, sementara aku ditikam dari belakang.
Tapi aku bukan wanita lemah.
Sekarang, aku akan tunjukkan pada mereka-semua dari mereka-apa akibatnya jika menyakiti seorang Nayara Devanka. Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar
Romantis Siapa sangka wanita misterius yang dikenalnya lewat aplikasi kencan ternyata adalah Direktur Utama di rumah sakit tempat Rayhan bekerja.
Awalnya, Rayhan hanya ingin mengalihkan pikirannya dari luka lama-ditinggalkan begitu saja oleh kekasihnya, Dr. Karina Ayunda, seorang spesialis bedah kandungan yang memilih menikah dengan rekan sejawatnya. Alasannya sederhana namun menyakitkan: Rayhan, meskipun seorang dokter umum yang cerdas dan berdedikasi, dianggap tidak cukup ambisius karena memilih tidak melanjutkan pendidikan spesialis.
Rasa kecewa dan harga diri yang terluka membuat Rayhan menarik diri dari dunia asmara. Tapi pertemuan virtual dengan seorang wanita bernama "El" membuatnya penasaran. Obrolan mereka nyambung, topik-topik berat terasa ringan, dan perlahan-lahan luka lama terasa lebih samar.
Namun saat Rayhan dipanggil untuk menghadiri rapat mendadak di lantai eksekutif rumah sakit, hatinya nyaris berhenti berdetak. Wanita yang selama ini ia ajak bicara di dunia maya... berdiri di depan ruang rapat dengan balutan jas resmi dan sorot mata dingin.
"Selamat pagi, saya Dr. Elvira Maheswari, Direktur Utama rumah sakit ini."
Dan saat itu, Rayhan sadar-permainan ini jauh lebih rumit dari yang ia kira.
Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.