Shei Layla
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Shei Layla
Membalas Suami Bajinganku
Romantis Setelah menikah karena hamil terlebih dahulu, Lara berjanji akan membina keluarga bahagia, namun sayangnya Seno berselingkuh di belakangnya.
Tidak hanya itu, Seno ternyata memiliki proyek rahasia yang diharuskan untuk mengorbankan keluarga mereka. Syarat untuk terus mempertahankan hubungan pernikahan dengan Lara juga menjadi dasar Seno tidak mau melepaskan wanita itu, meski ia sering bergonta-ganti pasangan.
Lara baru mengetahui semuanya setelah kejadian tragis hadir di hadapannya. Sayang, semua sudah terlambat. Lara terpuruk. Hubungan mereka hancur.
“Aku akan mengembalikan rasa sakit ini kepada kalian!”
Kemunculan dokter Andre—cinta pertama Lara yang dituduh sebagai pembunuh ibunya—menjadi titik balik kebangkitan Lara.
Setelah kesalahpahaman yang terjadi dapat diatasi, hanya Andre yang dapat membantu Lara membalas kejahatan Seno.
“Ada api cinta yang belum padam di hatiku untukmu, Lara.”
Sayangnya, perjuangan mereka masih tidak mulus. Dokter Miriam, tunangan Andre, menjadi batu sandungan ketika bergabung dalam tim Seno untuk memisahkan mereka berdua.
Akankah Lara menemukan kebahagiaan yang diimpikannya?
🌺🌻🌹🌷
Baca terus di novel “Membalas Suami Bajinganku”.
Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian..... Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat."