RISKA LAMISI
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita RISKA LAMISI
Suamiku CEO Galak
Romantis Rakha Aditama Syailendra seorang CEO terkemuka di Asia. Perusahaannya yang bergerak di berbagai bidang membuat namanya semakin melejit. Karena kesuksesan yang di raihnya di usianya yang kini masih sangat muda. Raka adalah putra tunggal dari pasangan Naya Syailendra dan Reyhan Syailendra. Menjadi anak satu satunya dan pewaris satu satunya membuat Rakha menjadi seorang yang tak tersentuh bagi siapa pun. Rakha di besaekan dengan bergelimang harta sedari kecil, dan hal itu menyebabkannya menjadi orang yang mengukur segala sesuatunya dengan uang. Motivasi yang di berikan oleh sang ayah menjadikannya menjadi pengusaha handal. Dia berhasil.mengembangkan perusahaan yang di bangun oleh ayahnya menjadi perusahaan yang sangat maju, dan memiliki banyak cabang di berbagai Negara di Asia.
Di usianya yang sudah menginjak 29 tahun Rakha masih betah dengan status single nya. Sudah tak terhitung kali Naya sang ibu menyarankannya bahkan memperkenalkannya dengan anak perempuan teman temannya. Tetapi tidak satu orang pun yang berkenan di hati Rakha. Karena statusnya yang single dan tidak pernah menggandeng wanita mana pun ke acara acara yang di adakan kantornya, bahkan acara yang di adakan beberapa relasinya, membuat gosip miring menimpanya. Rakha di gosipkan sebagai lelaki yang menyukai sesama jenis. Hal itu membuat harga dirinya meradang.
Karena scandal yang tertempel di dirinya semakin membuat khawatir Naya dan Reyhan selaku orangtua Rakha. Sampai akhirnya Naya memutuskan Rakha harus kembali tinggal bersama mereka. Naya berfikir sudah cukup waktu yang dia berikan kepada sng putra untuk mencari jati dirinya. Sekarang saatnya putranya itu kembali kerumahnya. Naya tidak mau anak semata wayangnya mengalami kelainan seperti yang di gosipkan banyak orang.
Di rumah keluarga Syailendra hanya terdapat beberapa orang yang mendiami rumah mewah bak istana tersebut. Naya dan Reyhan tentunya sebagai pemilik dan tuan rumah, lalu hanya diisi oleh 2 orangART dan 2 orang satpam dan 1 orang tulang kebun ,untuk membantu Naya merawat rumahnya agar tetap nyaman ditempati. 2 ART terdiri dari , Mbok Sari yang memiliki tugas membersihkan seluruh isi rumah, Mbak Nita yang bertugas sebagai juru masak, tetapi saat ini Nita sedang cuti pulang kampung karena ada saudara nya yang meninggal. Jadilah Naya yang turun tangan untuk membuatkan makanan mereka sendiri. Saat ini di usianya yang sudah menginjak 56 tahun tak membuatnya lelah dengan tugas memasak tersebut. Hanya saja Reyhan suaminya yang selalu mewanti wanti istrinya agar tetap hati hati dan banyak beristirahat. Semenjak Rakha memutuskan pulang ke apartmentnya membuat pasangan yang tak lagi muda ini merasa kesepian. Setelah mendengar scandal tentang putranya mereka berfikir akan menarik Rakha untuk kembali tinggal dirumah bersama mereka. Hal itu awalnya mendapatkan penolakan dari sang putra , tetapi akhirnya Rakha menyetujuinya karena permintaan sang ibu yang sangat ia sayangi. Ibunya menangis di hadapannya karena menghawatirkan masa depan putranya.
Saat Rakha memutuskan mengikuti perkataan ibunya untuk kembali pindah kerumah mereka. Di saat itu pula Mbak Nita Asisten rumah tangga di rumahnya kembali bekerja dengan membawa serta keponakannya yang memiliki wajah cantik natural. Awalnya Rakha mmengagumi kecantikan Mayra asisten rumah tangga baru di rumah orangtuanya itu. Tetapi kekaguman itu sirna karena sang ibu Naya mulai menjodohkan anaknya dengan Mayra. Rakha berfikir jika ini adalah akal akalan Mayra yang menginginkan Harta mereka padahal Mayra sendiri sudah berusaha menolak permintaan majikannya. Tetapi melihat sang majikan Naya memohon kepadanya karena ketakutannya terhadap scandal anaknya membuat Mayra luluh. Mayra merindukan sang ibu yang baru saja berpulang ke pangkuan sang pencipta , jadi Mayra menyetujui perjodohan yang di lakukan Naya hanya kerena tidak tega melihat tangisan seorang ibu karena khawatir hidup dan masa depan anaknya.
Bagaimana Rakha menghindar dari perjodohan tersebut? Dan bagaimana Mayra mencoba terbiasa dengan sikap kasar dan dingin Rakha. Jika mereka menikah bagaimana Mayra menghadapi kebencian Rakha terhadapnya. Bagaimana pula Mayra menyingkirkan scandal yang menimpa sang suami. Apakah semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana Naya yang berharap anaknya memiliki masa depan yang indah. Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian..... Pemuas Nafsu Keponakan
kodav Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel
Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku.
Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini.
Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku.
Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis.
Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai? Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat." Madu Untuk Istriku
bundaRey "Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni.
"Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu.
Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya.
"InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana?
"Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani.
"Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar.
"Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu.
"Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni.
Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani.
"Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab.