Pena_aQuina
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Pena_aQuina
Jangan Rubah Takdirku
Romantis Surga Duniaku hancur dalam seketika, kebahagiaan masih menyelimuti rumah tangga kami saat suamiku akan berangkat dinas. Hari-hari penuh dengan cinta yang manis kami lalui bersama, setelah kami memutuskan untuk menikah dalam usia muda. Nyaris tidak pernah ada kata pertengkaran yag terucap dari mulut kami berdua meski banyak orang menentangnya. Semua berjalan manis dan sangat membahagiakan. Sampai suamiku berangkat tugas ke negara bagian utara, terjadi ketegangan di perbatasan negara antara penduduk sekitar dengan penduduk negara lain mengharuskannya bertugas selama sebulan. Kerumitan dalam rumah tangga dimulai..
Aku tidak lagi mendengar kabar tentangnya, suamiku tersayang. Sejak aku keluar dari rumah suamiku. Kami berpisah, bahkan dalam pernikahan yang masih mengikat hidup kami. Setahun aku hidup tanpa arah tujuan, nyaris tiada semangat hidup lagi. Kesedihan selalu merundungku.
Dalam keterpurukanku aku bertemu satu-satunya keluargaku yang masih tersisa, ternyata aku bukan hidup sebatang kara, seperti yang selalu aku pikirkan saat masih hidup di panti asuhan.
Pamanku mengubah kehidupanku, aku menjadi dokter muda setelah mengejar studiku selama 7 tahun, Kehidupanku lebih membaik, perlahan luka dihati juga memudar. Tahun pertama aku kerja di rumah sakit begitu menyenangkan, aku benar-benar merasakan kesuksesan sekarang. Prestasi kerjaku membuahkan hasil, aku menjadi dokter dengan reputasi baik.
Siapa sangka, aku bertemu lagi dengan mantan suamiku. Luka lama kembali terkoyak. Pria itu terlihat lebih menggoda, debaran ini masih sama seperti 10 tahun lalu tapi mustahil bagi kami untuk bersama kembali. Dinding yang membatasi hidup kami terlalu terjal.
Erik menyalakan kembali api asmara diantara kami yang sempat redup, dia hampir membuatku terbakar asmara kembali. Sikapnya yang dingin membuatku membeku meski dalam kobaran api. Tatapan mata itu masih penuh cinta tapi kenapa sikapnya sedingin kutub utara? Apa dia akan membenciku karena aku lari dari rumah 8 tahun lalu? Apakah dia akan menyalahkanku seperti orang lain? Tidakkah dia bisa menilai jika aku bukan orang yang patut dipersalahkan?
Cinta tulus menyatukan Erik dan Azalea kembali. Kerumitan dalam keluarga teratasi, orang tua Erik merestui hubungan putranya dengan Azalea, istri terbaik untuk putranya. Orang tua Erik tidak lagi memaksakan kehendak kepada putranya. Kebahagiaan ditentukan oleh dirinya sendiri, bukan atas pilihan terbaik orang lain.
Anda mungkin suka
Antara Kerja dan Kenikmatan
Juliana Kupejamkan mataku, dan kukecup bibirnya dengan lembut, dia menyambutnya. Bibir kami saling terpaut, saling mengecup. Pelan dan lembut, aku tidak ingin terburu-buru. Sejenak hatiku berkecamuk, shit! She got a boyfriend! Tapi sepertinya pikiranku mulai buyar, semakin larut dalam ciuman ini, malah dalam pikiranku, hanya ada Nita.
My logic kick in, ku hentikan ciuman itu, kutarik bibirku mejauh darinya. Mata Nita terpejam, menikmati setiap detik ciuman kami, bibir merahnya begitu menggoda, begitu indah. Fu*k the logic, kusambar lagi bibir yang terpampang di depanku itu.
Kejadian ini jelas akan mengubah hubungan kami, yang seharusnya hanya sebatas kerjaan, menjadi lebih dari kerjaan, sebatas teman dan lebih dari teman. Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat."