Parikesit70
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Parikesit70
Antara Kau, Aku & Papimu
Romantis Elena gadis muda yang menjalin cinta dengan teman sekelasnya pada saat kelas 1 SMA sama sekali tak menduga, kalau kekasihnya adalah anak orang kaya, sedangkan dia sendiri berasal dari anak orang miskin. Walaupun begitu Erlangga tetap mencintai Elena setelah Elena mengatakan kebenaran atas dirinya.
Kenakalan pertama mereka lakukan pada saat masih berpacaran di kelas 2 SMA sejak saat itu, Erlangga sering berharap Elena akan hamil dan itu akan menjadi pintu restu dari Maminya. Karena hubungan Elena dan Erlangga sejak awal mendapat pertentangan dari Tiara, Maminya Erlangga namun akhirnya mendapat persetujuan saat mereka telah menjalin hubungan hampir tiga tahun.
Tepatnya saat mereka naik kelas tiga, Elena yang diiming-iming akan diajak ke Singapura bersama Tiara akhirnya di jebak dengan minuman yang di campur zat perangsang lewat bantuan pelayan di rumahnya untuk diberikan pada Elena dan kepala pelayan disana. Namun yang terjadi kemudian suami Tiara, Herlambang Papi sambung Erlangga justru yang meminum bersama Elena saat ia kembali dari kantor untuk mengambil hal yang penting di rumah.
Yang terjadi kemudian, Elena akhirnya jatuh ke dalam pelukan Herlambang. Sejak saat itu, Elena menjadi candu bagi Papi kekasihnya sendiri. Sampai akhirnya saat semester pertama kelas tiga, Elena dinyatakan hamil. Dan kehamilan ini membuat Herlambang dan Erlangga berbahagia. Namun tidak demikian bagi Tiara yang mengetahui kalau zat perangsang untuk menjebak Elena justru diminum oleh suaminya sendiri.
Sampai akhirnya pernikahan antara Erlangga dan Elena ditentang Herlambang. Karena ia merasa anak yang di kandung Elena adalah anaknya. Disana semua konflik kepentingan pun terjadi. Rasa malu, harga diri, dendam, sakit hati dan patah hati akan dituangkan dalam cerita ini.
Apakah perbuatan antara Elena dan Herlambang akan diketahui Erlangga?
Apakah Jamila tetap akan menjadi sahabat yang terus mensupport Elena hingga akhir?
Siapakah orang yang sangat di benci Elena dalam kehidupannya kelak?
Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian..... Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat." Madu Untuk Istriku
bundaRey "Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni.
"Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu.
Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya.
"InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana?
"Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani.
"Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar.
"Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu.
"Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni.
Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani.
"Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab.