Nayra Hamasah
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Nayra Hamasah
Istri yang Dianggap Sempurna
Romantis Keyyan Munir, pria dengan segala kesempurnaan fisik dan mengagungkan kecantikan seorang perempuan, nyatanya menuai kegagalan dalam pernikahannya yang pertama dikarenakan faktor ekonomi. Begitu pula dengan pernikahannya yang kedua. Gagal kembali hanya karena Keyyan bukanlah pria berduit.
Kenyataan hidup benar-benar menamparnya kuat bahwa cinta maupun kelebihan fisik tak sanggup membuat seorang istri bertahan hidup dengannya.
Shabilal Haq atau yang disapa dengan Shabby, sebuah wujud manusia yang lahir dengan organ intim ganda. Selama hidupnya, ia menjadi seorang pria hingga diusianya yang ke 15 tahun, Shabby menyadari bahwa ia mulai menyukai seorang pria, mulai suka tampil dengan gaya feminim, dan yang lebih penting lagi, Shabby mengalami menstruasi, meskipun di atas bibirnya tumbuh kumis lebat bak seorang pria.
Lalu, apa jadinya jika seorang Shabby yang kemudian menetapkan jati dirinya sebagai seorang perempuan yang tampil cantik, bertemu dengan Keyyan, si duda tampan yang jatuh cinta dan menikahinya, padahal Shabby belum sepenuhnya menjadi seorang perempuan tulen?
Akankah Keyyan tetap bertahan di sisi Shabby di saat ia mengetahui rahasia kelam istrinya yang dianggapnya cantik itu?
Anda mungkin suka
Gairah Citra dan Kenikmatan
Juliana Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.
Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.
Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin. Pemuas Nafsu Keponakan
kodav Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel
Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku.
Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini.
Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku.
Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis.
Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?