Naureen Ragdha
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Naureen Ragdha
Baby Twins Billionaire
Romantis Sinopsis
Freya Amalia-wanita muda yang harus merelakan masa depannya hancur dalam satu malam kelam. Malam saat kehormatannya direnggut oleh pria asing yang wajahnya pun tak sempat ia lihat. Luka itu belum sembuh, hingga takdir menambah perih dengan dua garis merah di alat uji kehamilan-tanda bahwa ia mengandung anak kembar dari pria yang tak ia kenal.
Hari-hari Freya diisi air mata, kebencian, dan perjuangan membesarkan buah hatinya sendirian. Namun siapa sangka, di tempat berbeda, seorang pria menjalani hidup dengan bayang-bayang dosa yang sama.
Vero Brance Harison, lelaki dingin dan tertutup, menghabiskan tahun-tahunnya diliputi rasa bersalah. Satu-satunya penawar adalah menemukan wanita yang telah ia sakiti-dan menjadikannya istri, apapun risikonya.
Lalu, ketika takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali...
Mampukah Vero menebus kesalahan fatal di masa lalu?
Dan sanggupkah Freya memaafkan pria yang telah menghancurkan hidupnya-sekaligus ayah dari anak-anaknya?
Nantikan kisah penuh luka, cinta, dan pengampunan ini. Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.