Mohammad Riky
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Mohammad Riky
Dikhianati oleh Orang yang Dicintai
Romantis Lana baru saja menikah. Ia percaya bahwa Revan, suaminya, adalah pria yang tepat untuk hidupnya. Namun di malam pertama, ia melihat sendiri sebuah kenyataan yang sulit diterima. Suaminya berselingkuh dengan seorang pria, bukan seorang wanita.
Lana merasa hancur. Ia tidak hanya kehilangan kepercayaan, tapi juga merasa ditipu dan dipermalukan. Ia ingin pergi, tapi tidak tahu harus ke mana. Ia tinggal di rumah mertua, di mana semua mata mengamatinya.
Yang tidak ia duga, satu-satunya orang yang tidak menjauhinya justru Henry, ayah mertuanya sendiri. Pria itu pendiam, tegas, dan jarang berbicara. Namun sikapnya perlahan berubah. Henry mulai memperhatikannya, mulai melindunginya.
Dan Lana, yang kesepian, mulai bergantung pada sosok lelaki itu. Hubungan mereka mulai berubah. Mereka semakin dekat dan semakin terseret, hingga kedekatan itu berubah menjadi hubungan yang tidak seharusnya terjadi. Lana tahu ini salah. Tapi ia tidak bisa mundur. Ia sudah terlalu jauh. Tersenyumlah, Aku Akan Membalasmu
Romantis Peristiwa itu bermula saat seorang pria paruh baya datang berkunjung ke rumahnya untuk menemui sang kakek.
Rafly Pranata, pria tua berusia 55 tahun, adalah sahabat lama kakek Alya Nirmala. Rafly adalah seorang miliarder dan duda tanpa anak.
Sebelumnya, Alya sebenarnya direncanakan menikah dengan pria yang umurnya jauh lebih muda dari kakeknya. Namun karena kakeknya sedang tidak ada di rumah, Alya mempersilakan Rafly masuk dan berbincang di ruang tamu.
Tanpa disangka, akibat kesalahpahaman yang terjadi di tengah percakapan, Alya malah dinikahkan paksa dengan Rafly.
Alya ingin menolak, tapi situasinya membuatnya tak berdaya. Terpaksa, ia menerima pernikahan mendadak dengan seorang pria paruh baya, padahal hatinya sudah tertambat pada kekasihnya sendiri. Rencananya, satu tahun lagi Alya akan menikah dengan pria yang dicintainya itu.
Empat bulan setelah pernikahannya dengan Rafly Pranata, pria itu meninggal dunia akibat serangan jantung, meninggalkan warisan besar atas nama Alya. Di usia yang masih muda, Alya harus menjadi janda konglomerat yang banyak diincar pria.
Namun, nasib Alya belum berakhir. Karena suatu insiden yang tak terduga, ia pun terpaksa menjalani pernikahan kontrak dengan seorang pria tampan berusia 32 tahun, seorang pengusaha muda yang penuh misteri dan pesona. Anda mungkin suka
Satu Malam Bersama Bos Miliarderku
Paco Pizzi Selama tiga tahun, aku mengorbankan segalanya untuk mendukung karier pacarku, sementara aku rela hanya menjadi asisten junior yang tak terlihat.
Hingga suatu pagi setelah malam amal yang kacau, aku terbangun di atas seprai sutra di ranjang penthouse milik CEO perusahaanku yang dingin dan ditakuti, Ezra Wijaya.
Malam itu, pacarku, Indra, mengabaikan semua panggilanku dengan alasan ketiduran. Di saat aku dihantui rasa panik karena Ezra menjebak dan memaksaku menandatangani kontrak pernikahan demi menstabilkan sahamnya, sebuah kebenaran lain menamparku. Aku melacak lokasi ponsel Indra dan menemukan titik biru itu tidak berada di rumahnya, melainkan berhenti tepat di gedung sahabat baikku, Liana.
"Aku lembur malam ini, Sayang," pesannya dengan manis.
Padahal dia sedang tidur dengan sahabatku sendiri. Tiga tahun kesetiaanku dibalas dengan pengkhianatan paling menjijikkan oleh dua orang yang paling kupercayai. Hatiku hancur, berubah menjadi rasa dingin yang menusuk tulang.
Mengapa mereka tega mempermainkanku selama ini? Di saat aku merasa terekspos dan tidak punya siapa-siapa lagi, Ezra justru menyodorkan sebuah kesepakatan yang tak mungkin kutolak. Dia mengetahui rahasia terbesarku, dan dia menawarkan akses langsung ke Senator Pratama—pria berkuasa yang telah menghancurkan hidup ibuku dua puluh tahun lalu.
Aku membuang bunga pemberian Indra ke tempat sampah, lalu menatap pria paling berkuasa di New York itu.
"Aku ingin akses ke Keluarga Pratama. Itu syaratku."
Malam ini, berbalut gaun sutra zamrud dan menggenggam erat tangan Ezra di karpet merah, aku menatap wajah pucat pasi mantan pacar dan sahabatku yang terkejut melihatku. Pembalasan dendamku baru saja dimulai.