Leo Hayes
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Leo Hayes
Bali, Awal Baru Ibu Melindungi
Romantis Di puncak karierku, notaris memberitahuku bahwa ayahku, Farhan Hadisaputro, telah mencabut hak warisku. Seluruh aset keluarga, termasuk bengkel batik legendaris kami, diwariskan kepada asistennya, Dahlia.
Aku hancur, terlebih saat melihat ayah merawat Dahlia yang sedang sakit dengan penuh kasih sayang, cinta yang seharusnya menjadi milikku.
Dahlia, yang ternyata hamil anak ayahku, menjebakku dua kali, membuatnya seolah-olah aku mendorongnya hingga keguguran.
Ayah murka dan mengusirku, bahkan menuduhku mandul. "Anggita tidak akan pernah bisa memberiku anak," ucapnya dingin.
Aku tidak hanya dikhianati, tapi juga dihina oleh ayah kandungku sendiri.
Di tengah keputusasaan, aku menemukan fakta yang mengejutkan: aku hamil anak kekasihku, Sagara.
Aku memutuskan untuk pergi, meninggalkan semua kepahitan di belakang. Dengan bantuan pengacara, aku mengubah identitasku dan memulai hidup baru di Bali, bersumpah untuk melindungi anakku dan tidak akan pernah kembali. Anda mungkin suka
HASRAT MEMBARA CEO PERKASA
ZEMIRA_FORTUNATUS Bacaan dewasa 21 tahun ke atas.
Kisah ini adalah sekuel dari novelku yang berjudul, Cintaku Bersemi di Masa Remaja.
Perjalanan cinta salah satu personil Geng ARJOFA bernama, Joseph Mikuel dan kekasih hatinya, Mary Violet.
Joseph, seorang CEO dari sebuah perusahaan ternama di Jakarta, JM Corp. Tak pernah menyangka jika Mary, kekasihnya saat SMA yang selama ini dicari-cari olehnya, karena pergi meninggalkannya tanpa ada kata putus, malah sedang melamar di perusahaannya sebagai sekretaris pribadinya.
Dengan kekuasaannya, Joseph pun meloloskan Mary sebagai satu-satunya kandidat yang melamar sebagai sekretaris pribadinya.
Mary pun sangat kaget saat mengetahui jika bosnya adalah Joseph, kekasihnya saat remaja dulu.
Mungkin Mary masih menyimpan perasaan kepada Joseph?
"Ataukah ada pria lain di hatinya?
"Bagaimana caranya cinta lama mereka yang belum kelar, dapat bersemi kembali?
Penasaran? Yuk ikuti kisahnya!
Plagiarisme melanggar undang-undang hak cipta nomor 28 tahun 2014.