Jumedi Gomgom
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Jumedi Gomgom
Warisan Sang Monster
Romantis Alexander Volkov, penguasa tunggal yang namanya mendominasi segala lini. Kekayaan tak terbatas, kekuasaan mutlak semua tunduk di hadapannya. Ia tak pernah gagal mendapatkan apa pun yang diincar, dan tak ada satu jiwa pun yang berani menentang kegelapannya. Namun, segala kemewahan itu perlahan terasa hambar.
Mencari sensasi baru, Alexander meninggalkan singgasananya dan menyamar menjadi gelandangan biasa. Tak disangka, penyamaran ini membawanya pada Elara Senja, seorang wanita yang hidupnya dipenuhi badai dan tengah berjuang mati-matian demi nyawa putrinya.
Elara adalah sosok terbuang, diusir oleh keluarganya sendiri karena memiliki putri yang 'tak diinginkan'. Ia mengais rezeki sebagai pelayan restoran, sementara sebagian besar penghasilannya habis untuk pengobatan kronis yang diderita sang putri. Setiap hari, Elara melihat 'gelandangan' itu di taman dan memberinya sedikit makanan.
Namun, perjuangan Elara mencapai puncaknya. Ia harus kembali berperang merebut hak asuh putrinya yang kini sedang kritis.
Saat Alexander mengetahui penderitaan Elara, ia melepas penyamarannya dan datang di hadapan wanita itu sebagai Alexander Volkov yang sebenarnya penguasa dunia. Ia menawarkan bantuan total, asalkan Elara bersedia memenuhi satu syarat: menyerahkan satu malam yang membara dan menerima status sebagai kekasih bayarannya.
Akankah Elara mengorbankan harga dirinya dan malam panas itu demi menyelamatkan malaikat kecilnya dari jurang kematian? Benihku Bukan Cintamu
Romantis Kenalin, aku Aluna Callysta.
Hidupku? Kelihatan sempurna banget di mata orang-orang: pengusaha sukses, sosialita kelas atas, pokoknya high-class deh. Tapi, jangan salah, di balik penampilan mentereng ini, ada luka yang dalam banget. Luka itu namanya Elian Dharma, pewaris tunggal kerajaan bisnis yang pernah jadi cinta matiku.
Cinta kami kandas, bukan karena bosan, tapi karena dihajar kenyataan paling pahit Elian malah nikah sama Anya, kakak tiriku sendiri. Rasanya? Lebih dari sekadar sakit hati, ini tuh kayak jiwa lo dirobek-robek, tapi nggak berdarah. Bener kata orang, cinta itu pembunuh tanpa menyentuh.
Sejak saat itu, aku benci banget sama yang namanya cinta. Menurutku, cinta itu cuma tipuan, bayangan ilusi yang bikin kita lengah. Aku memutuskan, nggak ada lagi tempat buat laki-laki di hidupku.
Yang aku mau cuma satu: Bayi. Seorang anak yang lahir dari rahimku, yang akan menyempurnakan hidupku. Aku punya segalanya warisan kekayaan dari kakekku, King Callysta Company jadi aku bisa kok punya anak tanpa perlu 'makhluk' bernama laki-laki itu.
Karena aku nggak mau cinta, tapi aku mau generasi penerus, jadi aku bikin sayembara! Aku cari bibit unggul yang kualitasnya limited edition, buat menghasilkan pewaris yang sepadan dengan kekayaan yang kupunya.
Buat semua pria di luar sana dengan kualifikasi "istimewa", siap-siap. Aku butuh pendonor benih terbaik!
Aku nggak percaya cinta, tapi aku percaya kuasa Tuhan. Dan kini, aku aku bahagia banget menjadi Ibu dari tiga malaikat kecilku. Anda mungkin suka
IBU SUSU UNTUK BOSKU
kodav Aku, Sonia, seorang wanita berusia 23 tahun, terjebak dalam masalah keuangan yang parah akibat hutang pengobatan anakku yang mengidap Thalassemia dan harus menjalani perawatan medis yang sangat mahal dan berkelanjutan. Hidupku yang penuh kesulitan berubah drastis ketika aku bekerja dengan Mr. Wei, seorang CEO sukses berusia 45 tahun.
Di tengah kemelut keuangan dan tekanan emosional, aku menemukan pelarian dalam pelukan Mr. Wei. Kehangatan dan dukungan yang dia berikan membuatku merasa dihargai dan dicintai, sesuatu yang telah lama hilang dalam pernikahanku. Namun, kebahagiaan kami tidak lepas dari konflik; suamiku mulai curiga dan berbagai rintangan muncul, menguji keteguhan hati kami. Cerita ini menggambarkan dinamika cinta yang penuh gairah dan sakit hati, pengkhianatan yang menyakitkan, serta pencarian jati diri dan pengampunan. Dengan latar belakang kehidupan kami yang kontras, aku dan Mr. Wei harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dan mempertanyakan nilai-nilai yang kami anut.
Akankah cinta kami mampu mengatasi semua rintangan? atau akankah kami terperangkap dalam lingkaran drama dan penderitaan? Pemuas Nafsu Keponakan
kodav Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel
Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku.
Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini.
Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku.
Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis.
Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai? Dilema Cinta Penuh Nikmat
Juliana 21+
Dia lupa siapa dirinya, dia lupa siapa pria ini dan bahkan statusnya sebagai calon istri pria lain, yang dia tahu ialah inilah momen yang paling dia tunggu dan idamkan selama ini, bisa berduaan dan bercinta dengan pria yang sangat dia kagumi dan sayangi.
Matanya semakin tenggelam saat lidah nakal itu bermain di lembah basah dan bukit berhutam rimba hitam, yang bau khasnya selalu membuat pria mabuk dan lupa diri, seperti yang dirasakan oleh Aslan saat lidahnya bermain di parit kemerahan yang kontras sekali dengan kulit putihnya, dan rambut hitammnya yang menghiasi keseluruhan bukit indah vagina sang gadis.
Tekanan ke kepalanya Aslan diiringi rintihan kencang memenuhi kamar, menandakan orgasme pertama dirinya tanpa dia bisa tahan, akibat nakalnya lidah sang predator yang dari tadi bukan hanya menjilat puncak dadanya, tapi juga perut mulusnya dan bahkan pangkal pahanya yang indah dan sangat rentan jika disentuh oleh lidah pria itu.
Remasan dan sentuhan lembut tangan Endah ke urat kejantanan sang pria yang sudah kencang dan siap untuk beradu, diiringi ciuman dan kecupan bibir mereka yang turun dan naik saling menyapa, seakan tidak ingin terlepaskan dari bibir pasangannya.
Paha yang putih mulus dan ada bulu-bulu halus indah menghiasi membuat siapapun pria yang melihat sulit untuk tidak memlingkan wajah memandang keindahan itu. Ciuman dan cumbuan ke sang pejantan seperti isyarat darinya untuk segera melanjutkan pertandingan ini.
Kini kedua pahanya terbuka lebar, gairahnya yang sempat dihempaskan ke pulau kenikmatan oleh sapuan lidah Aslan, kini kembali berkobar, dan seakan meminta untuk segera dituntaskan dengan sebuah ritual indah yang dia pasrahkan hari ini untuk sang pujaan hatinya.
Pejaman mata, rintihan kecil serta pekikan tanda kaget membuat Aslan sangat berhati hati dalam bermanuver diatas tubuh Endah yang sudah pasrah. Dia tahu menghadapi wanita tanpa pengalaman ini, haruslah sedikit lebih sabar.
"sakit....???"