Jasper Night
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Jasper Night
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Romantis Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan. Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya
xuanhuan Di hari ulang tahunku yang kedua puluh dua, aku menggenggam masa depanku di tanganku: sebuah beasiswa bergengsi ke ITB, yang kubayar dengan seluruh tabungan hidupku.
Tapi kedua kakakku memutuskan bahwa masa depan itu adalah milik adik angkat kami, Vanya. Mereka mengambil setiap sen yang kumiliki untuk membayar operasi plastik "darurat" untuknya.
Saat aku memprotes, mereka menyebutku egois dan kejam.
"Kalau kau tidak bisa berbelas kasih," cibir Danu, kakakku, "lebih baik kau pergi dari sini."
Mereka lebih memilih air mata buaya seorang pembohong daripada mimpi adik kandung mereka sendiri.
Beberapa hari kemudian, saat mereka sedang menikmati liburan mewah ke Bali yang selalu mereka janjikan padaku, aku melihat foto-fotonya. Vanya, berseri-seri tanpa bekas luka, tersenyum di antara kedua kakakku yang memujanya. Masa depanku telah ditukar dengan operasi hidung dan liburan ke pantai.
Saat itulah telepon datang. Sebuah proyek penelitian medis rahasia selama lima belas tahun. Tanpa kontak dengan dunia luar. Hukuman seumur hidup bagi sebagian orang, tapi bagiku, itu adalah tali penyelamat.
Aku mengemasi satu tas, meninggalkan bukti kebohongan Vanya di atas meja agar kakak-kakakku bisa menemukannya, dan pergi untuk selamanya. Putrinya, Kesalahannya
xuanhuan Suamiku, Austin Rogers, telah hilang selama lima tahun, dan tiba-tiba kembali dengan seorang anak bangsawan di luar nikah.
Hal pertama yang dilakukannya adalah menerobos masuk ke kamar putri kami, Joanna, membungkusnya dengan selimut, lalu melemparkannya ke dalam ruang uap.
Saudarinya, Rosita, menyeringai saat menuangkan sekotak lintah ke dalam dan mengunci pintunya.
Aku segera berlari, memohon agar mereka melepaskan putriku.
Mereka menatapku dengan kebencian.
"Berani sekali kamu memohon? Putri kecil kita kemarin jatuh dan kakinya memar. Jika ibunya tahu, kita semua akan mendapat masalah besar. Kamu pasti cemburu! Kamu ingin kami terus terjebak di tempat yang menyedihkan ini bersamamu selamanya."
Saat itu, aku akhirnya mengerti bahwa mereka berniat menggunakan nyawa putriku untuk meredakan amarah Ratu Slaka.
Namun, rencana mereka pasti gagal.
Orang yang sedang digigit lintah di dalam bukanlah putriku.
Mereka akan segera menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. Anda mungkin suka
My Doctor genius Wife
Amoorra
Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil.
Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal
Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa.
Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu.
Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun.
Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa.
Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya.
Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita.
Dia akan kembali pada mereka semua!
Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi!
Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri.
Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap.
Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara!
"Jangan Berharap aku akan menceraikanmu"
Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu.
"Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya"
Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda. Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gemoy Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku.
''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.
''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.
lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.
''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.
jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .
Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri.
''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.
Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.
''Jangan nak... ibu mohon....
Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.
Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............
Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!
Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.
Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.
Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!" Gairah Citra dan Kenikmatan
Juliana Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.
Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.
Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.