Intan Scr
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Intan Scr
Pengantin SMA
Romantis Anak SMA seperti Laura dan Kavin memang suka penasaran, selalu bilang ingin cepat dewasa, dan gemar mencoba banyak hal. Namun, pernikahan jelas bukan salah satunya. Dua manusia itu menentang habis-habisan keputusan keluarga mereka untuk menikah setelah terciduk tidur di satu kamar. Terlebih mereka memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang. Tetapi, karena tak memiliki pilihan lain, mereka terpaksa menurut dan menjalani kehidupan pernikahan di usia yang masih belia.
Tidak semanis dan seindah kisah cinta dalam novel, kehidupan pernikahan rupanya lebih sulit dan menyiksa daripada menghadapi soal-soal Kimia, Fisika, dan Matematika yang digabung menjadi satu. Belum lagi fluktuasi emosi khas darah muda makin menambah kadar stres dua sejoli itu melebihi mood swing saat PMS.
Satu solusi utama dari semua masalah yang terjadi adalah bercerai. Sayang, Kavin dan Laura belum punya kuasa untuk itu.
Selama beberapa waktu, mereka harus berdamai dan menjalani kehidupan pernikahan tidak diinginkan sambil menantikan hari ketika mereka akhirnya bisa berpisah. Mampukah pasangan bak kucing dan anjing itu bertahan sampai akhir dalam keadaan tetap waras?
Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.