Ilham Saputra
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Ilham Saputra
Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
Romantis Haura Ghania Eftikhar, seorang wanita tangguh yang bekerja sebagai tentara bayaran, tidak pernah percaya pada cinta. Hidupnya penuh dengan misi dan perhitungan, hingga suatu hari ia bertemu dengan Sean Wijaya, CEO tampan dan karismatik yang menawarkan dunia yang berbeda: cinta tulus dan perhatian tanpa lelah.
Awalnya skeptis, Haura perlahan luluh pada ketulusan Sean. Ia rela meninggalkan pekerjaannya sebagai tentara bayaran dan mengambil alih posisi sebagai CEO di perusahaan pamannya, demi menjaga rahasianya dari sang kekasih. Sean mengejar cintanya bertahun-tahun dengan penuh kesabaran, membuat Haura akhirnya menyerahkan hatinya. Pernikahan mereka berjalan bahagia, namun kebahagiaan itu ternoda ketika Haura menyaksikan sendiri pengkhianatan Sean-ia melihat pria itu memperlakukan wanita lain dengan mesra di depan matanya.
Hati Haura hancur, dan Sean baru merasakan penyesalan mendalam ketika Haura memilih pergi. Ia meminta kesempatan kedua, berjanji untuk memperbaiki segalanya. Namun, di tengah kekacauan hati Haura, seorang remaja tampan muncul, menawarkan cinta yang tulus tapi dibalut obsesi. Satu Talak Seribu Luka
Romantis Aurelia Shanum Dirgantara, wanita menawan yang diceraikan suaminya tepat sehari setelah kematian ayah mertuanya. Pernikahan mereka yang sejak awal hanya dibangun atas dasar rasa balas budi itu akhirnya runtuh juga, bahkan sebelum sempat berumur setahun. Enam bulan kebersamaan mereka berakhir begitu saja saat sang suami, Damian Revan Alveric, menjatuhkan lafaz talak di hari berkabung keluarganya.
Kini, dua tahun telah berlalu sejak hari menyakitkan itu. Waktu telah mengubah banyak hal-termasuk Aurelia. Dari seorang istri yang dulu selalu terlihat rapuh, kini ia tampil anggun, percaya diri, dan penuh pesona. Senyuman ramah nyaris tak pernah lepas dari wajahnya, mencerminkan ketenangan yang berhasil ia bangun kembali setelah masa-masa kelam hidupnya.
Takdir kemudian mempertemukan mereka kembali secara tak terduga. Di kantor perusahaan penyelenggara pernikahan milik Aurelia-yang telah sukses ia bangun dari nol-ia harus berhadapan langsung dengan Damian. Pria yang pernah meremukkan hatinya itu kini datang sebagai klien, calon pengantin pria yang pernikahannya justru akan dipersiapkan oleh Aurelia sendiri. Anda mungkin suka
Gairah Citra dan Kenikmatan
Juliana Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.
Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.
Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin. Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gemoy Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku.
''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.
''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.
lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.
''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.
jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .
Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri.
''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.
Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.
''Jangan nak... ibu mohon....
Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.
Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............
Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!
Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.
Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.
Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!" Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian.....