Gustini
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Gustini
Ipar adalah Maut Pernikahan
Romantis Dian, seorang istri yang tampak menjalani kehidupan harmonis, menyembunyikan luka batin dan rahasia kelam yang mulai menguasai hidupnya. Hubungan terlarangnya dengan Raihan, pria yang juga terjebak dalam pernikahan tanpa cinta, semakin membawa keduanya ke dalam pusaran dosa.
Pagi itu, setelah malam panjang yang penuh kesalahan, Dian diliputi rasa bersalah yang mendalam. Ia menyadari bahwa perbuatannya bukan hanya melukai suaminya, Galih, tetapi juga Laras, istri Raihan, yang selama ini menganggapnya sebagai sahabat sekaligus saudara.
Saat Dian berusaha menjauh dari Raihan dan menghentikan hubungan mereka, Raihan justru semakin menunjukkan cintanya yang obsesif. Namun, konflik semakin memuncak ketika Laras tiba-tiba muncul di depan kamar Dian tanpa menyadari apa yang sebenarnya terjadi.
Di tengah dilema moral dan tekanan emosional, Dian merasa semakin terjebak dalam bayangan kelam yang mengancam untuk menghancurkan segalanya-pernikahan, persahabatan, dan masa depannya. Akankah ia mampu keluar dari jeratan ini sebelum semuanya terlambat?
Cinta Terlarang & Rahasia
Romantis Tanpa ia duga, perasaan cinta tumbuh di hati Karina terhadap Evan, kakak sahabatnya yang telah menikah. Karina, gadis muda yang tumbuh dari keluarga broken home, merasa terjebak dalam perasaan yang salah. Ketika cintanya akhirnya terbalas, hubungan terlarang antara mereka pun dimulai.
Namun, kebahagiaan itu hanya sementara. Karina terpaksa melepaskan Evan saat hubungan mereka terbongkar, membuat dirinya dibenci oleh semua orang, termasuk sahabatnya, Siska, yang menganggapnya sebagai perusak rumah tangga.
Dengan hati yang remuk, Karina memilih pergi, membawa serta buah cintanya dengan Evan yang diam-diam telah tumbuh di rahimnya. Beberapa tahun berlalu, Karina kembali ke Jakarta bersama seorang anak laki-laki yang tampan. Kehadirannya memunculkan banyak pertanyaan: siapa ayah dari anak itu?
Rahasia yang selama ini Karina jaga mulai terancam terbongkar. Sampai kapan ia mampu menyembunyikan kenyataan bahwa Evan adalah ayah biologis anaknya dari semua orang di masa lalunya? Anda mungkin suka
HASRAT MEMBARA CEO PERKASA
ZEMIRA_FORTUNATUS Bacaan dewasa 21 tahun ke atas.
Kisah ini adalah sekuel dari novelku yang berjudul, Cintaku Bersemi di Masa Remaja.
Perjalanan cinta salah satu personil Geng ARJOFA bernama, Joseph Mikuel dan kekasih hatinya, Mary Violet.
Joseph, seorang CEO dari sebuah perusahaan ternama di Jakarta, JM Corp. Tak pernah menyangka jika Mary, kekasihnya saat SMA yang selama ini dicari-cari olehnya, karena pergi meninggalkannya tanpa ada kata putus, malah sedang melamar di perusahaannya sebagai sekretaris pribadinya.
Dengan kekuasaannya, Joseph pun meloloskan Mary sebagai satu-satunya kandidat yang melamar sebagai sekretaris pribadinya.
Mary pun sangat kaget saat mengetahui jika bosnya adalah Joseph, kekasihnya saat remaja dulu.
Mungkin Mary masih menyimpan perasaan kepada Joseph?
"Ataukah ada pria lain di hatinya?
"Bagaimana caranya cinta lama mereka yang belum kelar, dapat bersemi kembali?
Penasaran? Yuk ikuti kisahnya!
Plagiarisme melanggar undang-undang hak cipta nomor 28 tahun 2014.
Lima Tahun, Satu Kebohongan yang Menghancurkan
Delilah Suamiku sedang mandi, suara air yang mengalir menjadi irama yang akrab di pagi hari kami. Aku baru saja meletakkan secangkir kopi di mejanya, sebuah ritual kecil dalam lima tahun pernikahan kami yang kukira sempurna.
Lalu, sebuah notifikasi email muncul di laptopnya: "Anda diundang ke Pembaptisan Leo Nugraha." Nama belakang kami. Pengirimnya: Rania Adeline, seorang influencer media sosial.
Rasa ngeri yang dingin langsung menusukku. Itu adalah undangan untuk putranya, seorang putra yang tidak pernah kuketahui keberadaannya. Aku pergi ke gereja, bersembunyi di balik bayang-bayang, dan aku melihatnya menggendong seorang bayi, anak laki-laki dengan rambut dan mata gelapnya. Rania Adeline, sang ibu, bersandar di bahunya, sebuah potret kebahagiaan rumah tangga.
Mereka tampak seperti sebuah keluarga. Keluarga yang sempurna dan bahagia. Duniaku runtuh. Aku teringat dia menolak punya anak denganku, dengan alasan tekanan pekerjaan. Semua perjalanan bisnisnya, malam-malamnya yang larut—apakah dihabiskan bersama mereka?
Kebohongan itu begitu mudah baginya. Bagaimana bisa aku sebodoh ini?
Aku menelepon Program Fellowship Arsitektur di Singapura, sebuah program bergengsi yang kutunda demi dirinya. "Saya ingin menerima fellowship itu," kataku, suaraku terdengar sangat tenang. "Saya bisa segera berangkat."