Fortuna Aldri
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Fortuna Aldri
Beautiful Secret
Romantis Liam Andreas Ville, seorang billionaire matang berusia 30 tahun dan memiliki seorang istri yang sangat mengutamakan kecantikan, fashion, dan juga uang. Hari-harinya dihabiskan dengan tiga hal itu hingga ia sering kali mengabaikan apa yang menjadi kewajibannya sebagai seorang istri untuk Liam.
Emily Alexandra Orlando, seorang wanita berusia 22 tahun dan memiliki seorang saudara perempuan yang berusia 3 tahun lebih tua darinya, Roseline Marie Orlando. Kecantikan, fashion, dan uang, adalah tiga hal utama untuk mereka berdua. Tapi, tentu saja terdapat perbedaan yang mencolok di antara keduanya. Emily yang selalu bekerja keras untuk mendapatkan uang dari pekerjaan rahasianya itu dan Rose yang masih mengandalkan harta kekayaan orang tua mereka dan juga harta milik Liam, suaminya.
Hingga pada suatu malam, pekerjaan rahasia yang telah dilakukan oleh Emily selama dua tahun lamanya pun akhirnya terbongkar karena telah diketahui oleh kakak iparnya itu, Liam, dan membuat mereka berdua melakukan sebuah kesepakatan rahasia agar pekerjaan yang Emily lakukan selama ini tak diketahui oleh keluarganya, termasuk Rose yang tergolong sangat selektif tentang sebuah pekerjaan. Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.