Felix Hollow
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Felix Hollow
Pria yang Meninggalkan Cintanya
Romantis Selama sepuluh tahun, aku kira Baskara Aditama adalah penyelamatku, yang menarikku dari kota kecilku di Jawa Tengah ke gemerlapnya Jakarta, tempat aku menjadi tunangannya yang setia dan seorang model tangan yang sukses.
Lalu, sebuah manikur kejutan yang dipesan Bas di salon milik mantannya, Karinina, justru menghancurkan tanganku, melenyapkan karierku hanya beberapa hari sebelum penandatanganan kontrak besar.
Ketika agenku mengancam akan menuntut Karina, amarah Bas meledak, menuduhku menghancurkan bisnis mantannya itu. Beberapa hari kemudian, dia membawaku jauh ke dalam sebuah taman nasional, menarikku keluar dari mobil, melemparkan tasku ke tanah, dan pergi begitu saja, meninggalkanku terdampar, hamil, dan tanpa sinyal ponsel.
Setelah dua hari penuh teror dan dehidrasi, aku kembali ke apartemen dan mendapati Bas sedang tertawa santai dengan teman-temannya, membicarakan bagaimana dia menelantarkanku, menyebutku "pengganti sementara" dan mengejek karierku, menampakkan sifat aslinya yang kejam.
Aku tidak bisa mengerti bagaimana pria yang kucintai, ayah dari anak yang kukandung, bisa melihatku sebagai objek sekali pakai, terutama setelah keluargaku sendiri telah mencoretku, membuatku benar-benar sendirian dan tidak punya tempat untuk pergi.
Dengan tidak ada lagi yang bisa kurasakan hilang, aku membuat keputusan: aku akan memutuskan semua ikatan dengan Bas, dimulai dari bayi ini, dan merebut kembali hidupku, tidak peduli apa pun risikonya. Anda mungkin suka
Gairah Citra dan Kenikmatan
Juliana Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.
Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.
Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin. Pemuas Nafsu Keponakan
kodav Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel
Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku.
Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini.
Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku.
Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis.
Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?