Fallen Dream
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Fallen Dream
Tinggal Bersama Mantan Suamiku
Romantis Sarah tidak pernah menyangka dia akan bertemu kembali dengan Michael yang merupakan mantan suaminya di ruang bedah dengan tubuhnya yang penuh luka dan butuh perawatan darinya.
Perceraian itu telah berlalu selama tiga tahun, tapi Sarah tidak memiliki ingatan yang baik tentang pria itu, kalau bisa… dia akan membiarkannya mati, tapi dia adalah seorang dokter, dan tugas seorang dokter adalah menyelamatkan pasiennya.
Namun, Sarah langsung segera menyesali keputusannya untuk menyelamatkan pria itu karena tiba-tiba ternyata Michael mengalami amnesia dan mengingat bahwa mereka baru saja menikah!
Yang membuat Sarah lebih menyesal lagi, kenapa dia dengan bodohnya menerima permintaan mantan mertuanya untuk berpura-pura tetap menjadi istri Michael sambil merawatnya?
Tapi… selama menghabiskan waktunya bersama mantan suaminya itu, sikap Michael sangat berbeda dengan apa yang terakhir kali diingat oleh Sarah. Dia sangat lembut… dan penyayang, membuat perasaannya yang dia pikir sudah menghilang, ternyata masih ada.
Apakah Sarah bisa mengatasi perasaannya? Lalu… apa yang akan terjadi ketika ingatan Michael tiba-tiba kembali? Apakah sikapnya akan tetap sama seperti itu?
=============
EXCERPT:
“Wifey,” panggil Michael sambil menatap ke arah Sarah yang sedang berbaring disampingnya.
“Hm,” jawab Sarah dengan singkat, tanpa memandang ke arah Michael.
“Sepertinya aku sudah sehat.”
Tubuh Sarah menegang ketika mendengar hal itu. Michael sudah sehat? Apakah itu artinya dia telah mengingat semuanya? Apakah dia akan memarahiku karena telah menipunya.
“Wifey? Kenapa diam saja? Aku rasa aku sudah sehat dan aku bisa melakukannya,” ucap Michael dengan pelan.
“Apa maksudmu?” Sarah akhirnya menatap Michael dengan alis terangkat.
“Membuat bayi.”
Suami Kontrak CEO Ternyata Mafia
Miliarder Nam Elena, CEO dari perusahan Wang, salah satu perusahan terbesar di dunia bisnis. Dengan kecantikannya yang menawan dan kekayaannya yang berlimpah, orang akan berasumsi bahwa Elena memiliki semuanya.
Namun, meski sukses, dia tidak bisa menghindari pertanyaan yang terus-menerus mengganggunya dari orang tuanya: "Kapan kamu akan menikah?" karena dia sekarang berusia 35 tahun. Usia yang menurut norma seharusnya sudah berada pada jalur untuk membangun keluarga.
Sejujurnya Elena sama sekali tidak ingin menikah, apalagi setelah mengalami kejadian tidak menyenangkan dua tahun lalu. Sebuah kejadian yang membuatnya tidak lagi percaya pada cinta.
Saat Elena menikmati malamnya di sebuah restoran, seorang pria tak terduga bernama Yuchen duduk di mejanya. Karena keliru mempercayainya sebagai orang lain, Yuchen dengan berani mengusulkannya untuk menjadi sponsor dengan imbalan bahwa dia akan memuaskan Elena.
Dihadapkan dengan situasi seperti itu, Elena menyusun rencana yang berani—bagaimana jika dia mensponsori pria itu dengan imbalan dia menjadi suaminya? Dengan sikap Yuchen yang putus asa dan penampilan tampannya, mereka bisa dianggap sebagai pasangan tanpa menimbulkan kecurigaan.
Pada akhirnya, Elena menawari Yuchen kontrak pernikahan, yang awalnya dia pikir akan menyelesaikan masalahnya.
Namun saat mereka berperan sebagai suami istri, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Elena, yang dulunya tidak percaya tentang cinta, mendapati dirinya tertarik pada sifat manis dan penuh kasih sayang Yuchen. Meski mengetahui itu semua hanya pura-pura, hatinya mulai berdebar.
Namun, siapa sangka kalau Yuchen, pria yang dikiranya akan menjadi suaminya demi uang, ternyata punya banyak rahasia.
Saat Elena menggali lebih dalam dunia misterius Yuchen, sebuah rahasia mengerikan terungkap.
Ternyata dia adalah anggota kunci dari keluarga mafia terkenal!
Tapi, apakah hanya itu rahasia yang Yuchen sembunyikan?
Rahasia kelam apa yang dia sembunyikan, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pernikahan pura-pura mereka?
Akankah Elena memilih untuk menghadapi kebenaran yang berbahaya, mempertaruhkan hati dan keselamatannya demi pria yang tidak bisa dia percayai sepenuhnya?
Atau akankah daya pikat sandiwara mereka terlalu memabukkan untuk ditolak, menggodanya untuk bermain api, meskipun itu berarti terbakar? Anda mungkin suka
Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat." Madu Untuk Istriku
bundaRey "Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni.
"Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu.
Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya.
"InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana?
"Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani.
"Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar.
"Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu.
"Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni.
Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani.
"Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab. Mertua Pilih Kasih Tidak Tahu Kami Banyak Uang
Mokaciinoo Jika bukan karena wajah sang suami yang begitu mirip dengan bapak mertua, Astri akan beranggapan bahwa suaminya itu adalah anak pungut. Sebab, begitu berbedanya perlakuan sang mertua pada suaminya. Hal ini kerap kali membuat Astri bertanya-tanya, ada apa gerangan? Apa kesalahan yang telah dilakukan suaminya hingga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang tuanya sendiri?
Namun, melihat kesabaran sang suami menghadapi semua perlakuan tidak adil orang tuanya, Astri hanya bisa mengikuti. Untungnya sang suami bukanlah orang yang mudah putus asa hanya karena diperlakukan dengan tidak adil.
Mas Ruslan selaku suaminya ternyata sudah sejak lama mulai mengumpulkan pundi-pundi uang di belakang punggung orang tua yang tidak pernah menghargainya itu. Hal yang sama juga dilakukan oleh Astri. Hingga di mata mertua, mereka hanyalah orang miskin yang tak berarti.
Tetapi karena suatu peristiwa yang melanggar garis bawahnya, Astri mulai merasa muak menjadi orang yang selalu tertindas. Keinginan untuk memberontak pun perlahan muncul di dalam hatinya.
"Lalu lakukan apa yang menurut kamu benar, Tri. Asal jangan sampai ibu sama bapak masuk rumah sakit aja," ujar Mas Ruslan memberi dukungan.
"Jangan khawatir, Mas. Aku cuma mau kasih syok terapi sedikit aja!" jawab Astri dari balik senyum liciknya.
Bagaimana lika-liku keluarga kecil Astri dalam menghadapi ketidakadilan yang diterima di dalam keluarga sang suami?