Dwi Hastuti01
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Dwi Hastuti01
Salah Target
Romantis Blurb
Sebuah sindikat perdagangan manusia, yang dipimpin oleh Andrey, berniat balas dendam terhadap rivalnya di masa lalu. Dengan menculik salah satu putri kesayangan Dicky Prasetyo seorang pengusaha kaya raya yang sukses. Andrey, sengaja mengulur waktu penyekapan Flamboyan Prasetyo hingga satu minggu, dengan harapan akan mendapat sejumlah uang tebusan dengan angka fantastik.
Namun, ternyata sindikat tersebut salah sasaran, dengan menculik Flamboyan Prasetyo yang ternyata anak dari pembantu keluarga Dicky Prasetyo, yang sudah dirawatnya sejak kecil. Sedangkan target yang sebenarnya mereka incar adalah Kirana Prasetyo putri cantik Dicky Prasetyo yang mengalami difabel daksa, yang kebetulan saat penculikan terjadi dia sedang liburan bersama ibunya di luar kota.
Bramastyo Hartawan kekasih Flamboyan Prasetyo berusaha untuk membebaskan kekasihnya, sebab sudah tiga hari Dicky Prasetyo yang berusaha melacak keberadaan putrinya pun tidak ada kabar beritanya. Demi nyawa Flamboyan Prasetyo yang berada di ujung tanduk, dan demi keselamatan calon mertuanya segala macam cara dia lakukan.
Apa yang akan dialami Flamboyan Prasetyo ketika penculiknya tahu bahwa mereka salah sasaran? Dapatkah Bramastyo Hartawan menyelamatkan Flamboyan Prasetyo dan mencari keberadaan Dicky Prasetyo? Bagaimana cara Bramastyo menyelamatkan mereka? Bagaimana akhir kisah cinta Bramastyo dan Flamboyan? Nantikan kisahnya hanya di Salah Target. Anda mungkin suka
Kutandatangani Surat Cerai, Dia Kehilangan Segalanya
Jasper Night Selama dua tahun, aku memainkan peran sebagai istri yang sempurna, bodoh, dan penurut untuk miliarder Baskara Adiputra.
Namun malam ini, dia melemparkan draf perceraian ke hadapanku karena cinta pertamanya, Jasmine, telah kembali dalam keadaan sakit.
Baskara menatapku seolah aku adalah noda menjijikkan, memberiku kompensasi murah dan menyebutku pemburu harta yang tidak tahu diri.
Keluarganya ikut menghinaku habis-habisan di acara makan malam, sementara Jasmine dengan licik memalsukan kecelakaan mobil untuk menjebakku atas tuduhan percobaan pembunuhan.
Baskara membela wanita itu mati-matian, berteriak menyuruh polisi menangkapku, dan mengusirku dari pandangannya.
Dia mengira aku akan hancur, menangis, dan memohon untuk tidak dibuang. Dia sama sekali tidak tahu bahwa rekam medis Jasmine adalah pemalsuan tingkat tinggi, dan ada dalang yang mendanai penipuan ini dari balik layar.
Alih-alih menangis, aku menatap matanya dengan tenang.
"Aku ingin penthouse ini, lima persen saham perusahaanmu, dan tunjanganku digandakan."
Setelah memeras kekayaannya dan menandatangani surat cerai, aku kembali ke kamar, membuka brankas rahasia di balik lemari, dan mengeluarkan pistol Glock 19 serta laptop terenkripsiku. Waktunya berhenti bermain rumah-rumahan.