Destik Setiawan
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Destik Setiawan
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Romantis Langkah Olivia terasa berat saat ia menyusuri trotoar dengan map coklat yang mulai lecek di tangannya. Matanya yang letih terus menelusuri setiap pos keamanan yang ia temui, berharap menemukan kesempatan kerja.
"Permisi, Pak. Apakah ada lowongan di perusahaan ini?" tanyanya dengan suara lirih pada seorang satpam yang berjaga.
Baru saja pria itu hendak menjawab, suara deru mesin halus menarik perhatiannya. Sebuah mobil hitam mengilap berhenti di depan gerbang utama. Dengan sigap, satpam itu segera meninggalkan Olivia dan bergegas membukakan gerbang.
Dari dalam mobil, seorang pria melangkah keluar-tinggi, berwibawa, dengan aura yang membuat siapa pun menahan napas. Alexander Drake, pemilik perusahaan, bahkan tanpa sadar mengerutkan kening saat matanya menangkap sosok Olivia yang masih berdiri di dekat pos satpam.
Tatapan mereka bertemu sekilas. Olivia segera menunduk, merasa tak pantas berada di tempat itu, sementara Alexander diam-diam mempertahankan pandangannya. Ada sesuatu pada gadis itu yang menarik perhatiannya-entah apa.
Namun, tanpa kata, ia melangkah masuk ke gedung kantornya. Olivia menghela napas panjang, tak menyadari bahwa dalam hitungan detik, hidupnya akan berubah selamanya. Suamiku Membenciku
Romantis Lilith bukan wanita biasa. Saat malam datang, ia menjalani kehidupan yang tak pernah ia inginkan-bukan karena pilihan, melainkan karena keadaan yang memaksanya. Dunia tidak pernah berpihak padanya, dan ia pun berhenti berharap.
Ibunya, Margaret, selalu menundukkan kepala, malu dengan jalan hidup yang kini ditempuh putrinya. Ayahnya, Henry, memilih untuk diam, seolah keberadaannya pun tak lagi berarti. Keluarga yang hancur, kepercayaan yang rapuh-Lilith terjebak dalam lingkaran yang bahkan tidak pernah ia rancang.
Namun, ada sesuatu dalam kegelapan malam yang membuatnya tetap bertahan. Kebebasan. Kendali. Saat cahaya redup dan dunia terlelap, Lilith menemukan ketenangan di antara bayang-bayang dosa. Sejenak, ia bisa melupakan semua luka yang ditorehkan oleh hidup yang kejam.
Tapi sampai kapan?
Bisakah Lilith menemukan jalan keluar dari kehidupan yang terus menyeretnya ke jurang yang lebih dalam? Ataukah ia akan menyadari bahwa gelapnya malam telah menjadi bagian dari dirinya selamanya?
Anda mungkin suka
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gemoy Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku.
''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.
''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.
lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.
''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.
jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .
Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri.
''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.
Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.
''Jangan nak... ibu mohon....
Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.
Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............
Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!
Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.
Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.
Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"