icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Since I Found You

Bab 2 Keluarga Keegan

Jumlah Kata:1850    |    Dirilis Pada: 08/07/2022

a?" Juan membuntuti Mamanya, Ratna Keegan,

tidak

essie. Pintar masak, cantik, dan yang paling penting, kami

nya melirik putranya sekilas. "Dia terobsesi pa

inya? Atau Mama tidak menyukai Kirana hanya karena Papa dan Mama Kira

AN

l berkacak pinggang. "Mama tegaskan beberapa hal. Papa dan Mama Kirana itu tidak pernah menjalin hubungan. Mama tidak menyu

na. Tapi sekarang Mama memiliki alasan lain, seperti yang Mama

g menjalaninya." Juan mencoba mempertaha

a pada Kirana murni adalah feeling seorang ibu yang merasa putranya terancam

akhirnya Ratna mendesah lelah. "Baiklah, Mama me

ri. Kemudian dia berbalik hendak keluar dari dapur namun be

ita akan

ada sar

i sang istri yang tiba-tiba. Bahkan tanpa penj

eadaan marah. Meski dia bilang menyerahkan semua keputusan di

tampak akan bertanya tapi Juan segera mengangkat tangan menyuruh Freddy berhenti lalu berkata

n putranya. Dia menggaruk kepalanya tidak mengerti lalu berteri

longokkan kepalanya melalui pagar pembatas, "Papa jangan be

menunjuk putrinya. "Hei, Nak. Banyak wanita t

R

essie sudah melenggangg kembali ke

apa dengan k

*

mpatkan diri datang ke apartemen Kirana. Dengan kunci cadangan yang Juan miliki, dia masuk ta

ang, membuat sang kekasih memekik kaget tapi kemudia

a?" Kirana tertawa kecil sambil memukul

sekali. Bagaiman

s kalau aku mat

akan menyusulmu." Kali ini nad

keduanya saling menatap. Senyum kecilnya merekah m

an membalas senyum Kirana lalu menunduk untuk

n masakan di hadapannya, masih dalam dekapan Juan. Dia tidak pernah

ng. Aku selalu menyisakan ruang dalam pe

begitu, tunggu sebentar. Ma

aku tidak akan per

r per

a kep

ya beberapa hari ke depan. Selesai memasak, Juan membantu Kirana menyiapkan meja makan. Mereka tampak kompak melakukan aktivitas rumah tangga bersama, layaknya sep

an ulang tahunku?" Kirana mengungkit hal yang tadi semp

, Sayang. Aku harus mengawasi sendiri pembangunan resort yang baru itu. Aku janji begitu

a itu terang-terangan memalingkan wajah dari Juan untuk menunjukkan kekesalan. "

h tangan Kirana di atas meja lalu mengg

an. Matanya berkaca-kaca.

ang kemungkinan besar akan berakhir ricuh. Aku tidak mau kau terjebak di tengah-tengah keributan itu." Juan

luhkan hati Kirana. Dia kembali memalingkan waj

ingat pembicaraan dengan Mamanya tadi. Juan ragu untuk mengatakan kesempatan yang

, Ki

nada lembut sekaligus ragu membuat Ki

erah. "Mama sudah mengalah untuk kita. Dia

aya. Namun dirinya menahan rasa gembira yang mendadak membu

menahan rasa gembiranya. "Tentu saja mengen

p mulut dengan satu tangan yang tidak digen

sih. Tapi Juan mengangguk karena tid

akan tiba." Tangis haru Kirana semak

emeluk Kirana erat. "Sudah kubilang, kan?

imana deng

andel itu tidak

menyukaiku." Nada suara Kirana yang

a-apa jika Mama dan Pap

. "Senang mendengarny

rima kasih karena bersedia men

uan. Tidak ada yang lebih membuat mereka

*

h kau tahu detail masalahny

uan. Juan memang memilih naik kapal daripada helikopter untuk menu

pernah malu untuk menunjukkan rasa sayang pada orang tuanya, termasuk

uk erat sang Mama seraya mengecup pelipis wanita y

memburuk di sana. Lebih baik uang yang sudah kau keluar

embuatnya tidak bisa marah terlalu lama pada putranya itu. Jika Juan bi

a Jessie. Bibir sang adik mengerut tidak suka. Dia ingin ik

dengan sayang namun Jessie langsung menepis tangan Juan. "Jangan merajuk t

na! Semoga kau

ssi

opan pada kakaknya, namun gadis yang sudah berusia dua puluh dua tahun itu tidak pernah mau menurut

g, namun terkekeh geli. "Jangan m

ntuk senyuman. "Jessie malah mendoakan se

uka mendengar kalimat Jessie yang menyiratka

Freddy menyela, menyadari suas

uk menenangkan diri. "Sebentar

yang sedang ia tunggu tampak berlari ke arahnya. Senyum Juan

, be

segera menutup mulutnya rapat seraya memalingkan wajah agar tidak m

sendiri tidak tahu apa yang salah dari Kirana. Namun hatinya tidak pernah setuju Juan memilih wanita itu. Sementara Jessie tidak me

wajah Juan bersinar cerah melihat sang kekas

gan Juan terulur, membelai pipi Kira

nyum. "Aku tidak sanggup mena

menden

di dada. "Berjanjilah kau akan menjaga diri di sana. A

jan

Juan semakin menunduk, membuat w

pergi dengan kap

ika Juan menegakkan punggung lalu berbalik, dan-Juan melongo melihat

KALIAN L

lima meter menuju laut lepas. Dia bahkan melupakan Kirana, mengabaikan t

ikan sekeliling dan mengabaikan keluarganya bukanla

--------

ya Emi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka