icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PUISI CINTA DARI TIMUR

Bab 10 PANGLIMA PERTAHANAN

Jumlah Kata:1319    |    Dirilis Pada: 05/05/2022

nan menjulang istana Dong Taiyang. Rombongan Ratu Yang tampak memasuki gerbang tinggi istana. Kare

eninggalkan gunung Huan Zhu. Perdana Menteri Han cemas jika mereka tetap bermal

n dari kudanya. Kemudian keduanya menyambut Ratu Yang keluar dari tandunya. Para da

asuk istana. Jenderal Chou tersenyum sambil menoleh pada Lu Sicheng. Dia sangat

g Taiyang ini. Di atas istana tampak bendera Dong Taiyang berkibaran diterpa angin dari Barat. Bendera de

dikit terbawa perasaan. Andaikan ayah dan ibunya masih hidup, a

ayo kita

g segera menoleh lalu mengangguk. Jenderal Chou menepuk sat

masuk istana. Yihua mengapitnya dari belakang. Para dayang menyam

n sekali. Siap

at menawan sep

an se

yakan pada Je

sampai tak ingin berpaling dari pemandangan di hadapannya itu. Sedangkan Lu Sicheng hany

g kalian bicarakan?"

eri. Dia tampak biasa saja. Hanya saja pakaian yang ia kenakan terlihat me

ang datang bersama rombongan Yang Mulia. Lihatla

jah penasarannya segera mencari pemuda yang dimaksud oleh para dayang itu. Namun dirinya tak melihat siapa

ku lihat? Di mana pemuda yang kal

ekik seorang dayang membua

pemuda itu sangat tampan. Astaga, dia menuju ke mari. Xue Ying tak

ungguku?" tanya seorang pemud

al! Hong Ri sudah membuyarkan

rlalu dengan wajah kesalnya pada Hong Ri. Bahkan gadis

ng heran hanya menggaruk kul

gal. Tempat itu ada di bagian belakang istana. Di sana ada dua bangunan khusus, satu untuk para praj

at pedang dan tempat untuk berlatih. Semua tempat itu Jenderal Chou tunjukkan pada L

hanya bersuara bila sang jenderal bertanya saja. Dasar batu es! Jenderal Chou mulai memb

sangat lelah sekarang," ucap Jenderal Chou sembari mendorong pintu sebuah kamar yang ber

atanya mulai memindai seisi kamar. Tempatnya lumayan luas dan tak banyak

irahatlah. Aku harus menghadap Yang Mulia Ratu lebih dulu."

lkan kamar. Namun alangkah terkejutnya dia, melihat ada ba

ian di sini?" tanya Jen

samamu tadi? Aku ingin melihatnya," tanya X

ngan mengganggunya. Ayo pergi." Secara hal

Oh, nama yang

kak

angat

menggelengkan kepalanya kemudian berlalu. Tak heran jika para gadis itu begitu antusias untuk m

ak bisa tidur. Ucapan raja iblis sungguh membuatnya gelisah. Maha Dewa. Kenapa Xin Yi me

sek

ra seorang pria mengetuk

t dari duduknnya. Ia ber

ditugaskan oleh Jenderal C

angat kurus dengan wajahnya yang dipenuhi jerawat batu. Sedangkan kedua tanga

Lu Sicheng dengan

um senang lanta

itu karena perintah Yang Mulia Ratu." Hong Ri menuangkan poci teh pada cangkir

tipis, lantas menyesap pada

rtanya?" tukas Hong Ri

jawab Lu Sichen

licin? Bahkan aku seperti sedang melihat lukisan saja. Bagaimana

aja tersedak menden

g Mu

Mereka sangat kaget melihat Ratu Yang datang. Sang ratu datang

i hadapan dengan Lu Sicheng. Suaranya sangat lembut seperti sebuah nyanyian hujan di musim semi. Membuat hati Lu

kan wajahnya di hadapan Ratu Yang. Dia tak mungki

dan para petinggi istana. Aku ingin mengangkatmu untuk menjadi Panglima Pertahanan di ke

p

ma di kerajaan

ngat terkejut

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka