icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Bab 9 9. I Hate Monday

Jumlah Kata:759    |    Dirilis Pada: 30/11/2021

agian orang. Di mana setelah dua hari berlibur di hari Sabtu dan Minggu, maka Seni

Senin pagi ini, di mana aku harus bangun lebih pagi karen

u bangun dari posisi berbaring, lalu sambil mengucek mata kupastikan lagi bahwa benar tak ada su

Raka? Jika ia, kenapa anak lelaki itu nampak begitu spesial bagi suamiku? Ku

g menyala. Itu tandanya Bik Isah sudah bangun dan mungkin sedang salat Subuh.

ak lelaki itu di balik selimut. Kulepas sandal kamarku, lalu dengan kaki telanjang berjalan mendekat pada suamiku yang masih

ah dan anak. Aku tersenyum miring sambil menggelengkan kepala. Pantas saja Mas E

ntuk mengurus Raka. Apalagi semalam suamiku memberikanku kunci mobil baru

yatim, anggap saja ini bagian dari ibadahku kepada Tuhan. Sepertinya mandi dan salah Subuh har

rdengar dari arah dapur. Aku yang sedang membuka jendela depan ruang tamu

Sehat loh, ada sayuran, baso, dan juga sosis,"

t Mas Edwin sambil meninggalkanku yang tergugu di depan meja makan. Sengaja aku sibuk di dapur pagi hari, demi membuatkan nasi

edihkan. Kututup kembali hidangan nasi goreng dengan tudung saji. Lalu aku berjalan menuju kam

panggilku sambil mengetuk pel

nya aku, saat mendapati Raka yang masih bergelung di dalam selimut sambil bermain tab. Buk

h atas keadaan yang baru saja aku jumpai dalam hidupku. Akan berbeda rasanya jika anak sendiri. Ini anak orang

tanyaku dengan suara lemah lembut. Ia hanya mel

ante tanya tidak dijawab?" tanyaku l

gga membuatku tak bisa mengatakan apapun. Mulutku setengah terbuka, dan merasa sangat bodoh pagi ini, berhadapan

yang ada di dalam rumahku. Sepertinya tidak hanya Mas Edwin yang akan membuat aku darah tinggi. Kini dit

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1. Kamu Yakin Subur 2 Bab 2 2. Tisu Magic3 Bab 3 3. Nasi Merah untuk Kesehatan Organ Vital4 Bab 4 4. Kado Spesial dari Edwin5 Bab 5 5. Alat Getar6 Bab 6 6. Ritual Kamar Mandi7 Bab 7 7. Pesan Mertua8 Bab 8 8. Kehadiran Raka9 Bab 9 9. I Hate Monday10 Bab 10 10. Ada apa ini 11 Bab 11 11. Apa Hubungan Edwin dan Raka 12 Bab 12 12. Air Keras13 Bab 13 13. Guru Les Raka14 Bab 14 14. Ular Genit15 Bab 15 15. Mengambil Sikap16 Bab 16 16.Membalas Kecurangan Edwin17 Bab 17 17. Mengusir Edwin18 Bab 18 18. Teror19 Bab 19 19. Memutarbalikkan Fakta20 Bab 20 20. Teriakan Kebenaran21 Bab 21 21. Hadirman Suteja22 Bab 22 22. Teror Bagian 223 Bab 23 23. Morning Kiss24 Bab 24 24. Berdamai atau Tidak25 Bab 25 25. Eva Rianti26 Bab 26 26. Rencana Pernikahan27 Bab 27 27. Fitnah yang Keji28 Bab 28 28. Liciknya Edwin29 Bab 29 29. Bertemu Mas Dirman30 Bab 30 30. Rahasia Mila31 Bab 31 31. Rahasia kotak di atas lemari 32 Bab 32 32. Ada apa dengan Ginjal Ria 33 Bab 33 33. Tamparan dari Mila34 Bab 34 34. Lapor Polisi35 Bab 35 35. Ditangkap Polisi36 Bab 36 36. Nasib Edwin dan Mila37 Bab 37 37. Kapan Nikah38 Bab 38 38. Apakah Kebusukan Mila Terbongkar 39 Bab 39 39. Titik Terang40 Bab 40 40. Permohonan Ibu Mertua41 Bab 41 41. Mencuri Kecup42 Bab 42 42. Putusan Pengadilan43 Bab 43 43. Dilamar44 Bab 44 44. OTW Malam Pertama45 Bab 45 45. Mila Sakit Keras46 Bab 46 46. Menikmati Peran Ibu47 Bab 47 47. Kapan Aku Hamil 48 Bab 48 48. Apakah Harus Memaafkan 49 Bab 49 49. Pecal Lele50 Bab 50 50. Ending51 Bab 51 51. Ekstra part