icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Bab 4 4. Kado Spesial dari Edwin

Jumlah Kata:935    |    Dirilis Pada: 26/11/2021

anyakan kesuburan saya, ayo kita ke dokter. Saya sayang Ibu, tapi bukan berarti Ibu yang mengatu

u

u

u

rapa perempuan untuk membuat Mas Edwin sembuh? Percuma! Karena kuncinya ada pada Mas E

pagi, sudah ada saja kabar

r

r

mpuanku lagi yang menelepon memarahiku. Lebih baik aku acuhkan saja. Kubiark

njuk bibik saat aku cuek

iseng yang nawarin jasa dukun online

juga dong?" Bibik bertanya dengan polosnya. Kali ini ia mengikuti langkah kaki

?" tanyanya lag

t menakutinya. Yah, walaupun usianya menjelang setengah baya, tetapi Bik Isah suka sekali bermain media sosial. Jika saat se

g orang-orang unik. Tidak suami,

au mau posting foto pakai masker aja ya. Biar gak ke

Bibik fokus mengerjakan pekerjaan rumah. Dah, saya m

engenai kesehatan lelaki, terutama organ vital. Susah sekali rasanya ingin buru-b

n yang terbaik juga untuknya dan kehidupan pernikahan kami.

engan seksama, kuresapi, dan kutimbang-timbang dengan matang. Bisa saja, deng

ada Bik Isah, saat mengambil kunci mobil

yum. Kulangkahkan kaki ringan menuju garasi. Sud

emal. Hadiah ulang tahun pernikahan tahun lalu. Oh iya, aku lupa. Tahun ini kenapa Mas Edwin belum memberi kado? Sambil mela

sar tradisional. Aku membelanjakan beberapa bajan makanan untuk dikonsumsi suam

ak lupa juga aku belikan untuk Mang Dirman dan Bik Isah. Cuaca sangat terik dan teng

mun, tanpa ia sadari, aku kaget melihat sesuatu yang timbul dari balik celana batik yang ia ke

u pada lelaki itu. Kepalanya mengangguk, tetapi ia t

ra sedikit keras. Bik Isah kelua

sekali belanjaannya?" tanyanya ber

ehernya

u

u

u

ru dia minum. Aku yakin, telah terj

masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian. Setelah merasa segar kembali, aku pergi ke dapur untuk memb

aper bag. Aku baru saja selesai mengolah masakan terakhir untuknya. K

tanyaku dengan w

ing baju kemejanya satu per satu. Kami masih duduk di ruang tamu dan Bik I

tanyaku tak sabar. Mas Edwin tak menjawab, ia menyeles

ung emas seperti dua tahun lalu. Kubuka dengan tak sabar kotak

ut saat mencoba membaca tulisan

Alat bantu geta

ahan sambil memiki

ni istrimu, Mas. Buka

r

r

njak benda sialan i

*

samb

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1. Kamu Yakin Subur 2 Bab 2 2. Tisu Magic3 Bab 3 3. Nasi Merah untuk Kesehatan Organ Vital4 Bab 4 4. Kado Spesial dari Edwin5 Bab 5 5. Alat Getar6 Bab 6 6. Ritual Kamar Mandi7 Bab 7 7. Pesan Mertua8 Bab 8 8. Kehadiran Raka9 Bab 9 9. I Hate Monday10 Bab 10 10. Ada apa ini 11 Bab 11 11. Apa Hubungan Edwin dan Raka 12 Bab 12 12. Air Keras13 Bab 13 13. Guru Les Raka14 Bab 14 14. Ular Genit15 Bab 15 15. Mengambil Sikap16 Bab 16 16.Membalas Kecurangan Edwin17 Bab 17 17. Mengusir Edwin18 Bab 18 18. Teror19 Bab 19 19. Memutarbalikkan Fakta20 Bab 20 20. Teriakan Kebenaran21 Bab 21 21. Hadirman Suteja22 Bab 22 22. Teror Bagian 223 Bab 23 23. Morning Kiss24 Bab 24 24. Berdamai atau Tidak25 Bab 25 25. Eva Rianti26 Bab 26 26. Rencana Pernikahan27 Bab 27 27. Fitnah yang Keji28 Bab 28 28. Liciknya Edwin29 Bab 29 29. Bertemu Mas Dirman30 Bab 30 30. Rahasia Mila31 Bab 31 31. Rahasia kotak di atas lemari 32 Bab 32 32. Ada apa dengan Ginjal Ria 33 Bab 33 33. Tamparan dari Mila34 Bab 34 34. Lapor Polisi35 Bab 35 35. Ditangkap Polisi36 Bab 36 36. Nasib Edwin dan Mila37 Bab 37 37. Kapan Nikah38 Bab 38 38. Apakah Kebusukan Mila Terbongkar 39 Bab 39 39. Titik Terang40 Bab 40 40. Permohonan Ibu Mertua41 Bab 41 41. Mencuri Kecup42 Bab 42 42. Putusan Pengadilan43 Bab 43 43. Dilamar44 Bab 44 44. OTW Malam Pertama45 Bab 45 45. Mila Sakit Keras46 Bab 46 46. Menikmati Peran Ibu47 Bab 47 47. Kapan Aku Hamil 48 Bab 48 48. Apakah Harus Memaafkan 49 Bab 49 49. Pecal Lele50 Bab 50 50. Ending51 Bab 51 51. Ekstra part