icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjerat Pesona Vampir Tampan

Bab 7 Bukan Manusia

Jumlah Kata:1104    |    Dirilis Pada: 14/11/2022

lah mendengar apa yang baru saja Shada kat

njelasan kepada Shada. Kedua mata bronze ter

tentang keluarga maupun kisah cintamu, Ruth," runtut Shada serius

mkan kedua wajahnya. Ia terlihat sedang mengendalikan dirinya

fkan aku," ungkap Ruth seraya meraih kedua tangan

etap menatap jauh ke dalam manik mata wanita

tuk sekarang hidupku masih terlalu sensitif untuk diceritakan. Please, mengertilah.." Ruth

sambung Shada melepas kedua genggaman Ruth la

sore," imbuhnya mengajak Ruth. Ruth se

dengan suguhan semburat merah orange dan kuni

nja yang selalu memukaunya. Tidak dengan Ruth, yang tidak peduli apapun di luar

arus mengembalikan mobil perusahaan serta melakukan check lock absensi kepulangan mereka. Sedangkan untuk

yawan sudah pulang sejak satu jam yang lalu. Shada dan Ruth menuntun

uth, karena temannya itu sudah bangun beb

tibalah mereka berpisah

th berjalan menghampiri mobilnya samb

rlihat jelas oleh Ruth yang berada cukup jauh dari posisi Shada. Lalu ia masuk ke dalam mobil, membuka

tuh 20 menit saja untuk mencapai tempat tinggalnya. Setelah

ika ponselnya berbunyi. Sontak ia melihat nam

berhasil menempelkan ponsel

seberang teleponnya. Ia tampak mengkhawatirkan

i jalan ya?" Shada mengerutkan dahi, sepertinya

lega yang harus kuurus kerja samanya. Doakan berhasil ya," kata Max

at Max semalam yang sampai menginap di rumahnya

a pintu kamarnya terbuka lebar. Hembusan angin langsung menyeruak bebas

?! Sayang, kau

ya, Max. Aku ingin memastikan pintu kacaku. Bye," gumam

mian kembali mengalun le

mpak Demian mengenakan kaos coklat yang melekat pas pada tubuh berototnya. Ia juga

ndekati Shada dan duduk di sampingnya. Bulu kuduk Shada kembali meremang, nam

lok dan bersinar. Benar-benar ketampanan yang tidak nyata. Ia

hada langsung, namun seketika he

si lebih dulu?" kekeh Demian memperhatikan Shada

pa tebakanku salah?" ungkap Shada berusaha memb

t membelai wajah Shada dengan sebelah tang

u inginkan? Tidur denganku lagi, hmm?" Kali ini

berusaha mengendalikan diri agar tetap tenang. Semua ini demi jawaba

as dari tadi. Lain kali cobalah tidak mengumbar isi

namun juga merasa kagum. Hal itu semakin meng

awab Demi

di pikiranku?" tanya Shada men

ali terkeke

ain-main lebih lama lagi dengan

nyaris berteriak. Baginya Demian ini, meskipun tampan sekaligus misterius, sangat

tik berikutnya, Shada sudah mendaratkan puk

lalu mencoba menyentuh pelan lengan kekar itu. Shada lalu menc

k bisa menembus lenganmu. Siapa kau sebenarnya?" Shada

alah dirinya masih hidup dan bisa bernapas sampai sekarang. Pria tersebut tak melu

. Begitu juga Demian yang hanya diam dan menatap lekat wanita

mpi

rsam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Seperti Mimpi2 Bab 2 Membuktikan Sendiri3 Bab 3 Siapa Dia 4 Bab 4 Terpatri Pikirannya Sendiri5 Bab 5 Hasrat yang Menyatu6 Bab 6 Ingin Lebih Mengenalmu7 Bab 7 Bukan Manusia8 Bab 8 Perihal Dusta dan Curiga9 Bab 9 Karyawan Baru10 Bab 10 Terima Kasih11 Bab 11 Mengawasi Pria Pucat12 Bab 12 Teringat Sesuatu13 Bab 13 Penolakan14 Bab 14 Mencari Bantuan15 Bab 15 Ternyata itu Kau16 Bab 16 Bau Anyir17 Bab 17 I Swear18 Bab 18 Membaca Pikiran Shada19 Bab 19 Layar Monitor Terbelah20 Bab 20 Melupakannya Semalam21 Bab 21 Merasa Dipermainkan!22 Bab 22 Bertemu Ruth23 Bab 23 Tampak Manusiawi24 Bab 24 Mimpir Buruk25 Bab 25 Menentukan Tanggal Pernikahan26 Bab 26 Sierra Madre, LA27 Bab 27 Pembalasan Richard28 Bab 28 Pemuas Nafsu29 Bab 29 Romantic Dinner30 Bab 30 Sekelompok Pria Garang31 Bab 31 Satu Lawan Banyak32 Bab 32 Malam Panas33 Bab 33 Sebuah Informasi34 Bab 34 Sampel Darah Langka35 Bab 35 Menjadi Masalah36 Bab 36 Satu Koin dengan Dua Sisi37 Bab 37 Rapat Dadakan38 Bab 38 Manajer Baru39 Bab 39 Jennifer Sialan!40 Bab 40 Sekotak Nasi Goreng41 Bab 41 Radar Bahaya42 Bab 42 Mempercayai Max43 Bab 43 Terlalu Naif 44 Bab 44 Bekas Pertengkaran Hebat45 Bab 45 Apa Pilihanmu 46 Bab 46 Pelunas Misterius47 Bab 47 Benci Perpisahan48 Bab 48 Tercetus Rencana Ruth49 Bab 49 Noda Merah50 Bab 50 Fitting Baju51 Bab 51 I'm Missing You52 Bab 52 Ayo Pergi ke Pantai!53 Bab 53 Keluarga Elliot54 Bab 54 Demian dan Ruth55 Bab 55 Anjing Peliharaan Shada 56 Bab 56 Kericuhan di Kantor57 Bab 57 Dua Mobil Hitam58 Bab 58 Siapa yang Menyuruhmu !59 Bab 59 Kesalahan Shada60 Bab 60 Niat Busuk Jennifer61 Bab 61 Misteri Cahaya Merah62 Bab 62 Apa yang Sedang Kau Lihat !63 Bab 63 Jangan Mengintip!64 Bab 64 Lama Tak Bertemu Manusia65 Bab 65 Bangkitnya Mike66 Bab 66 Mengendalikan Jennifer67 Bab 67 Perjanjian dan Ancaman68 Bab 68 Kamar 40469 Bab 69 Bodoh!70 Bab 70 Sebuah Foto di Dompet Demian71 Bab 71 Gempuran Peluru72 Bab 72 Gagal Lagi73 Bab 73 Aku Tidak Menginginkannya74 Bab 74 Segelas Cappucino Panas75 Bab 75 Shada adalah Sumber Masalah76 Bab 76 Ternyata Saudara77 Bab 77 Aset Burton78 Bab 78 Hamil 79 Bab 79 Rumah yang Terbakar Habis80 Bab 80 Pria dengan Bau Bensin81 Bab 81 Ini Tempat Tinggal Demian 82 Bab 82 Manusia Paling Tertuduh83 Bab 83 Dikejar Komplotan Bersenjata84 Bab 84 Salju Pertama85 Bab 85 Ucapkan Selamat Tinggal!86 Bab 86 Dua Janji untuk Shada87 Bab 87 Bolehkah Aku Memilikimu 88 Bab 88 Kau Kupecat!89 Bab 89 I Love You Till the End90 Bab 90 Hari Pertama di Ell Food91 Bab 91 Overdose92 Bab 92 Don't Leave Me93 Bab 93 Kisah Klasik yang Romantis94 Bab 94 Jauhi Dia!95 Bab 95 Menagih Tanggung Jawab96 Bab 96 Dimana Kau, Shada 97 Bab 97 Sisi Romantis Lift98 Bab 98 Dasar Pembunuh!99 Bab 99 Ruth Menarik Dendam100 Bab 100 Jangan Mendekat!