icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Bab 7 Part 6 | Beautiful Memories

Jumlah Kata:1195    |    Dirilis Pada: 08/11/2022

ngernyit, keduanya baru saja menaiki tebing yang tidak terlalu tinggi

mbuat Alle hanya tersenyum dan menarik pr

u. Batin Alle membuat Earl hanya tersenyum, membiarkan saat

but wanita itu. "Ya Tuhan, indah sekali." Alle dibuat takjub dengan keindahan itu, membuat Earl menikma

arl menggoda Alle, membuat Alle tertawa dengan ro

. Alle memejamkan matanya, menikmati hangatnya cahaya matahari pagi dan angin pantai yang menyejukkan, Earl pun diam memikirkan banyak

stikannya langsung, membuat Alle men

ikirkan Vale?" Tanya Al

asa cinta antara pria dan wanita. Apa kau pernah memiliki rasa padaku sebagai seorang pria?" Tanya Earl

a Alle, namun Earl tidak menjawabnya, membuat Alle

i. Aku tidak mungkin melupakan janji itu, Earl." Alle tersenyum sendu, membuat Earl juga ikut tersenyum da

arena, aku dan dirimu tidak akan pernah bertemu dengan takdir saling mencintai semacam itu kan, Xa?" Earl menggenggam tangan Alle, hatinya terasa begitu berat untuk mengatakan itu, namun dia merasa harus melakukannya, agar Alle tetap berada di sisinya, karena dia tau,

m-diamnya selama ini, setelah menikahinya, pria itu bahkan masih bisa mengungkapkan dengan

mengecup wajah Earl dengan senyumnya, memilih untuk menyembunyik

r, wanita itu beranjak, mengambil kameranya, mematikan

l bangun dari duduknya, membuat Alle langsung berlari menghindar, hatinya berbunga

nuh makna pada Alle yang kembali menyalakan recorder-nya, ingin menga

Alle, untuk pertama kalinya, pria itu dengan berani mencium Alle walau hanya ciuman biasa yang sudah sangat umum dia lakukan kepada semua teman wanitanya. Namun, tidak pada Alle, pria itu sangat menghindarinya sejak dulu, bahkan pelukan pun dia selalu berusaha menghindarin

rlindung di balik kata sepakat.' Batinnya be

enuruni tebing untuk kembali ke vila dan mencari sarapan, Alle masih sibuk dengan recordernya, m

ekali lagi, mengarahkan kameranya pada Alle, wanita itu terlihat tert

lalak tak percaya, namun detik berikutnya dia tertawa, merangkul bahu Alle dan teru

gin sno

My L

barbeque na

, ma

ihat pantai di

easure,

ada kembang

acak-acak rambut Alle dan mengeratkan pelukannya pada w

iki banyak kenangan manis selama menjadi istri Earl, sahabat yang dicintainya. Dia akan melakukan apap

ak menikmati semua ini, seharusnya dia hanya perlu berakting dengan baik tanpa merasa senang dan bahagia. Hatinya tidak sedang berkhianat kan? Dia mencintai Vale, it

peranmu dengan baik, sebagai suami yang menikmati honeymoon bersama sang istri, dengan keba

untuk Alle, ingat bagaimana kau menghilang dan tidak pernah menghubunginya hampir lebih dari setahun, itu karena apa? Bukan hanya

dak menyetujuinya, dan aku membencinya, jadi dari pada aku bertengkar dengan Alle, lebih baik aku menghindarinya dan fokus membahagiakan Vale yang mencintaiku.' Earl melakukan prote

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)
“Ini tentang Alle yang mencintai sahabatnya -Earl Sanders-, namun sang sahabat mencintai wanita lain yang tidak seharusnya pria itu cintai. Sebuah permintaan dari Earl tentang pernikahan untuk menutupi hubungan terlarang itu membuat Alle setuju. Dia akan mempertaruhkan hidupnya untuk membuat Earl juga mencintainya, walau dia tau resikonya, dan tentu perjuangannya tidak akan mudah, akan selalu ada rasa sakit yang harus dia rasakan di setiap langkah, namun dia tetap akan mencobanya. Mendapatkan cinta dari sang sahabat. Namun, sebuah fakta terungkap, Earl yang mengetahui jika Alle mencintainya dan melanggar janji persahabatan mereka sangat murka. Dia melakukan kesalahan fatal dengan mengusir wanita itu dari hidupnya, di saat Alle tengah hamil anak mereka. Bagaimanakah kehidupan Alle selanjutnya yang harus berjuang sendiri dalam keadaan hamil? Apakah Earl menyesali apa yang telah dia lakukan pada Alle?”