icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Membawa Petaka

Bab 3 Lebih Membela Cantika

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 22/08/2022

ar

telinga Kia dan Arini. Serentak mereka meme

tu saat ketika usiamu sudah seperti Papa, kamu akan tau apa gunanya wanita muda dalam kehidupanmu," tanpa rasa menyesa

mati dan selalu menjadi cinta pertamanya malah menuai luka yang begitu dalam padanya, bahkan Kia juga meny

t kalakuan Arman yang begitu tidak senonoh, bahkan dirumahnya sendiri. Rumah yang ditinggali oleh keluarga kecilnya. "Papa harusnya sadar, kalau Papa punya Kia, Pa. Dia juga perempuan, putri kesayangan Papa, bagaiamana perasaan Kia, jika suatu saat memiliki seorang suami seper

Zoni dan istrinya. Arman akan selalu mengusahakan yang terbaik untuk Kia, dan dia juga tidak akan membiarkan Kia mendapatkan suami seperti d

lu bawa-bawa Kia, dia putri Papa. Jelas Papa tidak akan membiarkan hidup Kia tersiksa dengan menikahkan dia

tetap saja kukuh dengan persepsinya sendiri. Bahkan saat disangkut pautkan dengan Kia, di

imeter, pakaian ketat yang hanya menutupi sebagian pahanya. Rambut yang tergerai panjang dan tas jinjing yang ia g

*

dahal dalam benak Zoni ia wanita murahan yang sangat kotor, dan berhasil meng

g memandangnya, rasa benci dan kesal atas perb

agi. Aku muak melihat kelakuan Papa yang lebih parah dari pada seekor binatang," Kia tidak bisa menahan gejolak untuk tidak berkata kurang sopan pada Arman, i

rnah sekalipun berujar dengan kata-kata yang kasar pada Kia. Rasanya seperti ditikam dengan pisau yang sanga

erti apapun juga, tidak akan mengubah keadaan. Papamu lebih menyukaiku, lantas kamu bisa berbuat apa? Meminta Pa

a yang dikatakan Cantika memang benar, dia sudah merasa tidak tertarik pada Arini.

hubungan mereka yang benar-benar saling mencinta

a puas. Karena kamu benar-benar membuktikan rasa cintamu padaku, dengan kita bercinta disini di rumahm

elihat laki-laki yang mereka sayangi ternyata lebih memilih selingkuhannya dari pada keluarganya sendiri.

ka mendalam pada anak serta istrinya, dan pergi bersama Cantika, wanita yang selama ini ia puja-puja. Paras memang cantik lay

dia tetap memiliki alasan tersendiri. Mengapa lebih memilih selingkuh dan menuruti semua permintaan Can

, lain halnya jika pada Kakak serta mamamu itu. Papa akan bawa Cantika pergi, tapi kamu

perasaannya dan juga mamanya? Yang jelas-jelas sudah melihat perbuatan yang tidak harusnya mereka lihat disini. Andai Kia bisa, ia ingin sekali mencekik wanita yan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Membawa Petaka
Gairah Membawa Petaka
“Mengandung konten 21+ Harap bijak menentukan bacaan... Jangan lupa mampir juga cerita pertama "Mertua Hiperseks" Zakia Ananta Arman, gadis remaja yang masih sangat polos dan tidak pernah mengenal apa itu jatuh cinta sebelumnya. Dia terpesona dengan ketampanan pemuda tampan yang merupakan putra dari kyai pengasuh pesantren dikingkungannya. Malam itu gadis yang cakap dipanggil Kia itu secara sengaja masuk ke dalam kamar pria yang sering di panggil Gus Beren oleh para santri. Kia memasukkan obat perangsang dan alkohol secara bersamaan pada teh yang disajikan oleh Santri dan akan di minum oleh Gus Beren. Alhasil, malam itu tanpa sadar Gus Beren menyetubuhi Kia yang bersembunyi dibalik tirai gorden kamarnya, saat Gus Beren tengah membersihkan badan di kamar mandi setelah acara pengangkatan pengasuh baru di adakan di pesantren yang di miliki abahnya. Hubungan satu malam itu berakhir duka bagi Kia. Ia tidak pernah menyangka bahwa dari hubungan itu ia akan mengandung anak dari Gus Beren, tapi sayangnya Gus Beren tidak mau bertanggung jawab atas anak itu. Karena bagaimana pun anak itu tetap akan bernasab pada ibunya, sebab ia hadir sebelum terjadinya Ijab Qobul pernikahan. Apalagi Kia baru mengetahui, jika Gus Beren sudah memilik istri yang di nikahi secara siri, karena saat ini istri Gus Beren masih melanjutkan pendidikannya di Mesir. Kia teringat akan perbuatan papanya Arman beberapa waktu yang lalu, ia membawa Cantika yang merupakan wanita selingkuhannya ke rumah dan melakukan perbuatan mesum di depan mamanya Arini. Mungkinkah yang terjadi saat ini merupakan balasan atas perbuatan Arman, yang telah menyakiti Arini. Bukan hanya itu, Arman juga sering melampiaskan amarah pada mamanya dan juga kakaknya Zoni saat mereka memberontak kelakuan Arman untuk bermain panas dengan Cantika. Kata-kata Kia terngiang begitu dalam pada ingatan Arman, yang menyiratkan kebencian dari seorang putri yang sangat ia sayangi. Arman tak pernah begitu menyesal atas perlakuannya dan perkataannya yang sering menyakiti Arini dan Zoni, tapi untuk Kia, dia benar-benar menyesal karena telah membuat putri kesayangannya itu kecewa dan berkata kasar padanya. Teringat pada masa lalu kelam tentang Rania yang harus mati akibat ulah Ayah Arman, ia takut hal itu terulang kembali pada Kia. Akankah Kia bisa mendapatkan keadilan serta tanggung jawab dari Gus Beren untuk anak yang dikandung? Sedang usianya saat ini masih belum cukup umur untuk melangsungkan pernikahan karena ia baru 9 SMP. Ataukah ia akan menjalani sisa-sisa hidup dengan karma yang telah papanya perbuat selama ini? Siapakah Rania, yang menyisakan luka begitu dalam bagi Arman?”
1 Bab 1 Awal Perselingkuhan2 Bab 2 Kekecewaan Zoni dan Zakia3 Bab 3 Lebih Membela Cantika4 Bab 4 Mengapa Kia Berbeda 5 Bab 5 Mertua6 Bab 6 Gagal Bercinta7 Bab 7 Pergulatan Panas8 Bab 8 Duka Lara9 Bab 9 Julid Mendatangkan Petaka10 Bab 10 Nyasar11 Bab 11 Terjebak