icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Membawa Petaka

Bab 2 Kekecewaan Zoni dan Zakia

Jumlah Kata:1084    |    Dirilis Pada: 22/08/2022

ari sekolahnya, karena Kia saat ini masih duduk dibangku SMP kelas 9, sedangkan Zoni s

ta buat surprise buat Mama, ajak Papa sekalian." Ujar Z

etar lagi dia akan menghadapi beberapa ujian untuk kelulusannya. Rasa khawatir dan takut Zakia selalu mengha

is remaja itu, yakni Matematika, Fisika dan Kimia. Hingga saat

sih?" Tegur Zoni pada Kia yang masih

Kak. Kena

Kakak perhatikan dari tadi,

alau sampai gak lulus." Tutur Kia yang memang sejak tadi resah dan tak ka

apapun nilainya yang penting kamu sudah berusaha semaksimal mungkin.

g akan mengikuti ujian kelulusan, pasti akan lulus semua. Hanya saja, pikira

ang mengatakan akan membuat surprise untuk mamanya, tapi karena Kia terlalu sibuk

kut saja deh, Kakak tinggal bilang saja apa yang perlu Kia lakukan. Pasti Kia ke

mbuat Mama dan Papa pergi berdua keluar dari rumah, nanti kita siapin segala sesuatunya. Nah, kamu

doang, kan! Ga

agar mau melakukan apa yang ia pinta, karena selama ini Arman tidak pernah menolak permintaan

*

ah mereka. Hal yang menarik perhatian adalah, tumben siang ini Pap

n gaji pas-pasan, ditambah lagi dengan pekerjaan sampingan Arini yang membuka jasa loundry di rumahnya. Meski hanya Loundry, namun bisa menghasilkan uang yang tidak sedikit. Sebab lingkung

ka sepakati bersama, dan lagi kebetulan Arman Papa mereka sudah ada di rumah siang ini. Jadi Kia bi

kur dilantai dan mencoba melindungi mamanya akibat ulah Arman yang dengan keras mendorongnya tadi. "Apa yang Papa lakukan, kenapa Papa men

Mama serta kakaknya. Namun tidak pada dirinya, Kia selalu menjadi

oni juga terlihat syok dengan pemandangan didepannya. Amarah Zoni membuncah saat melihat Arini menangis dipelukan Kia. Ia tidak pernah melihat Arman sek

Pa. Zoni tidak terima jika Mama diperlakukan seperti ini." Tak kalah marahnya dengan Kia, Zoni berteriak dengan penuh amarah

napa." Dengan suara yang dibuat lembut, Arman menjelaskan apa yang ia perbuat pada Arini hanya sebatas karena kesalah Arini. Meski faktanya yang

orot matanya melihat wanita yang ada di kamar kedua orang tuanya. Wanita yang saat itu melihat pertunjuka

a, Pa. Apa yang sudah Papa perbuat bersamanya? Dan untuk apa Papa membawanya kesini, Pa

nya terjadi hingga mamanya disiksa seperti ini oleh Arman. Mata Zoni terbelalak saat mendapati wanita yang

duduk santai di atas sana, dan menyaksikan Mamaku disiksa seperti ini," tak hanya Kia, Zoni merasakan amarah yang luar b

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Membawa Petaka
Gairah Membawa Petaka
“Mengandung konten 21+ Harap bijak menentukan bacaan... Jangan lupa mampir juga cerita pertama "Mertua Hiperseks" Zakia Ananta Arman, gadis remaja yang masih sangat polos dan tidak pernah mengenal apa itu jatuh cinta sebelumnya. Dia terpesona dengan ketampanan pemuda tampan yang merupakan putra dari kyai pengasuh pesantren dikingkungannya. Malam itu gadis yang cakap dipanggil Kia itu secara sengaja masuk ke dalam kamar pria yang sering di panggil Gus Beren oleh para santri. Kia memasukkan obat perangsang dan alkohol secara bersamaan pada teh yang disajikan oleh Santri dan akan di minum oleh Gus Beren. Alhasil, malam itu tanpa sadar Gus Beren menyetubuhi Kia yang bersembunyi dibalik tirai gorden kamarnya, saat Gus Beren tengah membersihkan badan di kamar mandi setelah acara pengangkatan pengasuh baru di adakan di pesantren yang di miliki abahnya. Hubungan satu malam itu berakhir duka bagi Kia. Ia tidak pernah menyangka bahwa dari hubungan itu ia akan mengandung anak dari Gus Beren, tapi sayangnya Gus Beren tidak mau bertanggung jawab atas anak itu. Karena bagaimana pun anak itu tetap akan bernasab pada ibunya, sebab ia hadir sebelum terjadinya Ijab Qobul pernikahan. Apalagi Kia baru mengetahui, jika Gus Beren sudah memilik istri yang di nikahi secara siri, karena saat ini istri Gus Beren masih melanjutkan pendidikannya di Mesir. Kia teringat akan perbuatan papanya Arman beberapa waktu yang lalu, ia membawa Cantika yang merupakan wanita selingkuhannya ke rumah dan melakukan perbuatan mesum di depan mamanya Arini. Mungkinkah yang terjadi saat ini merupakan balasan atas perbuatan Arman, yang telah menyakiti Arini. Bukan hanya itu, Arman juga sering melampiaskan amarah pada mamanya dan juga kakaknya Zoni saat mereka memberontak kelakuan Arman untuk bermain panas dengan Cantika. Kata-kata Kia terngiang begitu dalam pada ingatan Arman, yang menyiratkan kebencian dari seorang putri yang sangat ia sayangi. Arman tak pernah begitu menyesal atas perlakuannya dan perkataannya yang sering menyakiti Arini dan Zoni, tapi untuk Kia, dia benar-benar menyesal karena telah membuat putri kesayangannya itu kecewa dan berkata kasar padanya. Teringat pada masa lalu kelam tentang Rania yang harus mati akibat ulah Ayah Arman, ia takut hal itu terulang kembali pada Kia. Akankah Kia bisa mendapatkan keadilan serta tanggung jawab dari Gus Beren untuk anak yang dikandung? Sedang usianya saat ini masih belum cukup umur untuk melangsungkan pernikahan karena ia baru 9 SMP. Ataukah ia akan menjalani sisa-sisa hidup dengan karma yang telah papanya perbuat selama ini? Siapakah Rania, yang menyisakan luka begitu dalam bagi Arman?”
1 Bab 1 Awal Perselingkuhan2 Bab 2 Kekecewaan Zoni dan Zakia3 Bab 3 Lebih Membela Cantika4 Bab 4 Mengapa Kia Berbeda 5 Bab 5 Mertua6 Bab 6 Gagal Bercinta7 Bab 7 Pergulatan Panas8 Bab 8 Duka Lara9 Bab 9 Julid Mendatangkan Petaka10 Bab 10 Nyasar11 Bab 11 Terjebak