icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perfect Wedding

Bab 2 Undangan Interview

Jumlah Kata:1096    |    Dirilis Pada: 17/08/2022

sberg, minuman dengan kadar alkohol 5%. Itulah mengap

ke dalam ruangan. Padahal Rara ingin menyampaikan bahwa ia sudah memil

. Tujuannya agar Elga tau seperti apa kemampuan orang yang akan bekerja di bawahnya. Hal itu bisa meminim

u listening t

an lamunan Rara. Dengan gelagapan, ia menekan tombol

aya sekarang juga!"

angan saling tertaut di depan. Kepalanya menunduk guna menyembunyikan gigi atas yang

i tetap bekerja sesuai dengan standar perusahaan!

lnya juga menukik. Kekesalannya begitu ketara. Mungkin Elga tidak akan semarah ini jika hari kemarin tidak ada masalah. Sayangnya,

ndengarnya satu kali. Maaf," lanjutnya

nting baginya. Jika tidak, Elga pasti sudah mengusir wanit

anggilan, saya pastikan kamu menda

ja. Namun sisi lain dalam hatinya justru menyalahkan Elga. Rara melamun karena sedang memah

hwa seluruh jadwal Elga sudah tersampaikan pagi tadi.

erutuannya. Mungkin akan terdengar aneh jika karyawan lain yang mendengarnya. Namun tidak bagi Rara. Ia sudah seri

gkahnya langsung terhenti ketika mengingat sesuatu. Ya, ia sudah berada di hadapan Elga, j

uk kandidat yang akan menggantikan saya. Mereka sudah siap men

diri bahwa saya akan menerima pengunduran dirimu sehingga membuka lowongan bagi mereka terlebih awal? Coba bayangkan jika saya meno

menyanggupi pengunduran diri saya. Jadi saya tidak member

al wawancaranya. Tapi tepati janjimu, Rara. Ajari penggantimu nanti dengan su

a Elga dan langsung keluar untuk menyiapkan makan siang, juga

ng di sana menatapnya kesal karena mengacaukan suasana. Bukan hanya pengunju

meletakkan satu tangannya pada tepi meja. Kepalanya sejajar dengan Salsa agar

u dan berwajah manis itu mengangguk mantap.

i tahap interview akhir. Astaga! Aku sudah berpikir buruk selama b

ya. Ia masuk tahap akhir, jadi rasa yakin bahwa dirinya akan diterima di perusahaan itu menjadi semakin besar. Salsa

asihnya. Ya, meski melamar pekerjaan adalah hal yang baik, tetap saja ia kesal karena Andri tidak tau apapun. B

erti apa yang dirasakan oleh Andri sekarang. Tidak, Salsa bukan cenayang atau apapun itu. Hanya saja me

merangkum rahang Andri dan mengusapnya dengan ibu jari. "Kamu ing

erusahaan itu karena Salsa sering menyebutnya. Bah

awal karena takut tertolak. Tapi lihat sekarang! Ini i

tentu diterima. Jangan terlal

a dengar dari Andri. "Seharusnya kamu memberi s

ya kamu paham bahwa aku mensupport apapun yang kamu lakukan selama itu baik. Tapi aku tidak mau kamu terlampau bahagia atas pencapai

arena tidak mengerti dirimu, Sayang. Bagaimana jika orang lain lebih tau

kata Salsa tanpa menatap Andri. Ia masih k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka