icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kiss for Prince Kouza

Bab 8 Bersitegang

Jumlah Kata:1694    |    Dirilis Pada: 09/07/2022

nya ia berhambur ke dalam pelukan Kouza, pangeran tampan dan sekaligus teman masa kecilnya itu yang sudah mencuri hatinya sej

atanya sungguh membuatnya sangat cemburu. Kouza bahkan

ap Kouza sambil menggandeng tangan Myan

sing. Ia tadi hampir saja kabur saat Kouza menariknya masuk ke dalam ruangan pertemuan ini. S

ngatan. Ia tahu benar apa yang hendak dikatakan putranya itu. Waj

menikahi Kisha

N..!!!" h

ngan suara menggelegarnya. Semua orang yang berada di dala

a, berharap Kouza akan segera be

emakin menarik Myan yang tampak taku

ahi Kisha hari ini," ucap Kouza sembari

jian pernikahan yang baru aku ketahui hari ini denganmu."

an wajah tenang dan datarnya ia b

emudah itu? Kau tahu betul apa yang akan terjadi diantar

n emosinya. "Sayangnya, bukan hanya sekali ini saja aku membatal

katakan Kouza benar adanya. Sudah beberapa kali tersiar kabar b

kita masih kecil. Dan kau tahu benar posisi kerajaanku yang lebih besar dan berkuasa, pastinya akan le

nnya tanpa mengatakan sepatah kata pun. Walau demikian

git, Shila menghampiri Kouza dan R

ang. Mari kita adakan pertemuan di ruang perjamuan untuk membahas lebih

ka mengiringi Putri Raia segera untuk mengantarnya menuju ke

ami sedikit berbincang den

dengannya," jaw

a akan memakannya atau semacamnya,

Mulia" jawab

sama sekali tidak mengerti aturan atau kea

ngambil posisi di salah satu kursi. Kouza men

mana?" tanya Raj

awab Myan gugup

tanyanya ta

bing. Pada saat itu, saya sedang dalam acara kebersamaan karyawan kantor tempat saya bekerja, dan__dan sete

l dari dunia kita. Dia sendiri pun bi

in dia Kisha

awanya. Ayah tahu bukan ramalan Mera? Panggil ia kemari untuk melihat apakah gadis ini Kisha

ikahinya?! Bagaimana ji

tas seorang raja meragukan ramalan suci yang telah tertulis! Dan bi

i bisa menyelamatkan nyawaku, aku

kepadaku. Jangan seenaknya mengatur hidupku hanya karena kau Raja di sini. Jika saja Kouga sudah ayah jadikan r

Zais berte

tuk tunduk pada kerajaan lain yang lebih berkuasa dari kerajaan kita! Dan menja

kalian!" h

g dalam kondisi menjadi dirimu sendiri, benar bukan? Tolong, kalahkan roh

lah membuatku kehilangan kesabaran. Tenangkan dirimu

lu!" Kouza berdiri s

ku bersumpah aku akan membunuh siapa saja yang berani membawaku ke s

uza dengan khawatir. Ia melihat Kouza sudah sangat diku

ir panjang menarik tangannya unt

dapat segera menjauh. Ia bergegas tanpa menghiraukan teriakan dan panggilan dari orangtuanya l

Kouza dan Myan dari jarak jauh. Mereka sudah me

di halaman utama. Taman rindang yang penuh dengan po

! Dan mereka juga tidak segan menyingkirkan segala hal yang mungkin dapat menghalangi jalan me

tidak tahu persis apa masalahnya dengan orangtuanya.

apa yang sebenarnya telah Kouza lalu

tuk menikah dengan Raia

kannya sudah aku bilang, hanya kaulah ya

apa har

membimbingnya, dan mendudukkan

nyak, saat kau berada bersamaku. Aku tidak mengalami mimp

dapat melihat Kouza tampa

keras mengurungku di kamar

ak hanya sekadar mengurungmu saja," Kouza sedikit tersen

mpingku bukanlah hal kecil. Kau tidak tahu rasanya penderitaanku selama belasan tahun. Ketakutan dan mi

Untuk pertama kalinya lagi dalam hidupku, aku merasa benar-benar dam

gkin... m... melakukannya dengan

" Kouza bal

ratusan wanita, semua tidak berhasil. Hari berikutnya mereka lari terbirit-birit ketakutan saat melihat perubahan

ng mereka?!" Myan membula

nyaan Myan. Sedetik kemudian ia men

ng lucu? Kau sengaja menggodak

ouza meraih kedua tangan Myan. Meremasnya dalam genggaman tangan

a caraku sebelumnya telah menakutimu." Kouza kali ini mengel

Myan mau tak mau sedikit memalingkan

Myan...," gumamnya. "Aku k

lai sekarang. Agar sama seper

Ia takut dirinya sedikit terlena dengan sikap Kouza liar yang dapat bers

ku tidak dapat me

. Entah mengapa Myan lebih suka melihat Kouza yang seperti ini di

a lakukan." Lagi-lagi Kouza menarik Myan. Mengg

kali saja kau sudah menarikk

an menem

l keraj

ekaligus penyi

ikuti langkah Kouza yang semakin lebar. "Apa ia akan

memberikan kita ikatan. Dan ia tak perlu memeri

au terburu-buru m

ya untuk menikahka

ercekat. Langkahny

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kiss for Prince Kouza
Kiss for Prince Kouza
“Myan mendapati dirinya terbangun di hamparan padang rumput berbunga yang luas setelah terperosok ke dalam jurang dari tebing yang tinggi, saat mendaki gunung dalam acara kebersamaan karyawan yang diadakan oleh perusahaaannya. Masih dalam keadaan bingung, datang seorang pria yang berpenampilan dan berpakaian asing turun dari kuda putihnya. Ia menghampirinya, berlutut di hadapannya, dan mengulurkan tangannya. "Kau Sang Pembebas," ucapnya kemudian. Siapakah dia? Di manakah Myan berada?”
1 Bab 1 Perjalanan2 Bab 2 Pertemuan3 Bab 3 Tekad4 Bab 4 Bertahan5 Bab 5 Serangan6 Bab 6 Perintah7 Bab 7 Perjanjian8 Bab 8 Bersitegang9 Bab 9 Malam Panas (21+)10 Bab 10 Pergerakan11 Bab 11 Pelarian12 Bab 12 Panggilan dalam Mimpi13 Bab 13 Makhluk Malam14 Bab 14 Teleportasi15 Bab 15 Hanya Satu Nama (21+)16 Bab 16 Penglihatan17 Bab 17 Suku Gil18 Bab 18 Permainan19 Bab 19 Roh Murni20 Bab 20 Peri (Avia)21 Bab 21 Peringatan22 Bab 22 Perjanjian Pernikahan23 Bab 23 Kembali ke Gil24 Bab 24 Serangan Golem Batu25 Bab 25 Kecemburuan26 Bab 26 Kedatangan Mera27 Bab 27 Penglihatan Myan28 Bab 28 Hukumanmu Cintaku ....29 Bab 29 Pertempuran30 Bab 30 Akhir Pertarungan31 Bab 31 Selamat Tinggal32 Bab 32 Terbangun33 Bab 33 Devon Green Carlisle34 Bab 34 Tersadar35 Bab 35 Menanti Jawaban36 Bab 36 Selamat Tinggal Devon37 Bab 37 Pemulihan38 Bab 38 Bantuan Valerie39 Bab 39 Menemukanmu40 Bab 40 Perkelahian41 Bab 41 Kontrak42 Bab 42 Mulai Bekerja43 Bab 43 Ketahuan!44 Bab 44 Deep Kiss45 Bab 45 Panik!46 Bab 46 Penjelasan Lilian47 Bab 47 Bersinar dan Seksi48 Bab 48 Terpesona49 Bab 49 Siang yang Panjang (21+)50 Bab 50 Surprise51 Bab 51 Lamaran52 Bab 52 Makan Malam53 Bab 53 Perselisihan54 Bab 54 Pernikahan55 Bab 55 Godaan Manis56 Bab 56 Pelepasan Hasrat (21+)57 Bab 57 Penutup