icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kiss for Prince Kouza

Bab 7 Perjanjian

Jumlah Kata:1336    |    Dirilis Pada: 09/07/2022

a hendak menyampaikan pesan langsung kepada baginda raja dan ratu. Dilihatnya wanita paruh b

ng ingin beliau sampaikan kepada

n sang Ratu sedang berjaga dengan

lam ruang singgasana kerajaan. Dengan penuh khidmat dan hormat,

pesan dari Pangeran untuk disamp

ah," jawab

ni beliau ingin mengadakan pernik

tampak terkejut dengan pe

tanya R

, kemarin pangera

tepi kursi singg

daku?!" teriak Raja Zais. "Dan sekarang pangeran i

k tidak langsung menyampaikan kabar tersebut. Nona Kisha t

an Seas beberapa hari yang lalu sudah memberi kabar bahwa mereka menyetujui pernikahan Kouza

n? Karena memang itu takdirnya. Tapi kita lihat saja dahulu wanita seperti apa Kisha i

ggasana dengan anggun dan ikut bergabung. Ia menimpali uc

han, bukankah kita harus memeriksa wanita yang akan menjadi pasanganny

hadap kita dahulu. Kita sudah mengikat janji dengan Kerajaan Seas, jika kita membatalkan pernikahan Kouza dengan

Seas. Menurut ayah apa Kouza akan menerima begitu saja perjanjian pernika

. Tampak berpikir. Zais mengerutkan ke

ia inginkan, dan menyampaikan secara perlahan tentang perjanj

timbangkan ucapan

tnya murka. Kita tidak ingin berurusan dengan roh

Kerajaan Seas. Bagaimana pun dengan mempertimbangkan Raia adalah

kursi singgasananya sampai Madia, kepala p

an Ratu," Madia member

Madia?" t

ajaan Seas telah tib

Laporan Madia mengagetkan semua ya

, Ayah?" Keira

ah," bal

but Putri Raia. Untuk masalah pernikahan

undur diri dan bergegas me

Putri Raia, Ratuku." u

*

gawal dan pelayan yang telah tiba di hal

ewah dan paling besar, turun sesosok perempuan bertubuh ke

a ke hadapan Baginda Raja dan Ratu." Seorang kepala pela

a ia sampai juga di kediaman Kouza. Kerajaan Tarcha. Tempat di mana

dan pasti, Raia berj

**

aannya? dan sejak kapan ia harus memenuhi perjanjian pernikahan dengan Raia? Kenapa tidak

sha sud

Nona Kisha masih m

ak sabar bergegas keluar kamarny

ankah Anda harus menyambu

udah ada cukup banyak orang yang

jika Yang M

akan lebih meras

ikelilingi beberapa pelayan yang sedang membantunya mengenakan jubahnya. Jubah putih be

h lama?"

elayan menjawab yang sebelumnya mem

s ruang ganti begitu saja. "Apa kau tidak tahu seorang wanita membutuhkan

p." Kouza menar

terburu-bur

"Aku sudah melihat wajah polosmu, dan cukup melihat yang lainnya.

"Ap__apa maksudmu... tidak usah bicara yang tidak masuk akal." Ia tahu Kouza sedang m

l tersenyum. Ia menarik tangan Myan unt

gan Kouza yang tak sedikit pun melepaskan genggaman tangannya. Myan terpaksa b

kemana?"

ui ora

ja dan Ratu?" Jelas terpan

pasti sedang terkejut dan panik. Walau begitu, raut waja

inya tidak mendesak, mungkin ia sudah menarik gadis itu ke dalam kamarn

Kau tahu betul kan siapa di sini yang suka meng

Kouza dengan wajahnya yang bersem

rcanda!" ucapnya sedikit kesal sa

rsemu. Entah mengapa, ia sangat suka melihat perubahan e

sudah

yang besar. Menatap pintu te

egas hendak membuka pintu. Kouza mengang

dalam ruangan suara ayahnya

ikahan untuk kalian, dan aku akan segera mengirim

ul dan memotong percakapan Zais. Dalam keterkejutannya, Zai

dengan gagah di a

nar mengetahui kedatangan Kouza. Seakan tak dapat menahan kegembiraannya melihat Kouza yang sangat gagah da

inya semakin dekat, dan saat tiba-tiba dilihatnya ada s

Kouza menggenggam tangan wanita itu dari balik

**

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kiss for Prince Kouza
Kiss for Prince Kouza
“Myan mendapati dirinya terbangun di hamparan padang rumput berbunga yang luas setelah terperosok ke dalam jurang dari tebing yang tinggi, saat mendaki gunung dalam acara kebersamaan karyawan yang diadakan oleh perusahaaannya. Masih dalam keadaan bingung, datang seorang pria yang berpenampilan dan berpakaian asing turun dari kuda putihnya. Ia menghampirinya, berlutut di hadapannya, dan mengulurkan tangannya. "Kau Sang Pembebas," ucapnya kemudian. Siapakah dia? Di manakah Myan berada?”
1 Bab 1 Perjalanan2 Bab 2 Pertemuan3 Bab 3 Tekad4 Bab 4 Bertahan5 Bab 5 Serangan6 Bab 6 Perintah7 Bab 7 Perjanjian8 Bab 8 Bersitegang9 Bab 9 Malam Panas (21+)10 Bab 10 Pergerakan11 Bab 11 Pelarian12 Bab 12 Panggilan dalam Mimpi13 Bab 13 Makhluk Malam14 Bab 14 Teleportasi15 Bab 15 Hanya Satu Nama (21+)16 Bab 16 Penglihatan17 Bab 17 Suku Gil18 Bab 18 Permainan19 Bab 19 Roh Murni20 Bab 20 Peri (Avia)21 Bab 21 Peringatan22 Bab 22 Perjanjian Pernikahan23 Bab 23 Kembali ke Gil24 Bab 24 Serangan Golem Batu25 Bab 25 Kecemburuan26 Bab 26 Kedatangan Mera27 Bab 27 Penglihatan Myan28 Bab 28 Hukumanmu Cintaku ....29 Bab 29 Pertempuran30 Bab 30 Akhir Pertarungan31 Bab 31 Selamat Tinggal32 Bab 32 Terbangun33 Bab 33 Devon Green Carlisle34 Bab 34 Tersadar35 Bab 35 Menanti Jawaban36 Bab 36 Selamat Tinggal Devon37 Bab 37 Pemulihan38 Bab 38 Bantuan Valerie39 Bab 39 Menemukanmu40 Bab 40 Perkelahian41 Bab 41 Kontrak42 Bab 42 Mulai Bekerja43 Bab 43 Ketahuan!44 Bab 44 Deep Kiss45 Bab 45 Panik!46 Bab 46 Penjelasan Lilian47 Bab 47 Bersinar dan Seksi48 Bab 48 Terpesona49 Bab 49 Siang yang Panjang (21+)50 Bab 50 Surprise51 Bab 51 Lamaran52 Bab 52 Makan Malam53 Bab 53 Perselisihan54 Bab 54 Pernikahan55 Bab 55 Godaan Manis56 Bab 56 Pelepasan Hasrat (21+)57 Bab 57 Penutup