icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kiss for Prince Kouza

Kiss for Prince Kouza

Penulis: Jasmine
icon

Bab 1 Perjalanan

Jumlah Kata:1820    |    Dirilis Pada: 09/07/2022

in kencang yang menderu-deru segera

mpaknya hanya dia yang masih tertinggal di ka

g saat ia mulai me

gera menjawab

a?!" suara di seberang san

e, aku sedang merap

ng menunggunya di depan kantor untuk menjemputnya. Tak ingin me

pu padam. Mungkin ada pemadaman listrik me

ja menabrak sebuah meja. Dia segera me

ntornya. Mungkin karena minimnya cah

i dia lewati, malam in

dia merasa sangat gugup dalam kegelapan. Dia merasa s

urun ke lantai satu melewati tangga darurat. Di

a muncul sekelebatan hitam disertai hembusan angin ya

ba seperti mendorongnya hingga terhuyung. Ia hampir terjeremba

gar di belakangnya dari seorang pria

nya sedikit bergetar. Myan segera

menuruni tangga. "Permisi!" ucapnya kemudian sambi

dak ingin, karena ia takut akan sesuatu yang tidak seharus

getuk halus kaca mobil Rick yang telah menunggunya. Tanpa menunggu

a pergi dari sini!"

a kau lama sekal

strik di kantorku. D_dan mungkin aku bertemu

maksu

in yang tiba-tiba datang menerjangku. D_dan kemudian ada

tidak melihat wajahnya, aku hanya berlari karena terlalu ta

ya terlalu lelah, jadi berhalus

ck, aku takut jika hantu

tu? konyol. Tidak ada ya

karena aku ada janji malam ini dengan Alan."

rgi? tidak ikut

af mungkin lain kali," ucap

bertemu. Apa hari ini tidak bisa kau batalka

tidak

tamu menjemputku agar kita bisa makan malam bersama, sudah dua ming

in lain waktu. Aku sudah ada janj

ngkin memang mereka belum memiliki kesemp

lagi, memang Rick terhitung sangat sedikit meluangkan waktu untuk bertemu. Hanya pada saat awal-awal

ng tidak punya kekasih

beristirahat ya. Bukankah besok ada k

hatilah dalam menyetir

mengikutinya. Acara kebersamaan karyawan kantor yang mengharuskan mereka mendaki

artemennya, setelah itu dia langsung pe

anya makan malam lalu mandi. Karena dirinya sudah berkemas untuk ke

*

kny

a tak ingin terlambat ia bergegas untuk segera berangkat ke kantornya. Tit

ia memarkir mobilnya di halaman parkir. Di sana sudah tampak t

" teriak Stevie berseman

capek membayangkan kita akan mendaki gunung,"

erkumpul dan melihat langsung para pria dari divisi k

emang Stevie sahabatnya itu sangat

elihat July?" ta

bahkan belum sempat

t berkumpul!" Stevie menarik My

eriklanan bernama 'Shine Advertising' . Myan, Stevie

ai kearah July yang baru saja b

p dan berkumpul, perjalanan k

reka berjalan saling beriring

rsamaan yang harus mereka ikuti sel

nung, setelah mereka meletakkan semua barang dan keperl

akukan. Walau masih tampak sisa-sisa hujan semalam yang membuat tanah basah dan beremb

n adalah pengecualian. Ia merasa sangat malas men

ya July sambil membetulkan let

san. Setelah mendengar aba-aba dari ketua grup m

ntuk langsung menancapkan bendera divisi

diah menarik. Selain itu, divisi yang berhasil menancapkan bendera kemenangan a

an tentang hadiah yang bisa didapatkan oleh pemenang.

iri memeriksa ponselnya. Belum ada balasan dari Rick

ja dia yang pertama menelepon atau mengirim pesan. Walau Rick memang selalu la

asnya, untuk sedikit m

nah basah termasuk di jalur pendakian. Area sekitarnya pun

era setelah peluit ditiup, para peserta kemah langsung berbondong-

gah rombongan, mereka berjalan dengan kecepa

hari ini muram Myan." Se

dia sedang menunggu balas

da bosan. Sudah ratusan kali dia se

ik buatnya. Jika kau akhirnya memutuskan untuk pergi darin

tak akan pernah meninggalka

a yuk!" Stevie membagi cokelat kepa

ya, Stev!" timpal Nico teman satu divisi mere

ah untuk divisi kit

anji padaku untuk kencan denganku, oke?!"

" balas Stevie

an membuka dan melihatnya. Benar saja, ada sebuah pesa

i pesan tersebut jantungnya seolah berhenti berdetak. Mya

di samping seorang perempuan yang tersenyum menghadap kamera! Dan p

dian menghampirinya. Melihat ekspresinya, dengan sigap merek

foto tersebut. July membulatkan matanya dan m

Myan kembali bergetar

e pendakian untuk menerima telepon. Myan menerima panggilan itu, ta

uh istirahat. Aku tidak mau dia terbangun. Kau tahu, dia sangaaat ... kelela

tanya Myan b

emani dan memberi kehangatan untuk Rick di malam h

u?!" tanya Myan berget

ara gelak ta

nah bisa memberikan kepuasan pada pacarnya. Ta

kekesalannya, dia tidak melihat pi

n!! Aw

maan dengan terperosoknya kaki Mya

ng berlari mengejarnya. Seperti gerakan melambat,

erti terbang. Dan sedetik kemudian ia langsung dihempaskan mengh

NN...

ra yang memanggil namanya. Suara itu terasa sangat jauh dan jauh ...

ening d

**

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kiss for Prince Kouza
Kiss for Prince Kouza
“Myan mendapati dirinya terbangun di hamparan padang rumput berbunga yang luas setelah terperosok ke dalam jurang dari tebing yang tinggi, saat mendaki gunung dalam acara kebersamaan karyawan yang diadakan oleh perusahaaannya. Masih dalam keadaan bingung, datang seorang pria yang berpenampilan dan berpakaian asing turun dari kuda putihnya. Ia menghampirinya, berlutut di hadapannya, dan mengulurkan tangannya. "Kau Sang Pembebas," ucapnya kemudian. Siapakah dia? Di manakah Myan berada?”
1 Bab 1 Perjalanan2 Bab 2 Pertemuan3 Bab 3 Tekad4 Bab 4 Bertahan5 Bab 5 Serangan6 Bab 6 Perintah7 Bab 7 Perjanjian8 Bab 8 Bersitegang9 Bab 9 Malam Panas (21+)10 Bab 10 Pergerakan11 Bab 11 Pelarian12 Bab 12 Panggilan dalam Mimpi13 Bab 13 Makhluk Malam14 Bab 14 Teleportasi15 Bab 15 Hanya Satu Nama (21+)16 Bab 16 Penglihatan17 Bab 17 Suku Gil18 Bab 18 Permainan19 Bab 19 Roh Murni20 Bab 20 Peri (Avia)21 Bab 21 Peringatan22 Bab 22 Perjanjian Pernikahan23 Bab 23 Kembali ke Gil24 Bab 24 Serangan Golem Batu25 Bab 25 Kecemburuan26 Bab 26 Kedatangan Mera27 Bab 27 Penglihatan Myan28 Bab 28 Hukumanmu Cintaku ....29 Bab 29 Pertempuran30 Bab 30 Akhir Pertarungan31 Bab 31 Selamat Tinggal32 Bab 32 Terbangun33 Bab 33 Devon Green Carlisle34 Bab 34 Tersadar35 Bab 35 Menanti Jawaban36 Bab 36 Selamat Tinggal Devon37 Bab 37 Pemulihan38 Bab 38 Bantuan Valerie39 Bab 39 Menemukanmu40 Bab 40 Perkelahian41 Bab 41 Kontrak42 Bab 42 Mulai Bekerja43 Bab 43 Ketahuan!44 Bab 44 Deep Kiss45 Bab 45 Panik!46 Bab 46 Penjelasan Lilian47 Bab 47 Bersinar dan Seksi48 Bab 48 Terpesona49 Bab 49 Siang yang Panjang (21+)50 Bab 50 Surprise51 Bab 51 Lamaran52 Bab 52 Makan Malam53 Bab 53 Perselisihan54 Bab 54 Pernikahan55 Bab 55 Godaan Manis56 Bab 56 Pelepasan Hasrat (21+)57 Bab 57 Penutup