icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Marrying With CEO

Bab 2 2

Jumlah Kata:1034    |    Dirilis Pada: 05/07/2022

ang kamu

ang dari be

yafa me

mp

suara tersebut. Sedangkan Fina, entah s

pak?" tanya Syafa yang han

fa datar, melebih

, bukan waktu bu

ja," ujar Syafa yang hanya men

laporan ini, setelah itu temani saya meeting dengan

ak?" tanya

apa," balas Devan yang s

fa polos. Terdengar beberapa karyawan yang ada disana tertawa mendengar jawaba

kan sekarang Syafa!

i minggu depan." Dev

ah gibahin orang." Devan emang tak habis pikir dengan wani

di gunain buat gibah itu

ung melayangkan tatapan tajamnya sehingga nyali merek

li menatap

ebelum jam makan siang. Kalau tidak, gaji kamu saya poton

g gaji aja pak, gak

nya disin

ap

k ngatur di

ak j

di.

fa menggantung

an pun mulai melangkah meninggalkan

k pernah main-main." D

sung mende

ya aja motong gaji orang." Syafa d

yafa. Ternyata para karyawan yang menyaksi

ng berani ngebantah ucapan pak Devan,"

ih, akhirnya pak Devan dapat lawan

a gara-gara laporan ini gaji pertama ku di potong pula

rtawa melihat Syafa yang terli

*

ran yang disuruh oleh Devan. Syafa m

belum istirahat. Mending aku antar lapo

an tersebut ke ruangan Devan. Syafa meliha

Ia pun langsung masuk setelan diiz

Syafa memberikan lapora

file tersebut dan

hat mengangguk-

menganggap kalau lapor

pamit Syafa yang hendak k

menghentikan langkahnya d

ang pak," jaw

ita akan pergi

masih jam is

pa kalau masih

ak sebaiknya bapak makan siang d

nanti saja di ja

n siap-siap dulu," ujar Nayla yang

alkan Syafa. Sedangkan Syafa dia langsung kembali

la hal yang di perlukan, Syafa

n, namun dia tetap saja mematuhi perintah Devan.

mobil milik Devan. Devan mengendarai

perutnya, karena emang efek lapar.

ut kenapa harus s

yakit mag, itu sebab nya ia tidak boleh terlambat makan. Tapi

emegangi perutnya dan sesekali meringis seperti orang yang sedang menaha

rai Devan masuk ke

Devan menyadarkan Syafa

mobil tersebut untuk keluar. Mood nya hari ini b

i restoran tersebut dan duduk di m

kamu pesan makan siang dulu," ujar Devan y

ti setelah meeting

. Saya tau kamu sekarang

pain dari ta

sung saja memanggil pe

, Devan pun mulai mengatakan

n. Heran karena pria itu

saya seperti itu?"

tatapan nya dan mengacuh

. Tangannya terus saja mencekram perutnya de

ketika makanan nya pun sudah datang i

kanan kamu!

akan makanan tersebut. Namun semakin ia memaksa unt

ahan rasa sakit nya. Hingga akhirn

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka