dari dalam kamar apartemen itu, meninggalk
asnya begitu saja, sebelum dia meras
ucap Maria menenangkan hati
jingan seperti itu? Apa hidupku akan berakhir dengan
ce. Kamu harus membat
berikan kesenangan dunia untuknya. Aku tidak mau, Maria. Aku takut hal dulu terjadi lagi," ucap A
Ada sesuatu hal yang ingin aku tunjukkan padamu, tapi
in pergi kemanapun," balas Alice yang kembali berjal
ria yang melihat Alice berjalan dengan memb
pantai, tempat dia berkeluh kesah melep
elepaskan pekikan nya dengan k
habiskan waktunya di pinggir pantai itu, tidak peduli akan Archer yan
nita yang sedang mencari keber
anggil wanita itu yang berjal
las Archer yang berdiri
mpan yang ada di belakang badan. "Siapa kamu?
ng tiba-tiba terbangun d
a ke arah Maria yang masih me
," ucap Delia yang mengambil ta
a yang meletakkan tangannya ke pipi Archer
aku ma
kamu benar-benar papa nya Delia?" tanya Maria yang membu
lia, sehingga dia rela berbohong u
er yang lebih memikirkan a
ng sulit membuka mulutnya terlebih karena
an membawa Alice pulang," ucap Archer terha
ada di hadapannya. "Kenapa nasibmu sangat
mu pasti sedang menangis lagi, Alice," batin Archer di dalam hat
atas batu besar ini. Di saat itu Archer mulai merasakan jantungnya yang berdetak kencang bila mel
suara Archer dengan begitu jelas. "Kamu sedang apa, Ar
pulang?" tanya Archer yang diJawab dengan butiran
" tanya Archer yang d
pantai, menikmati suasana alam
au ikut aku ke sua
r menarik tangannya ke arah dalam laut,
memberikan suasana damai dan kesejukan di tambah kelu
ya sang papa yang dulunya juga
" balas
ehadiran Alice akan membaw
g benar-benar Indah, siapapun yang melihatnya akan merasa kagum ak
apa ini,
," balas Archer yang melihat ekspres
in kita pulang larut malam," ucap Archer yang meng
, Alice?" tanya Archer seraya d
akasih sudah
eh aku mint
lice yang ikut membantu Arch
ggalkan saja, Alice. Aku sering melihatmu menangis di atas batu itu dan aku tidak sanggup me
jatuh di pipinya. "Apa ucapanku membuatmu sedih, Alic
han ini," balas Alice dengan berdiri dari sebelah Archer, bahkan kaki
rtawa? Ternyata dia memiliki beban hidup yang begitu keras. Pikir Arche
ni menuju arah rumah Alice. "Terima kasih sudah menghibu
atas ranjangnya. "Apa karena pria itu yang membuatmu menolak ajakanku?
k tahu dia dan kenal dia jadi a
dia mantan
/0/6735/coverbig.jpg?v=dcfbb47312cfb4ad1e97a4a61d0510aa&imageMogr2/format/webp)