icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
TAKDIR

TAKDIR

Penulis: sarmila
icon

Bab 1 Skenario Tuhan

Jumlah Kata:1052    |    Dirilis Pada: 16/07/2022

jendela kamar milik seorang gadis yang berhasil memban

panggil oleh Amel itu memiliki umur sekitaran 25 tahun dan mem

i adalah hari dimana ia akan bekerja sebagai sekret

at terlambat untuk pertama kalinya. Dengan langkah tergesa-gesa ia l

ang wanita paruhbaya yang sedang

kakinya menuju tepat dimana kearah dimana seor

mit Amel kemudian mencium pip

an lagi?" tanya L

an mengecek beberapa barang bawaa

-hati

tap kemudian menyal

*

h perusahan yang tugasnya adalah menciptakan dan mener

karena ia tau ia sudah sangat terlambat untuk masuk kedalam kantor

ung mengetuk pintu ruangan dari seorang direktur yang

ok

ok

ok

tu yang berasal da

buah suara yang beras

uk kedalam ruangan dari direktur utama yang akan bekerja sama den

ada seorang pria yang sedang duduk di bangku kebesara

angsung membalikan badan dan melihat t

ang pria yang berbalik badan tersebut ada

bisa dipanggil oleh Alex itu merupakan seorang yang dulunya

ng wanita yang dulunya pernah menjadi bagian dar

mel dengan serius menatap wajah seorang wanita yan

sini?" tanya Al

ujar Amel yang masih menampakan tampang yang masih terlihat bingung

berdiri dari sebuah bangku kebanggaanya. Ia

berada di perusahaan ini!" pesan A

elihat punggung Alex yang semakin lam

yang sangat ingin ia lupakan. Tapi kali ini berbeda skenario yang diberikan oleh tuhan berbeda dengan apa ya

pegawai yang akan bekerj

el dan Alex se

erdengar suara dari ked

*

i kantin perusahaan. Kantin tersebut terlihat sangat sepi karena

ada satupun dari mereka yang memilih untuk membuka m

inum coffecino kesukaanya yan

dehem akana membuka suara. Eh tak ternyata pikiranya salah tidak ada s

Amel yang sudah muak

gigit sedotan dari minuman nya karena jujur ia sangat tidak

tanya Alex yang memili

edotan nya kemudian menat

o lihat sekaran

ang memberik seoerti pengertian bahawa

maupun sama yang lain situasi ini terasa begitu canggung bag

ex yang sedikit diiringi

ginya kemudian ia sedikit terkekeh dengan ucapan yang barusan

mel singkat, j

numan nya. Tanpa Alex sadari bibirnya celemotan setelah memin

a yang berada di bibir Alex. Dan tentu saja membuat mata mereka bertatap satu s

bilang hanya bisa dihitung beberapa detik saja. Kar

ibir Alex. Rasanya Amel ingin sekali mengutuk

," Gumam Amel

uk canggung

m Alex dengan nada y

Alex seraya megambil

t tersenyum

ya

a-tiba dia langsung berbalik badan dan langsung

dak saling mengenal dan tid

mengiyakan omo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
TAKDIR
TAKDIR
“Takdir. Takdir adalah sesuatu hal yang tidak bisa diubah. Segala pertemuan dan perpisahan semua sudah diatur oleh skenario tuhan. Tak ada yang bisa melawan yang namanya takdir. Itu lah tengah terjadi pada Amel, seorang gadis introvert ditambah dengan hubungan keluarga yang tidak seindah dibayangkan sungguh membuat gadis tersebut merasa lahir ke dunia adalah suatu hal yang sangat tidak diinginkan. Namun siapa sangka, tanpa sengaja bertemu dengan seorang pemuda tepat dihari ulang tahunnya yang 17. Seorang pemuda yang bernama dengan Alex. Tanpa disadari Takdir membuat Alex dan Amel menjadi dekat, bahkan Alex bisa mengetuk pintu hati Amel dan meyakinkan bahwa cinta itu memang benar ada serat lahir ke dunia adalah anugerah tuhan yang paling indah. Hingga pada akhirnya, Takdir pula yang memisahkan mereka berdua. Tanpa sebab Alex pergi meninggalkan Amel seorang diri yang Amel sendiri tak tau apa alasan Alex meninggalkan dirinya. Entahlah. Semejak kepergian Alex, Amel kembali lagi menjadi dirinya sendiri. Ia sudah tidak bisa lagi mempercayai apa yang namanya cinta. Semejak kepergian Alex, Amel merasa tidak punya tempat pulang sebenarnya, bahkan ia pun menganggap tak ada yang abadi didunia ini. Semua akan pergi meninggalkan dirinya seorang diri. Bertahun sudah Amel mencoba untuk mencari tau tentang keberadaan Alex. Dengan tujuan ingin mengetahui apa alasan yang sebenarnya sehingga Alex dengn tega meninggalkan nya seorang diri. Lagi dan lagi takdir mempertemukan mereka berdua. Setelah bertahun lamanya Amel terus mencari keberadaan Alex, akhirnya ia menemukan keberadaan Alex. Namun semua tidak seindah yang ia bayangkan, Alex bukan lagi orang yang ia kenal. Alex sudah berubah menjadi 180 derajat. Ia mencoba pasrah dengan keadaan, walaupun sangat berat ia mencoba untuk menerima lamaran seorang pria yang ia sama sekali tidak kenal dengan pria tersebut. Karena percuma ia terus mengharapkan Alex untuk kembali bersama denganya. Walaupun begitu, Amel tidak pernah menyerah untuk mencari tau apa alasan Alex tega meninggalakan dirinya seroang diri. "Kenapa lo ninggalin gue?" sebuah pertanyaan muncul dari mulut Amel. Setelah bertahun-tahun ia mencari jawaban dari pertanyaan tersebut dan akhirnya ia berhasil menanyakan kepada Alex dengan mulutnya sendiri. "Seseorang menyadarkan aku bahwa kita memang nggak bisa bersama. Karena adanya perbatasan dinding yang kokoh di tengah kita berdua." Fnish. Akhirnya Amel mendapat jawaban dari pertanyaan itu. Sakit. Mendengar semua jawaban yang muncul dari mulut Alex. Jika memang takdir tidak mengizinkan mereka bersama, tapi kenapa tuhan mempertemukan mereka berdua? Sebenarnya seperti apa skenario tuhan yang sebenarnya? Kenapa mereka dipertemukan tapi tidak untuk dipersatukan? Dan parahnya lagi tuhan yang begitu jahat mengambil dulu orang-orang yang sangat dicintai oleh Amel. Papahnya... mamahnya yang tega meninggalkan dan memilih untuk pergi bersama dengan laki-laki pilihnya, bahkan tuhan juga mengambil nyawa Alex. Apakah Amel akan terus menjalani dunia? atau mungkin ia ikut menyusul Alex? SILAHKAN BACA SAMPAI HABIS!!!”
1 Bab 1 Skenario Tuhan2 Bab 2 First meet3 Bab 3 New day4 Bab 4 Anak baru5 Bab 5 Dia lagi 6 Bab 6 Dinner7 Bab 7 Amanah!8 Bab 8 Tuan Misterius9 Bab 9 Malming10 Bab 10 The Moment11 Bab 11 Why 12 Bab 12 Dua Buah Kalung13 Bab 13 Bertemu kembali14 Bab 14 Reward15 Bab 15 Hukuman16 Bab 16 Kenapa dia kembali 17 Bab 17 Datang dan Pergi18 Bab 18 Satu Kelompok19 Bab 19 Kita Seamin Tapi tak Seiman!20 Bab 20 Kepergianya