icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

VIRGIN

Bab 4 Nikmat Laknat

Jumlah Kata:1317    |    Dirilis Pada: 27/06/2022

4 Vi

at L

e bawah, meraba paha mulus gadis tersebut. Dan men

aku tidak boleh terl

ah berada di belakangnya. Entah kapan ia berpindah posisi. Nikm

bermonolog. Dengan nafas yang terengah ia menepis tangan

rong kuat tubuh Roberto. Lalu dengan c

in membuatnya bernafsu. Menatap Rayana dengan buas membersihkan perut

rlari ke kamar mandi dan memuntahka

terasa basah. Lalu membasuh wajahnya yang terlihat pucat karena ketakutan.

n, berikan aku pekerjaan yang lebih baik dari ini

patlah kemari, aku butuh tubuhmu lagi!", teri

elas juta. Semangat Raya, demi keluargamu

in, lalu membasuh mengguna

ngan rasa, maka kamu akan menikmatinya. Tapi ingat, jangan terl

ak

tersentak kaget. Ia menghela nafasnya berat, lalu membuka pint

punya banyak waktu. Mengerti!", bentak Rober

engerti, maaf. Turunkan

erhempas di atas ranjang dengan kasur super empuk y

n buas. Awalnya Rayana gelagapan, karena sama sekali belum siap. Namun s

udah melepaskan kain segitiga yang

nga

udah tenggelam di an

buat aku terlena. Aku tidak mau Tuhan, o

aah

yang membuncah. Tubuhnya menegang, saat lidah Roberto

, aku tid

nya menegang. Dan saat itu ia merasakan sesuatu menggesek

rbuka sangat lebar. Dan Roberto ada di sana. Memegangi benda pu

tenaganya. Lalu membungkukkan tubuhnya da

. Jangan sampai ia yan

terus be

kan tubuhnya ke atas kasur, dan Rayana bersimpuh diantara paha Roberto. Pri

ak matanya. Saat batang kokoh itu berdenyut memuntahkan lahar putihny

an rapat memejamkan kedua matanya. Sakit, pasti, kecewa, sangat. Karena ia

ngin bercinta dengan pasangan yang ia cintai. Dan bukan karen

mata. Sementara Roberto tergeletak dengan batan

gkurap diantara kaki berbulu Roberto. Perlahan ia rasakan,

itu menahan kepalanya begitu lama. Rayana membuka matanya,

tau. Apa-ap

perbuatannya. Membuat laki-laki yang tak mengenakan se

an menindih gadis itu, dan menggelitik pinggang Rayana. Juga perutn

a," gelak Rayana, dalam dekapan tubuh Roberto. Pria itu menghentikan aksinya. Menatap

dan sangat alami, ia tertegun, memeta dengan cerma

m. Kenapa dari tadi selalu memasa

i garis bibirnya. Melihat perubahan waja

apun yang kamu mau," bisiknya lirih, lalu menggelitik cuping telinga Raya

ak dua kali bukan. Bayar upahku, dan b

genakannya dengan cepat. Tapi Roberto mendekapnya dari

ekiknya, sambil melepaskan paks

u menjadi kekasihku," bisiknya lagi,

ak m

nap

Cari saja wanita lain," sahutnya, sambil terus mem

au membuka tubuh polosmu di hadapan l

pitam. Ia mencekal lengan Rayana dengan san

t. Lepaska

dak sudi aku mengantarkanmu pulang," amuknya, sambil mengenakan pakaiannya cepat. Lalu ia meraih tasnya

berto mengatakan bahwa

ak

ngkrak kaget. Lalu menutup matanya perlahan, dan, buli

aku sangat kotor. Kaulah orang yang mengotorinya.

s ke lantai. Ia bersandar ke ranjang besar itu. Tangisnya pecah, ia merut

Sesak yang menjejal penuh di dalam dadanya seakan naik ke teng

u membersihkan tubuh nista ku ini," keluhnya lagi, ia masih mer

rintihnya lagi, bayangan sosok ayahnya melintas begitu saja. Ia menghentikan t

irih, ia melangkah cepat dan mengambil uang tersebut. Ia terkejut, saat mel

h..

sebut terbuka lebar. Rayana tersentak, dan membelalakkan

RSAMB

ang t

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
VIRGIN
VIRGIN
“"Sentuh aku sesukamu, tapi jangan rusak kesucianku" Permintaan gadis lugu, yang merelakan tubuhnya di bayar pria pemburu nafsu. Demi bertahan hidup dalam kemiskinan, dan membantu keluarganya. Akankah Rayana bisa mempertahankannya, atau justru terjerembab di dalam permainannya sendiri.”