icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dua Sisi

Bab 5 Perkenalan.

Jumlah Kata:2401    |    Dirilis Pada: 24/06/2022

n dan karyawati perusahaan P.T Aditama Group, berkumpul di s

a Perkasa ingin memperkenalkan secara resmi menantunya pada selur

h agak ragu. Dia tahu kalau baik Revan maupun Embun, mereka berdua belum sampai pada taraf saling mencintai. Apabila

kecil. Tentu tidak mudah untuk membuang rasa cinta itu begitu saja. Khususnya bagi Anak Dewa. Gilang yakin, pasti laki-laki itu akan berjuang

tindak tanduknya, adalah anak seorang kepala suku atau Temenggung Suku Anak Dalam

kerja keras, yang berhasil menjadi salah satu pengusa

lembut mengalun, ternyata sangat berbanding terbalik den

perusahaannya, akan membawa perubahan dalam hidup Revan yang terkenal tidak suka berkomitmen dan gemar ber

rinya sendiri. Dia tampak cantik dan... modern. Ia terlihat bukan seperti dirinya sendiri. Embun sadar kali ini dia akan membawa nama besar Adita

idak menyukainya. Bahkan mereka secara terang-terangan memandangnya dengan raut

g sejak tadi terang-terangan mereka perlihatkan. Dia ingin mereka tahu, bahwa Suku Anak Dalam seperti dirinya pun mampu bersikap penuh martabat dan beradab. Saat ini mereka semua tengah berdiri

alian. Malam ini saya sengaja mengumpulkan kita semua disini dalam

an dari keluarga besar Aditama Group. Karena istri saya sudah termasuk sebagai salah satu orang yang berperan penting dalam hidup saya mulai sekarang. Dengan kata

ara yang santai dan penuh humor. Sehingga membuat orang yang mendengarnya terhibur tanpa mengurangi rasa hormat mereka ter

ai beberapa hari ini, saya bahkan memiliki keduanya sekaligus. Dan kedua jabatan itu diemban oleh istri saya tercinta. Sayang, berdir

ruh tamu undangan. Embun melangkahkan kakinya ke depan, dan m

aka dengan sendirinya mereka akan menjadi detektif pribadi. Maksud saya detektif pribadi yang akan terus menelepon dan mengecek kehadirannya apabila dia terlambat pulang ke rumah. Sebagai detektif

rtawa keras dengan tatapan aku tahu apa

nalkan diri. Tampak santai dan penuh dengan rasa ke

rena terpaksa. Tetapi itu bukan urusannya. Yang terpenting adalah dia haru

======

tuanya. Mereka semua beralasan ingin mengenal Embun lebih dekat katanya. Oleh karena itu Embun dengan senang hati menerimanya. Kedua mertuanya dan Revan tidak ikut maka

? Kalau saya boleh tahu bagaimana sih kehidupan di dalam rimba belantara sana? Apakah di s

tadi terlihat begitu manja dan terus menggelendoti suami

a besar dengan kapasitas dua puluh empat ora

an juga. Embun meletakkan sendok dan garpunya. Menarik

man sana. Hidup mengisolasi diri dan amat sangat jarang berinteraksi dengan orang-orang lain di luar suku kami. Mereka sama sek

amat sangat yakin berani menyatakan bahwa mereka adalah orang

menutupi kemaluan mereka seadanya saja? Kalau mau membela kaummu sendiri, harus sesuai fa

udi, sahabat baik keluarga Aditama yang mulai menyerangnya. Embun lagi-lag

pernah ada yang namanya pemaksaan atau pun pemerkosaan di sana. Tidak seperti dunia modern yang sering saya lihat di televisi. Per

ak menyangka gadis primitif ini begitu pintar mengolah

. Tidak seperti dunia modern yang bahkan bisa melakukan hubungan seksual dengan siapa saja tanpa adanya ikatan

menohok orang-orang tadi

i tano untuk anak tersebut tidur dengan induknya. Dan bepak akan tidur sendiri. Dan apabila induknya kemudian melahirkan seorang anak lagi, maka bepak akan men

alah karena rasa malu. Malu karena Orang Rimba menganggap anak-anak mereka sudah cukup dewasa dan tidak seharusn

Tadinya dia ingin membela istri primitifnya itu dari serangan kanan kiri keluarga besarnya. Tetapi ternyata ga

dan tidak sesuai untuk menjadi istri seorang Revan

ujung meja. Dia tampak begitu jijik saat melihat wajah d

isirami dengan air bunga, tetap saja tidak berguna dan mengel

egenap kebencian. Embun menarik nafas dua k

berguna bila ada di tangan orang yang benar. Lagi pula Revan sendiri saja tidak keberatan beristrikan seorang Suku Anak Dalam seper

mu guna-guna gadis

ya, setelah semua kata-kata menyudutkan dari mereka semua, bisa dengan

ak Cla ini selalu berbicara sesuai dengan fakta dan bukti. Apa Mbak Cla

aja menyerang dan menjadikan sukunya bulan-bulanan objek pelengkap penderita. Tetapi dia sadar

lebih memilih Embun Pagi sebagai istri saya daripada kalian semua? Ingin mengatakan hal begitu saja sampai harus membuat

u. Revan kemudian menghela lengan kanan Embun dan mengajaknya menikmati suasana hotel. Ketika mereka tiba d

ata kepada Abang sebagai ucapan terima kasih atas

untuk mendengarkan pernyataan ucapan

karena Abang lebih memilih saya daripada mereka? Saya rasa itu bukan tindakan Abang untuk membela saya. Tetapi ti

Revan mem

i ternyata masih bisa ada kampretnya juga ya

eh Revan. Ingin kuberkata kasar, batin Revan. Tetapi dia mana mungkin tega untuk men

k dari dari tadi country girl,

gaitkannya pada jari kelingkingnya sendiri

dulu makan dengan beberapa tema

enyediakan pelayan. Abang merasa belum sah makan kalau tidak dilayani istri. Di rumah juga kan biasanya kamu yang me

Rasullullah SAW, dari Mu'adz ra, Nab

ar kewajibannya kepad

k selama suaminya m

. Itu menurut

itu bisa dikatakan benar. Di satu Disatu sisi suami dituntut untuk tegar,

dikarenakan itu memang suatu kewajibannya terhadap suami. Itulah arti kehidupan berumah tangga ba

rosan nafas sia-sia kalau hanya minta ditemani makan. Astaga Bang...

an Revan. Revan dengan gemas menjentik pelan kening mulus Embun sebelum ad

Abang bisa juga menemukan kamu."

hujan d

adi beder

kito d

hati bece

mbek bede

po mengam

adan jauh

ti tetap

. Abang Dewanya telah menjelma menjadi manusia modern. Dia bahkan su

rgerak ke arahnya walau

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dua Sisi
Dua Sisi
“Revan Aditama Perkasa-- CEO ADITAMA Group, sudah tidak berhasrat lagi untuk menikah. Ia merasa tidak pernah beruntung dalam hubungan asmara. Mulai dari jatuh cinta pada gurunya sendiri, bertunangan dengan orang yang salah, sampai akhirnya jatuh cinta pada pacar orang, menjadikan Revan apatis terhadap yang namanya pernikahan. Hingga suatu hari, ayahnya memintanya untuk menikahi seorang wanita yang tidak biasa. Dia adalah wanita dari Suku Anak Dalam. Suku yang paling terkebelakang negri ini. "Bagaimana mungkin Saya seorang CEO Aditama Group yang mewakili segala hal yang modern dan intelektual, beristrikan seorang wanita paling primitif dinegeri ini?" -Revan Aditama Perkasa.”
1 Bab 1 Awal Mula Pertemuan.2 Bab 2 Pernikahan Kilat.3 Bab 3 Pemuda Kota vs Suku Anak Dalam.4 Bab 4 Dalam Bahaya.5 Bab 5 Perkenalan.6 Bab 6 Anak Dewa alias Rangkayo Depati.7 Bab 7 Bertemu Orang Baik.8 Bab 8 Semesta Berbicara.9 Bab 9 Salah Paham10 Bab 10 Serba Salah.11 Bab 11 Kuncup Cinta Mulai Mekar.12 Bab 12 Curiga 13 Bab 13 Rencana Jahat14 Bab 14 Balas Dendam.15 Bab 15 Mulai Terungkap.16 Bab 16 Jangan Main-Main Denganku.17 Bab 17 Pimchanok 18 Bab 18 Makin Cinta.19 Bab 19 Aksi Pertama.20 Bab 20 Awal Bencana.21 Bab 21 21. Suami Tidak Berguna22 Bab 22 Kedatangan Anak Dewa.23 Bab 23 Dusta Putih.24 Bab 24 Balas Dendam Termanis.25 Bab 25 Samar Bayangan.26 Bab 26 Cemburu Buta.27 Bab 27 Kebenaran Yang Terkuak.28 Bab 28 Curiga.29 Bab 29 Anakku, Embun Pagi.30 Bab 30 Perseteruan Mertua Menantu.31 Bab 31 Dalam Bahaya!32 Bab 32 Pengorbanan Seorang Bapak.33 Bab 33 Sadarnya Albert.34 Bab 34 Selamanya Cinta.35 Bab 35 Modus.36 Bab 36 Cemburu Menguras Hati.37 Bab 37 Hamil 38 Bab 38 Salah Paham.39 Bab 39 Berdamai.40 Bab 40 Kemunculan Pangeran.41 Bab 41 Haruskah Berpisah 42 Bab 42 Pulang Ke Kerajaan.43 Bab 43 Khawatir.44 Bab 44 Rindu Dendam.45 Bab 45 Kembali Bersama.46 Bab 46 Extra Part.